RI-Turki Sepakat Investasi Rp6,7 Triliun Sektor Listrik-Dirgantara

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 08 Juli 2017 - 09:03 WIB

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat kesepakatan investasi antara Indonesia dan Turki senilai 520 juta (setara Rp6,7 triliun dengan kurs Rp13.000) dalam kunjungan Presiden Joko Widodo ke Ankara, Turki.

Kepala BKPM Thomas Lembong dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (7/7/2017) mengatakan kesepakatan tersebut diperoleh dari penandatanganan dua nota kesepahaman (MoU).

MoU itu yakni BUMN perkapalan Indonesia PT PAL dengan Karadeniz Holding, perusahaan Turki yang bergerak di bidang energi dan kapal pembangkit listrik senilai 320 juta dolar AS, dan kesepakatan PT Dirgantara Indonesia dengan Turkish Aerospace Industry senilai 200 juta dolar AS.

"Kesepakatan yang dilakukan melingkupi pembuatan empat 'powership' (kapal listrik) dengan kapasitas pembangkit listrik sebesar 36-80 MW," tuturnya.

Thomas mengatakan kesepakatan untuk membuat "powership" sesuai dengan keinginan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah-daerah terpencil serta memenuhi target listrik 35 ribu MW.

"Peluang investasi untuk memproduksi 'powership' ini sangat potensial sehingga kami akan terus mengawal komitmen yang telah disepakati oleh kedua perusahaan tersebut," ungkapnya.

Ia mengemukakan kerja sama antara PT PAL dan Karadeniz Holding diharapkan dapat mengisi kebutuhan akan kapal listrik di tingkat regional.

"Negara-negara tetangga seperti Filipina maupun Myanmar merupakan negara yang potensial sebagai pelanggan dari perusahaan tersebut," ujarnya.

Sementara itu, kesepakatan antara PT Dirgantara Indonesia dengan Turkish Aerospace Industry meliputi tiga hal utama.

Kesepakatan itu di antaranya kerja sama di bidang "Marketing & Production Extention of N219", "Joint Development and Production of N245" serta "UAV - ANKA Marketing & Production Extention", terutama ekspansi pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Dalam kunjungan kerja ke Turki, ada dua jenis perjanjian yang ditandatangani yakni kemitraan pemerintah di bidang kesehatan dan ekonomi serta kerja sama bisnis.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menandatangani negosiasi "Indonesia-Turki Comprehensive Economic Partnership Agreement" (IT-CEPA) dengan pihak Pemerintah Turki. Selain Mendag, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mewakili pemerintah dalam penandatanganan kemitraan kesehatan.

Perjanjian bisnis antara perusahaan Indonesia dengan perusahaan Turki diwakili tiga BUMN perusahaan Indonesia dan tiga perusahaan Turki.

Kerja sama investasi antara perusahaan-perusahaan Indonesia dan Turki tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai realisasi investasi Turki yang masih minim di Indonesia.

Dari data yang dimiliki oleh BKPM periode kuartal pertama tahun 2017, realisasi investasi dari Turki hanya 0,1 juta dolar AS, terdiri dari 9 proyek investasi. Nilai tersebut menunjukkan bahwa tidak ada investasi baru yang dilakukan dari Turki selama kurun waktu tersebut.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut LPDB KUMKM Braman Setyo saat mengunjungi Kopwan SBW di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/5/2019).

Jumat, 24 Mei 2019 - 11:14 WIB

Cegah Kredit Macet, LPDB Mulai Lirik Pola Tanggung Renteng Jadi Role Model

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) tertarik dengan pola tanggung renteng yang dikembangkan oleh Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita (SBW) Jawa…

Pelindo 1 (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 24 Mei 2019 - 11:00 WIB

Kapal Temas Line Rutin Sandari Pelabuhan Kuala Tanjung

Dua kapal milik Pelayaran Tempuran Emas (Temas Line), MV Situ Mas dan MV Segoro Mas sandar di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) yang dikelola oleh PT Prima Multi Terminal, anak perusahaan…

MOU kerjasama antara RS BP Batam dengan dClinic International dan Deloitte South East serta JP Consulting yang akan mengatur manajemen proyek dan keahlian tata pemerintahan klinis telah ditandatangani di RS Batam

Jumat, 24 Mei 2019 - 10:50 WIB

Rumah Sakit BP Batam Terapkan Layanan Kesehatan Berbasis Blockchain

Dengan layanan kesehatan berbasis blockchain pertama di Indonesia, Batam siap menjadi pemimpin dunia dalam penerapan teknologi kesehatan yang komprehensif

Hama Fall Armyworm

Jumat, 24 Mei 2019 - 10:41 WIB

Waspada, Hama Fall Armyworm Terdeteksi Masuk Indonesia

Tim peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) mengungkapkan telah menemukan hama Fall Armyworm (Spodoptera frugiperda) pada dua lokasi pertanaman jagung di  Kota Baru, Luhak Nan Duo, Pasaman…

MRT Jakarta (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 24 Mei 2019 - 10:41 WIB

MRT Jakarta Beroperasi Penuh 24 Mei 2019

Terkait dengan rekayasa jalur MRT Jakarta yang diberlakukan sejak tanggal 22 – 23 Mei 2019, PT MRT Jakarta menyampaikan bahwa pada tanggal 24 Mei 2019 mulai pukul 05.00 WIB MRT Jakarta akan…