Kemenperin Rangkul Desainer dan Marketplace Dongkrak Industri Kerajinan Fesyen

Oleh : Ridwan | Selasa, 30 Mei 2023 - 16:50 WIB

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita (kerudung kuning) melihat-lihat booth pameran hasil kerajinan fesyen Sumatera Utara
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita (kerudung kuning) melihat-lihat booth pameran hasil kerajinan fesyen Sumatera Utara

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya mendongkrak inovasi dan memperkuat ekosistem perajin dan wirausaha di bidang kerajinan.

Pasalnya, industri kerajinan nasional memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Salah satu Langkah yang dilakukan antara lain melalui bimbingan teknis dan diskusi mengenai tren terkini yang terjadi di pasar. Dengan demikian diharapkan kerajinan Indonesia dapat bersaing di pasar global.  

"Kami telah menyelenggarakan talkshow tentang wastra, desain, dan pemasaran online yang harapannya dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada para pengusaha maupun calon pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah," kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin, Reni Yanita di Jakarta, Selasa (30/5).

Sebagai langkah pendampingan pada perajin di tanah air, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Ditjen IKMA) Kemenperin telah menyelenggarakan talkshow sebagai rangkaian Perayaan Hari Ulang Tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-43 di Medan, Sumatera Utara beberapa waktu lalu. 

Pada gelaran yang bertajuk Wirausaha Baru Tercipta, Perajin Berjaya tersebut, perajin berdialog dengan para narasumber yang terjun langsung di industri kerajinan dan fesyen.

Diskusi tersebut membahas peningkatan penggunaan ragam wastra Nusantara di aneka produk kerajinan dan busana. 

Mengingat pelaksanaannya di Kota Medan, maka diskusi juga membedah tentang kekayaan Tenun Ulos Sumatera Utara yang berhasil menjadi produk budaya bernilai tambah dan berpotensi jual tinggi di pasar lokal dan global. Selanjutnya, juga membahas aneka strategi pemasaran digital bagi wirausaha kerajinan.

Reni mengungkapkan, produk kerajinan merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang memiliki nilai seni dan estetika yang tinggi. 

Menurutnya, produk kerajinan tidak bisa dianggap hanya sebagai sebuah produk, tetapi dapat menjadi cerminan keahlian, keindahan, dan keunikan budaya. 

Ia menambahkan, kerajinan juga merupakan hasil kreativitas dan keahlian tangan para perajin yang biasanya diwariskan secara turun-temurun di masyarakat.
 
"Sebagai bagian dari keanekaragaman budaya Indonesia, produk kerajinan memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan dapat menjadi sumber penghasilan bagi para pelaku usahanya," imbuhnya.

Dirjen IKMA Kemenperin menyampaikan, dalam berwirausaha di bidang ini, para perajin atau desainer produk tidak bisa asal-asalan. 

Wirausaha sektor kerajinan harus memahami keunikan produk kerajinan sebagai nilai tambah produk, mampu terus berinovasi mengikuti tren, serta mampu memenuhi kebutuhan pasar sehingga dapat diterima di pasar lokal dan global.
 
Reni berpesan, wirausaha di bidang kerajinan juga perlu memperkuat aspek manajemen usaha, baik terkait pemasaran (branding, promosi, dan distribusi penjualan produk), aspek produksi, keuangan, maupun sumber daya manusia atau perajinnya. 

Tidak hanya itu, Reni juga menekankan pentingnya semangat kolaborasi dan keberanian untuk memulai usaha. Wirausaha kerajinan juga perlu saling mendukung agar sektor industri kerajinan Indonesia semakin kuat. 

"Memulai usaha kerajinan bukanlah hal yang mudah, tetapi kita harus memiliki tekad yang kuat dan berani mengambil resiko dalam menjalankan usaha, untuk mencapai kesuksesan," sebut Reni.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penampilan memukau Ruth Sahanaya di konser “40 Tahun Simfoni Dari Hati”.

Minggu, 23 Juni 2024 - 19:28 WIB

Kemegahan Penampilan Ruth Sahanaya Setelah 15 Tahun

Ruth Sahanaya membuktikan janjinya akan membuat penonton konsernya puas dengan sajian 33 lagu yang dikemas dengan apik oleh Tohpati Orkestra.

(Ki-ka). Peresmian dilakukan oleh Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna, Ketua Lembaga Wakaf MES Nurul Huda, SVP Islamic Ecosystem Solution BSI Syukron Habiby dan Badan Pengurus Harian MES Siti Marifah

Minggu, 23 Juni 2024 - 17:49 WIB

BSI & MES Luncurkan Deposito Wakaf untuk Jaminan Sosial Pekerja Informal

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) berkolaborasi meluncurkan program cash wakaf linked deposito dengan nomor seri CWLD LW-MES.BSI.03.Pekerja Informal pada…

Kelompok Tani Dahlia 07 Cempaka Putih Jakarta pusat

Minggu, 23 Juni 2024 - 17:41 WIB

Didukung BRINita, Kelompok Tani Ini Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Produktif

Warga yang tinggal di sekitar area RW 07 Cempaka Putih Barat, Jakarta, merasakan perubahan positif di lingkungan tempat tinggal mereka. Jika dulunya sebidang lahan terbengkalai yang tampak tidak…

BTN JAKARTA INTERNATIONAL MARATHON 2024 SUKSES DIGELAR

Minggu, 23 Juni 2024 - 16:12 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2024 Sukses Digelar

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sukses menggelar ajang BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2024 pada Minggu,…

Pekerja di industri keramik (foto Bisnis.com)

Minggu, 23 Juni 2024 - 14:35 WIB

Asaki Desak Bea Masuk Diatas 100% untuk Produk Keramik Impor

Asaki mendesak KADI untuk segera mengeluarkan hasil akhir penyidikan Antidumping terhadap produk keramik Tiongkok dalam bulan Juni ini dengan besaran di atas 100%.