INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kita tidak pernah menduga akan terjadi gempa bumi yang begitu dahsyat di Cianjur, Jawa Barat (Jabar). Ketika hal itu terjadi, banyak pihak yang menyadari bahwa bencana itu dapat terjadi di mana saja dan kapan saja.

Advertisement

 

Namun demikian, kedahsyatan gempa yang terjadi ini membuat banyak pihak yang menjadi prihatin dan sangat berbelas kasih kepada seluruh korban gempa di Cianjur. Salah satunya adalah PT Kobe Boga Utama yang sangat begitu terketuk hatinya untuk membantu masyarakat korban gempa di Cianjur sana.

Advertisement

 

Karena itu, PT Kobe Boga Utama melalui brand Tepung Kobe dan Jiwa Pagi menyalurkan bantuan untuk meringankan beban korban gempa bumi di Cianjur. Di samping itu, PT Kobe Boga Utama juga mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam upaya tersebut @DapurKobe dan @JiwaPagiOfficial pada unggahan bertajuk “Cinta untuk Cianjur Tanpa Micin”.

Advertisement

 

Jadi, setiap satu doa dan dukungan yang dituliskan masyarakat di kolom komentar akan dikonversi menjadi donasi senilai Rp2.000 oleh PT Kobe Boga Utama. Dana yang terkumpul akan diberikan untuk korban gempa Cianjur. Setiap partisipan juga boleh menulis komentar doa dan dukungan lebih dari satu kali.

Advertisement

 

Head of Brand Communication PT Kobe Boga Utama, Meylanie Tambelangi, mengatakan, sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan terhadap musibah gempa di Cianjur, PT Kobe Boga Utama turut mengajak masyarakat untuk ikut membantu para korban melalui media sosial.

 

“Nantinya, total komentar doa dan dukungan akan dikalikan Rp2.000 dan hasil yang terkumpul (akan) kami salurkan kepada korban gempa,” ujar Meylanie dalam siaran pers, Senin (28/11/2022).

 

Tim PT Kobe Boga Utama, lanjut Meylanie, juga akan melakukan kunjungan ke tenda pengungsian korban serta membantu memenuhi keperluan dapur umum dengan produk-produk Kobe. Ia pun berharap korban terdampak gempa di Cianjur bisa segera pulih.

 

Hingga Minggu (27/11/2022), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia mencatat musibah gempa bumi di Cianjur mengakibatkan 321 orang meninggal dunia, 11 orang hilang, dan 73.874 orang berada di pengungsian.

 

Kerusakan infrastruktur yang masif menyebabkan masyarakat kehilangan tempat tinggal. Selain itu, gempa susulan juga kerap mengguncang Cianjur setelah gempa besar terjadi.***