Dukung Prospek Ekonomi Digital, ELIT Targetkan Laba Bersih 2023 Capai Rp21 M

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 24 Mei 2023 - 17:46 WIB

Direktur Utama PT Data Sinergitama Jaya Tbk, Kresna Adiprawira (ke-4 dari kiri). (Foto: Abraham Sihombing)
Direktur Utama PT Data Sinergitama Jaya Tbk, Kresna Adiprawira (ke-4 dari kiri). (Foto: Abraham Sihombing)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT), atau Elitery, perusahaan penyedia layanan managed service di bidang teknologi informasi, khususnya teknologi pusat data virtual (cloud), optimis terhadap prospek pertumbuhan ekonomi digital yang pesat di Indonesia. Hal ini yang membuat Elitery yakin bahwa kinerja Perseroan akan mengalami peningkatan pada tahun ini dibandingkan dengan realisasi tahun 2022.

 

Perseroan menargetkan laba bersih tahun berjalan mencapai Rp21 miliar pada 2023 ini atau tumbuh signifikan hingga 110% dibandingkan realisasi laba bersih 2022 sebesar Rp9,64 miliar. Sementara itu, pendapatan usaha tahun ini ditargetkan Rp248 miliar, naik 39% dibandingkan dengan realisasi pendapatan 2022 sebesar Rp 178,62 miliar.

 

Direktur Utama PT Data Sinergitama Jaya Tbk, Kresna Adiprawira, mengatakan performa bisnis tahun 2022 memberikan sinyal positif terhadap prospek usaha yang dijalani Perseroan. Dengan sejumlah katalis pendukung, seperti di antaranya pertumbuhan cloud computing (komputasi awan) yang kini telah menjadi tren utama dalam bidang teknologi informasi di Indonesia.

 

Perkembangan cloud computing di Indonesia dalam kurun dua tahun terakhir diproyeksikan oleh International Data Corporation (IDC) mengalami kenaikan sebesar US$186,48 juta. Menurut BCG, Indonesia menjadi salah satu negara di kawasan Asia Pasifik yang mengalami pertumbuhan pasar public cloud tercepat. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan CAGR (Compound Annual Growth Rate) dari US$200 juta pada 2018 menjadi US$800 juta pada 2023.

 

“Ke depan, industri TI di Indonesia akan semakin berkembang pesat. Ditambah posisi Indonesia yang diuntungkan dengan kondisi demografis yang merupakan pasar yang luar biasa bagi industri TI. Melihat besarnya potensi tersebut kedepannya Perseroan dapat menjadi salah satu leading company yang patut diperhitungkan baik di tingkat nasional maupun global,” papar Kresna dalam Paparan Publik usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST), di Jakarta, Rabu (24/05/2023).

 

Kresna menilai, pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, ditambah jumlah populasi Indonesia yang mencapai 275 juta jiwa, terbesar di Asia Tenggara, merupakan suatu potensi besar bagi industri data center di Indonesia.

 

Ditambah lagi, ujarnya, mengacu riset Google, Temasek, dan Bain & Company dalam laporan e-Conomy SEA 2022, nilai ekonomi digital Indonesia berdasarkan gross merchandise value (GMV) diperkirakan tembus US$77 miliar pada 2022, naik 22% dibandingkan pada 2021.

 

Kresna juga menjelaskan,” Perseroan juga terus meningkatkan target pendapatan, perolehan kontrak baru, dan kinerja keuangan Perseroan pada tahun 2023 serta strategi lainnya yang akan dilakukan dalam menghadapi peluang di masa datang. Strategi untuk ekspansi bisnis juga akan dilakukan pada tahun 2023 dengan analisis yang fundamental mengenai kesesuaian peluang tersebut terhadap kompetensi dan kapasitas Perseroan saat ini.”

 

Selain itu, Kresna juga mengatakan, berdasarkan hasil RUPST pada 24 Mei ini, pemegang saham menyetujui usulan manajemen untuk membagikan dividen final sebesar Rp3,5 per saham atau sekitar 73,76% dari laba bersih yang diperoleh pada 2022 atau Rp7,1 miliar. Dividen final ini didasari oleh hasil kinerja perusahaan yang gemilang pada 2022 ini.

