Top! Semester 1 2023, Indocement Berhasil Raih Pendapatan Neto Rp 7,9 Triliun

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 03 Agustus 2023 - 20:36 WIB

Pasar semen domestik di Semester 1 2023 melemah -4,9% YoY dari kombinasi tekanan di pasar kantong -7,9% dan pertumbuhan di pasar curah +4,1%
Pasar semen domestik di Semester 1 2023 melemah -4,9% YoY dari kombinasi tekanan di pasar kantong -7,9% dan pertumbuhan di pasar curah +4,1%

INDUSTRY.co.id, Jakarta-PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) membukukan keseluruhan volume penjualan (semen dan clinker) sebesar 8.360 ribu ton pada Semester 1 2023, lebih tinggi +673 ribu ton atau +8,8% dari volume Semester 1 2022.

Dani Handajani –Corporate Secretary David Halim dan Corporate Finance Manager Indocement,  dalam keterangan pers, Kamis (3/8/2023), memaparkan, volume penjualan semen domestik tercatat sebesar 8.061 ribu ton, lebih tinggi +539 ribu ton atau +7,2% dari Semester 1 2022. Volume tambahan dari operasi Maros yang kami ambil alih dengan menyewanya sejak Q4/2022, berkontribusi pada perolehan pangsa pasar yang substansial bagi Perseroan khususnya di luar Jawa dari 14,5% di Semester 1 tahun lalu menjadi 20,6% dengan pangsa pasar domestik keseluruhan 27,4% untuk Semester 1 2023. Penjualan ekspor meningkat +81,4% dari 165 ribu ton menjadi 299 ribu ton di Semester 1 2023.

Pendapatan Neto Perseroan meningkat menjadi Rp7.970,0 miliar atau lebih tinggi +15,3% di Semester 1 2023 dari volume dan harga penjualan yang lebih tinggi. Beban Pokok Pendapatan naik menjadi -Rp5.538,0 miliar atau lebih tinggi +7,7% terutama karena kenaikan biaya bahan baku dan biaya overhead manufaktur. Namun, kami mendapatkan manfaat yang signifikan dari harga batubara yang lebih rendah di tahun ini yang diimbangi oleh depresiasi Rupiah terhadap USD. Margin Laba Bruto meningkat dari 25,6% menjadi 30,5% pada Semester 1 2023.

Beban Usaha yang lebih tinggi +6,1% menjadi -IDR1.594,9 miliar pada Semester 1 2023 berasal dari biaya pengiriman keseluruhan yang sejalan dengan volume penjualan yang lebih tinggi dan kenaikan biaya tenaga kerja secara umum. Penurunan Beban Operasi Lain-Neto dari Rp69,3 miliar menjadi Rp8,7 miliar atau -112,6% di Semester 1 2023 disebabkan oleh kerugian kurs karena penguatan Rupiah baru-baru ini dari akhir tahun lalu, sebaliknya untuk tahun sebelumnya. Hal ini menghasilkan peningkatan  margin  Laba  Usaha  sebesar  10,4%  dan  Margin  EBITDA  sebesar  18,7%  untuk Semester 1 2023.

Perusahaan  mencatat  Pendapatan  Keuangan-Neto  yang  lebih  tinggi  sebesar  +72,1%  menjadi Rp44,0 miliar pada Semester 1 2023 yang disebabkan oleh suku bunga yang lebih tinggi karena Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga secara bertahap sejak tahun lalu. Beban Pajak Penghasilan-Neto meningkat +142,2% atau -Rp184,3 miliar karena hasil operasi kena pajak yang lebih tinggi.

Akhirnya, dari angka-angka di atas, Laba Periode Berjalan meningkat +139,6% dari Rp291,5 miliar menjadi Rp698,4 miliar pada Semester 1 2023.

Neraca Keuangan yang Tangguh

Perseroan membukukan posisi kas bersih dengan Kas dan Setara Kas menjadi Rp3,5 triliun. Arus kas yang kuat yang dihasilkan dari operasi dan upaya yang gigih dari manajemen untuk meningkatkan modal kerja adalah kunci untuk mempertahankan Neraca yang tangguh.

Dengan Posisi Neraca yang kuat dan tanpa utang bank, Indocement siap menghadapi tantangan di tengah kelebihan pasokan industri semen saat  ini  dan  siap  memanfaatkan peluang yang akan membawa sinergi yang baik di masa depan.

