Bentuk Kerjasama Kawasan Pertama di Dunia, IPEF Sepakat Umumkan Penyelesaian Perjanjian Rantai Pasok

Oleh : Hariyanto | Senin, 29 Mei 2023 - 14:57 WIB

IPEF MM
IPEF MM

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pada penyelenggaraan Indo-Pacific Economic Framework Ministerial Meeting (IPEF-MM) hari Sabtu (27/5/2023), keseluruhan negara-negara anggota IPEF sepakat untuk mengumumkan penyelesaian secara substansi salah satu dari empat pilar utama IPEF, yakni Pilar II terkait rantai pasok atau Supply Chains Agreement. Sekiranya terwujud, perjanjian tersebut akan menjadi bentuk kerjasama kawasan pertama di dunia yang berfokus pada isu-isu seputar rantai pasok.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dan Duta Besar RI Rosan Roeslani, yang mewakili Indonesia menghadiri IPEF MM, di mana isu rantai pasok menjadi pembahasan dan simpulan utama. 

Pembahasan Pilar II-IV, selama ini telah dilakukan dalam tiga kali putaran perundingan IPEF, masing-masing di Brisbane pada bulan Desember 2022, Bali pada Maret 2023 dan Singapura pada Mei 2023, serta putaran perundingan khusus Pilar II-IV di New Delhi pada bulan Februari 2023.  Berbagai putaran perundingan tersebut didukung dengan beberapa putaran intersesi yang dilakukan secara virtual.

Memimpin pembahasan pada Pilar II, Secretary of Commerce Amerika Serikat Gina Raimondo, menyampaikan bahwa perundingan pada substansi Pilar II telah selesai dalam waktu yang sangat singkat. Secretary Gina berharap momentum penyelesaian perundingan ini dapat terulang pada pilar IPEF lainnya.

Secara umum, kesepakatan pada Pilar II bertujuan untuk meningkatkan ketahanan, efisiensi, produktivitas, keberlanjutan, transparansi, diversifikasi, keamanan, keadilan, dan inklusivitas dari rantai pasok para anggota IPEF melalui kegiatan kolaboratif dan juga tindakan individu yang dilakukan oleh masing-masing anggota IPEF.

Melalui Pertemuan Tingkat Menteri IPEF, negara partisipan IPEF berkomitmen merealisasi kerja sama yang diharapkan dalam IPEF Supply Chains Agreement. Bentuk kerjasama akan melibatkan dunia bisnis dan program-program terkait technical assistance and capacity building. Hasil dari kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan investasi pada critical sectors, key goods, infrastruktur fisik dan digital, transportasi, dan proyek-proyek ketenagakerjaan.

Dalam mendukung komitmen tersebut, juga diusulkan  pembentukan tiga badan baru dalam IPEF Supply Chains Agreement, guna memfasilitasi kerja sama di antara mitra-mitra IPEF mengenai isu-isu rantai pasok. Tiga badan tersebut adalah IPEF Supply Chain Council, IPEF Supply Chain Crisis Response Network dan IPEF Labor Rights Advisory Board. Masing-masing negara anggota IPEF nantinya diharapkan dapat menyertakan perwakilan pejabat senior pada masing-masing badan.

Negara-negara mitra IPEF sepakat akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan, termasuk konsultasi domestik dan peninjauan hukum, guna menyiapkan teks final IPEF Supply Chains Agreement. Setelah finalisasi, perjanjian ini akan diserahkan pada proses domestik tiap anggota IPEF agar kemudian melakukan penandatanganan dan ratifikasi.

Usai penyelenggaraan PTM IPEF di Detroitini, agenda terakhir dalam finalisasi perjanjian Pillar II adalah kajian hukum atau legal scrubbing yang diharapkan dapat diselesaikan pada putaran perundingan keempat IPEF yang akan diselenggarakan di Korea Selatan pada bulan Juli 2023.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dato Sri Mohammed Shaheen raih APEA 2024.

Jumat, 21 Juni 2024 - 00:28 WIB

Sukses Kembangkan Riyaz Group, Dato Sri Mohammed Shaheen Raih APEA 2024

Dato Sri Mohammed Shaheen pun mengungkap rahasia suksesnya mengembangkan Riyaz Group hingga mendapatkan penghargaan APEA 2024.

Komitmen BPDPKS terhadap peremajaan sawit rakyat

Kamis, 20 Juni 2024 - 23:00 WIB

BPDPKS, Aspekpir dan PalmCo Dorong Percepatan PSR di Sumut dan Aceh

Ratusan petani kelapa sawit dari Provinsi Sumatra Utara dan Aceh mengikuti Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Pola Kemitraan yang diselenggarakan di Medan,…

Modena dukung Ubud Food Festival 2024

Kamis, 20 Juni 2024 - 22:57 WIB

Modena Dukung Ubud Food Festival 2024, Lelang Kompor Freestanding

Didukung Modena, Ubud Food Festival 2024 bertujuan untuk merayakan keanekaragaman kuliner dan budaya Indonesia, serta menggalang dana guna mendukung program-program komunitas lokal.

Direktur Investasi PT ASABRI (Persero) Jeffry Haryadi P. Manullang didampingi Sekretaris Perusahaan, Okki Jatnika dan Kepala Kantor Cabang Utama Jakarta, Aris Karyawan bersama dengan Mitra Bayar Bank Mandiri Taspen yang diwakili oleh Distribution Head, Pande Putu Rambiawan menyerahkan manfaat Program Tabungan Hari Tua (THT) dan Jaminan Pensiun kepada Komjen Pol (Purn) Prof. Dr. Gatot Eddy Pramono, Msi

Kamis, 20 Juni 2024 - 22:46 WIB

Komjen Pol (Purn) Gatot Eddy Pramono Terima Pensiunan dari ASABRI

ASABRI Serahkan Manfaat Tabungan Hari Tua (THT) dan Jaminan Pensiun Pertama Kepada Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol (Purn) Gatot Eddy Pramono 

Wuling Alvez

Kamis, 20 Juni 2024 - 20:33 WIB

Harga Mulai Rp214 Juta, Wuling Alvez Paling Unggul di Segmen SUV Kompak

Wuling Motors turut meramaikan segmen sport utility vehicle (SUV) kompak dengan memasarkan Alvez. Memiliki segudang fitur dan spesifikasi, Alvez dinilai sebagai SUV kompak paling sepadan.