 

“Pembagian dividen ini untuk memberikan value kepada para shareholders Elitery. Karena itu, keuntungannya juga dikembalikan kepada shareholders melalui setoran dividen, sedangkan sisa keuntungan bersih akan ditambahkan pada laba ditahan guna mendukung bisnis kami untuk siap berlari lebih jauh lagi di tahun 2023,” imbuh Kresna.

 

 

Kinerja Q1-2023

Dalam kesempatan tersebut, Audy Satria Wardhana, Direktur Keuangan ELIT, mengatakan target kinerja tahun ini sudah on-track. Pada kuartal I-2023, ELIT mencatatkan laba bersih tahun berjalan Rp3,82 miliar, naik 31% dibandingkan periode yang sama pada 2022 sebesar Rp2,91 miliar.

 

Pencapaian laba bersih ini seiring dengan peningkatan pendapatan yang meroket hingga 91% menjadi Rp65,24 miliar, jika dibandingkan dari periode Maret 2022 yaitu sebesar Rp34,13 miliar.

 

Sedangkan, aset ELIT tercatat sebesar Rp 221,60 miliar, tumbuh dari akhir Desember 2022 sebesar Rp 119,73 miliar atau sekitar 85%. Sementara itu, total kewajiban ELIT mencapai Rp 107,71 miliar dan ekuitas Rp 113,88 miliar.

 

“Dengan demikian dari sisi rasio utang terhadap ekuitas kami masih di level yang terkendali, tingkat debt to equity ratio [DER] hanya 0,95 kali,” kata Audy.***

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prof Satyanegara diangkat sebagai MWA dan dihadiri SD Darmono pendiri Jababeka di President University

Jumat, 01 Maret 2024 - 19:47 WIB

Fakultas Kedokteran, President University, Angkat Prof. Satyanegara sebagai Ketua Wali Amanat

President University secara resmi mengangkat Prof. Dr. dr. Satyanegara, Sp.BS (K) sebagai Chairman of the Board of Trustees atau Ketua Wali Amanat Fakultas Kedokteran. Prosesi pengangkatan dilakukan…

Menteri Basuki Dampingi Presiden Jokowi Resmikan 10 Ruas Inpres Jalan Daerah di Kalimantan Timur Senilai Rp561 Miliar.

Jumat, 01 Maret 2024 - 19:25 WIB

Menteri Basuki Dampingi Presiden Jokowi Resmikan 10 Ruas Inpres Jalan Daerah di Kalimantan Timur Senilai Rp561 Miliar.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan perbaikan 10 ruas jalan dan 1 jembatan di Kalimantan Timur yang dilaksanakan…

Presiden Jokowi Lakukan Topping-Off Hunian ASN-Hankam di IKN

Jumat, 01 Maret 2024 - 19:18 WIB

Presiden Jokowi Lakukan Topping-Off Hunian ASN-Hankam di IKN

Menter Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan Topping Off Hunian ASN dan Hankam di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan…

Diskusi Mengenai Obesitas dan Pemahaman Ilmiahnya pada Hari Obesitas Sedunia

Jumat, 01 Maret 2024 - 18:09 WIB

Cegah miskonsepsi, Novo Nordisk Indonesia Dorong Diskusi Mengenai Obesitas dan Pemahaman Ilmiahnya pada Hari Obesitas Sedunia

Obesitas dan obesitas sentral merupakan salah satu masalah kesehatan yang mengkhawatirkan di Indonesia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) 2018, prevalensi obesitas di kalangan…

Presiden Jokowi (ist)

Jumat, 01 Maret 2024 - 17:30 WIB

Dahsyat! IKN Magnet Baru Investasi, Jokowi: Yang Antre Banyak...

Ibu Kota Negara (IKN) tengah menjadi incaran para investor. Bak gadis cantik, investor rela antre untuk menanamkan modalnya di IKN. “Yang antre ini banyak, hanya mengatur di mana lahan yang…