Dukung Konsep Berkelanjutan, Kemenperin Dorong Transformasi IKM Alas Kaki

Oleh : Hariyanto | Minggu, 22 Januari 2023 - 11:24 WIB

Ilustrasi Produksi Alas Kaki
Ilustrasi Produksi Alas Kaki

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Konsep keberlanjutan atau sustainability, saat ini menjadi perhatian banyak pihak, termasuk bagi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM). Melalui konsep keberlanjutan, pelaku IKM akan berkontribusi besar terhadap ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

“World Economic Forum juga menyampaikan bahwa salah satu tools dalam SDGs yang sangat berpengaruh untuk menumbuhkan ekonomi yang baik pada negara berkembang maupun negara maju adalah IKM,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita menyampaikan di Jakarta, Sabtu (21/1/2023).

Reni menjelaskan, selain berfungsi sebagai jembatan antara ekonomi formal maupun informal, IKM juga berperan menggerakkan aliran rantai pasok dari hulu ke hilir yang menciptakan hubungan desa-kota, dan mendistribusikan kekayaan secara merata dengan menyebarkan kegiatan ekonomi. “IKM juga dapat menjadi penyelamat di berbagai lapisan masyarakat dalam menghadapi gejolak ekonomi pada saat terjadi krisis ekonomi glogal,” terangnya.

Menurut Reni, salah satu sektor industri yang berperan besar bagi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, adalah industri alas kaki. “Adanya SDGs dapat mendukung transformasi industri alas kaki di Indonesia untuk dapat lebih beretika dengan mengupayakan prioritas dan pertimbangan lebih besar terhadap human side (sisi manusia), enviromental side (sisi lingkungan), serta pola organik yang terbentuk pada masyarakat IKM dalam mencapai tujuan bersama,” paparnya.

Reni mengemukakan, industri alas kaki di Indonesia merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi bisnis yang prospektif di pasar lokal dan global. Berdasarkan data World Footwear Yearbook 2022, di tahun 2021 Indonesia merupakan konsumen produk alas kaki terbesar keempat di dunia dengan total konsumsi sebesar 806 juta pasang sepatu atau 3,8% dari total konsumsi produk alas kaki dunia.

“Di tahun 2021, Indonesia juga merupakan eksportir alas kaki terbesar ketiga di dunia setelah China dan Vietnam. Kuantitas ekspor produk alas kaki Indonesia mencapai angka 427 juta pasang, atau 3,3% dari total produk alas kaki yang diekspor di seluruh dunia,” sebutnya.

Menurut Reni, data tersebut menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang positif dan mendukung eskalasi beberapa SDGs, diantaranya SDG1 (menghapus kemiskinan), SDG2 (mengakhiri kelaparan), SDG8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan), dan SDG 10 (mengurangi ketimpangan). “Setiap tujuan pada SDGs saling berkaitan, sehingga poin tujuan dari masing-masing SDG secara tidak langsung mempengaruhi tujuan lainnya terutama pada sisi lingkungan,” imbuhnya.

Reni menambahkan, di era industri 4.0, Balai Pemberdayaan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) sebagai salah satu unit kerja Ditjen IKMA, melihat pola dari hubungan dan potensi kemitraan setiap stakeholder pada industri alas kaki membentuk sebuah ekosistem yang bisa dilakukan replikasi dalam dunia digital. Ekosistem ini dapat menghubungkan antar stakeholder dalam pemenuhan kebutuhan yang lebih luas dan diharapkan dapat memberi kebermanfaatan yang lebih besar.

Misalnya, BPIPI telah meluncurkan Indonesia Footwear Network (IFN) yang menghubungkan stakeholder pelaku industri alas kaki di Indonesia. “IFN dapat diakses pada ifn.bpipi.id dan tidak hanya dari IKM alas kaki yang mampu berperan, dalam ekosistem digital ini terdapat industri penyedia produk/jasa/layanan dari hulu ke hilir sehingga komunikasi bisa terjalin lebih mudah sekaligus mempermudah aliran supply chain pada industri alas kaki,” terang Kepala BPIPI Kemenperin, Syukur Idayati.