Tuntutan Peningkatan di Semester 2 2023

Dibandingkan tahun lalu, volume semen domestik memiliki kinerja lebih lemah dalam empat bulan pertama tahun 2023. Namun, permintaan mulai membaik di bulan Mei dan kami yakin akan berlanjut hingga akhir tahun. Mengingat pada Semester 2 tahun 2022 tercatat lemahnya permintaan produk kantong karena pelaku semen telah beberapa kali menaikkan harga semen kantong pada tahun 2022 akibat tingginya harga batu bara dan kenaikan harga BBM bersubsidi, kami yakin permintaan semen akan tumbuh positif pada Semester 2 tahun 2023. Selain itu, cuaca kering yang diantisipasi pada bulan- bulan mendatang akan mendukung laju aktivitas konstruksi yang lebih cepat pada proyek infrastruktur dan komersial, termasuk mendorong konsumsi produk kantong yang lebih tinggi dari proyek perumahan dan proyek yang lebih kecil. Oleh karena itu, Kami mempertahankan pandangan kami untuk pasar semen domestik dapat tumbuh hingga +2% di tahun penuh 2023.

Indocement adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memproduksi Semen Tiga Roda dan Semen Rajawali. Saat ini Indocement dan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass, dengan jumlah karyawan sekitar 3.400 orang. Indocement mempunyai 13 pabrik dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 25,5 juta ton semen. Sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat; dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan. Pada 2022, Indocement telah menandatangani Perjanjian Sewa Pakai Aset dengan PT Semen Bosowa Maros dan PT Bosowa Corporindo. Heidelberg Materials telah menjadi pemegang saham mayoritas Indocement sejak 2001.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita saat bertemu jajaran direksi Hozon Energy Automobile Co., Ltd. (Hozon),

Senin, 17 Juni 2024 - 07:40 WIB

Menperin Agus Temui Bos Neta Sampaikan Hal Ini

Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi kepada perusahaan otomotif asal China, Hozon Energy Automobile Co., Ltd. (Hozon), yang telah merealisasikan investasinya melalui bendera PT Neta Auto…

Talk Show Nobar Film Tegar (kanan kiri), Edy Karyanto SVP Human Capital Development PT Pertamina (Persero), Binziad Kadafi - Ketua Bidang SDM Komisi Yudisial RI, Marthella Sirait - Ketua Konekin, Erlangga Gaffar - Deputy Director PT Kideco Jaya Agung

Senin, 17 Juni 2024 - 06:31 WIB

Kideco Mantapkan Komitmen Perjuangkan Hak Penyandang Disabilitas

Wakil Direktur Legal & Corporate Affairs Kideco, Erlangga Gaffar menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menaikkan level inklusivitas di lingkungan perusahaan. Hal itu tidak hanya dilakukan…

Press conference Indonesian Television Awards 2024 di Summarecon Mall Serpong, 14 Juni 2024.

Minggu, 16 Juni 2024 - 17:48 WIB

Kembali Digelar RCTI, Ini Daftar Lengkap Nominasi Indonesian Television Awards (ITA) 2024

Malam Puncak ITA 2024 akan disiarkan langsung di RCTI dan GTV pada 10 Juli 2024 mulai pukul 21.00. Keesokan harinya, 11 Juli 2024 akan digelar Concert Celebration ITA 2024 mulai pukul 21.30.

Le Minerale serahkan hewan kurban

Minggu, 16 Juni 2024 - 17:11 WIB

Peringati Hari Raya Idul Adha, Le Minerale Serahkan Sapi Limosin ke Mesjid Istiqlal

PT Tirta Fresindo Jaya, produsen air minum dalam kemasan bermerek Le Minerale, menyalurkan hewan kurban untuk disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1445 H ke panitia di Masjid Istiqlal, Jakarta,…

Cintaquran dan snackvideo

Minggu, 16 Juni 2024 - 15:40 WIB

SnackVideo dan Cinta Quran Berkolaborasi Meriahkan Idul Adha dengan Kompetisi Konten Kreatif

Dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idul Adha, SnackVideo, platform media sosial berbasis video pendek, berkolaborasi dengan salah satu lembaga Independent terkenal Cinta Quran Foundation membantu…