INDUSTRY.co.id , Jakarta - Pada kuartal pertama tahun ini, PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mencatatkan penurunan penjualan 7,69% atau sebesar Rp 3,11 triliun dibandingkan priode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,36 triliun.

Advertisement

HERO juga membukukan beban pokok pendapatan kuartal pertama 2017 sebesar Rp 2,28 triliun. Angka ini juga menurun 10,87% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,56 triliun.

Alhasil beban pokok pendapatan tersebut, membuat laba kotor kuartal pertama 2017 sebesar Rp 824,97 miliar. Sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 805,51 miliar.

Advertisement

HERO juga mencatatkan rugi periode berjalan kuartal 1-2017 sebesar Rp 6,19 miliar. Sedangkan rugi periode berjalan kuartal 1-2016 alias periode yang sama tahun lalu, lebih besar, yakni sebesar Rp 35,39 miliar.

Jumlah aset HERO per kuartal 1-2017 juga mengalami peningkatan sebesar 2,79% bila dibandingkan dengan kuartal 4 tahun lalu. Saat ini, jumlah aset HERO mencapai Rp 7,69 triliun, sedangkan pada akhir tahun lalu jumlah asetnya sebesar Rp 7,49 triliun.

Advertisement

Jumlah aset lancar HERO saat ini sebesar Rp 3,02 triliun, sedangkan jumlah aset tidak lancar sebesar Rp 4,68 triliun.

Advertisement