Menurut Ida, IKM alas kaki memiliki peluang besar untuk naik kelas hingga mampu merambah pasar ekspor, karena inovasi dan mampu menjaga kualitas mutu. “Industri ini prospektif, dengan menjaga kualitas mutu, dan terus berinovasi. Oleh karena itu, kami dampingi untuk yang skala kecil dan menengah agar mampu memenuhi standar pasar," ungkapnya.

Ida menambahkan, Kemenperin mendorong industri alas kaki untuk melakukan pengembangan produk dan konsisten berinovasi untuk menjawab kebutuhan pasar. Selain itu, hal yang tidak kalah penting adalah melakukan uji laboratorium untuk menjaga standar mutu.

"Dalam hal ini, IKM persepatuan dapat memanfaatkan laboratorium uji untuk mengetahui mutu sepatu atau alas kaki yang diproduksi," ujarnya. Beberapa IKM alas kaki yang telah mengekspor produknya juga membutuhkan uji laboratorium tersebut untuk memenuhi standar yang diinginkan pasar global.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BRI insurance saat menyerahkan klaim asuransi alat berat

Minggu, 21 Juli 2024 - 06:03 WIB

BRI Insurance Bayarkan Klaim Asuransi Alat Berat Sebesar Rp. 300 Juta di Jambi

BRI Insurance lakukan pembayaran klaim Asuransi Alat Berat pada hari kamis 11 Juli 2024, penyerahan klaim diserahkan secara simbolis oleh Vierdhy Yosua Rb Simamora selaku Pinca BRI Jambi serta…

Jackson Suwargo memberi sambutan di ajang Jackson Kids Star 2024 yang digelar di Senayan Park Jakarta (20/7/2024)

Sabtu, 20 Juli 2024 - 23:52 WIB

Jackson Kids Star 2024 Lakukan Pencarian Ambassador Cilik di Senayan Park

Jackson Kids Star 2024 adalah ajang tahunan yang digelar untuk mencari brand ambassador Jakcson Kids.

Hakim Mahkamah Konstitusi Arsul Sani, salah satu pendiri Perkumpulan Ahli Dewan Sengketa Konstruksi (PADSK) memberikan sambutan penutup International Conference bertajuk "Synchronizing the application of FIDIC Contracts with specific related project country's regulation to avoid disputes", di Jakarta

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:47 WIB

Hakim MA Berharap Penyelesaian Sengketa Konstruksi Bisa Lebih Baik

Hakim Mahkamah Konstitusi Arsul Sani sebagai salah satu pendiri Perkumpulan Ahli Dewan Sengketa Konstruksi (PADSK) mengingatkan agar PADSK selaku stakeholder APS dapat menyampaikan usulan perbaikan…

Peragaan Busana Muslim dan Audisi Model MUFFEST+ di Stasiun MRT Bundaran HI Jakarta.

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:13 WIB

MUFFEST+ Gelar Peragaan Busana dan Audisi Model di Stasiun MRT Bundaran HI

MUFFEST+ ditargetkan menjadi jendela dunia yang memperlihatkan perkembangan industri fesyen muslim Indonesia yang siap merambah pasar global dari segi kualitas, kuantitas, inovasi bisnis, teknologi,…

Ustadz Bachtiar Nasir bersama jajarannya menyatakan persiapan konvoi Bela Palestina

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:42 WIB

Bela Palestina Segera Digelar dengan Konvoi Kendaraan

Membela Palestina sangat banyak ragamnya. Untuk membuktikan kepedulian Indonesia, para Ustadz mengajak masyarakat membela Palestina. Ajakan berupa Konvoi menggunakan kendaraan.