Suplai 155 Ribu Ton Kapas ke Indonesia, ABRAPA Jalin Kerja Sama yang Berfokus pada Kualitas dan Keberlanjutan

Oleh : Hariyanto | Rabu, 30 November 2022 - 10:56 WIB

Ilustrasi kapas
Ilustrasi kapas

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Cotton Brazil, sebuah program pengembangan pasar internasional untuk kapas Brasil tersertifikasi dari Brazilian Cotton Growers Association (ABRAPA) menyelenggarakan event Sellers Mission di Jakarta, Indonesia pada 29 November 2022. Agenda event ini berfokus pada promosi kapas Brasil yang andal, berkelanjutan, dapat ditelusuri, dan berkualitas tinggi. Ditambah dengan memastikan peningkatan berbasis data, acara Sellers Mission mewakili komitmen berkelanjutan Cotton Brazil terhadap kerja sama di Indonesia.

Industri kapas global menghadapi kelangkaan pasokan, dengan pasar Asia yang terdampak mulai dari level produsen hingga penjual. Negara-negara Asia seperti Indonesia membutuhkan kapas impor untuk melengkapi kekurangan pasokan domestik. Lonjakan permintaan kapas impor berkualitas tinggi telah membuka jalan bagi kebangkitan Brasil sebagai pemain utama di industri kapas; menjadi negara produsen terbesar keempat dan eksportir kapas terbesar kedua di dunia. 

Dalam empat tahun terakhir, Brasil mengalami peningkatan produksi kapas hingga lebih dari dua kali lipat, yaitu dari 1,3 juta ton pada tahun 2015/2016 menjadi sekitar 3 juta ton pada tahun 2019/2020. Hal ini terutama tercapai dengan pemanfaatan teknologi pertanian yang mutakhir dan penerapan praktik pertanian non-irigasi di lebih dari 90% lahan pertanian kapas Brasil. Selama musim panen 2021/2022, pertanian kapas Brasil telah mensuplai 155 ribu ton ke Indonesia.   

Indonesia merupakan negara pengimpor kapas Brasil terbesar keenam di dunia. Hal ini tak mengejutkan mengingat pesatnya industri tekstil yang mencakup hampir 7% dari ekspor nasional; yang diperkirakan senilai US$ 11,9 miliar. Di industri tekstil ini, kapas Brasil memiliki 28% pangsa pasar, menjadikannya salah satu impor kapas terbesar di Indonesia. Persentase tersebut diperkirakan akan meningkat, dengan kerja sama yang diperkuat oleh melimpahnya kapas Brasil berkualitas tinggi. 

Pasokan kapas Brasil diperkirakan tumbuh lagi tahun ini. ABRAPA memperkirakan area panen tahun ini akan mencapai lebih dari 1,6 juta hektar, meningkat 15% dibandingkan tahun lalu. Adanya peningkatan di area penanaman, ABRAPA memproyeksikan pertumbuhan hingga 20% pada 2022 dengan produksi mencapai hampir 2,5 juta ton. Angka ini menandai musim panen terbaik kedua dalam sejarah kapas Brasil. 

Secara global, Brasil telah mengekspor 1,519 juta ton kapas pada periode Agustus 2021 hingga April 2022, menghasilkan pendapatan senilai US$ 2,87 miliar. Brasil memperkirakan total ekspor akan mencapai 1,8 juta ton pada siklus berikutnya, dengan perkiraan 2,2 juta ton untuk periode 2023 hingga 2024. 

Tingginya volume produksi dan ekspor kapas Brasil ditunjang oleh konsistensi menjaga kualitas dan keberlanjutan. Kapas Brasil disertifikasi oleh program ABR (Responsible Brazilian Cotton) dan berlisensi Better Cotton Initiative (BCI), sebuah organisasi non-profit yang mendukung praktik pertanian dan produksi kapas berkelanjutan secara global. 

Untuk mendukung pengendalian kualitas di seluruh rantai pasok industri, kapas Brasil juga diawasi oleh program pengendalian kualitas ABRABA, yaitu Standard Brazil HVI (SBRHVI), yang melakukan pengujian dari mitra laboratorium pengelompokan kapas secara nasional dan menghasilkan tingkat keandalan pengujian sebesar 97%.

Selain itu, ABRAPA juga telah mengembangkan sistem identifikasi bal kapas (SAI) di mana teknologi kode QR ditempatkan pada label bal untuk menyediakan akses cepat ke data kualitas, asal, pengelompokan HVI dan sertifikasi industri sosial-lingkungan, memastikan ketertelusuran bal kapas. Diluncurkan pada akhir 2020, misi global Cotton Brazil adalah mempromosikan perdagangan kapas Brasil ke pasar internasional dan menawarkan hasil serta pasokan kapas berkualitas tinggi dan andal kepada industri tekstil global.

Selama event Sellers Mission, ada empat pilar utama yang dibahas:

• Kualitas dan Produksi – yang mengeksplorasi keandalan program pengendalian kualitas kapas Brasil dan indikator HVI utama pada panen saat ini.

• Keberlanjutan – mengeksplorasi sertifikasi program ABR dan komitmennya untuk memastikan bahwa nilai keekonomian kapas berasal dari produksi yang bertanggung jawab secara sosial dan memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

• Ketertelusuran (Traceability) – mengeksplorasi peluncuran fitur-fitur terbaru dalam platform.

• Ekspor – mengekslorasi tantangan dan alternatif suplai global utama untuk memenuhi produksi, serta permintaan pasokan. 

“Kami memanfaatkan teknologi terbaru pertanian untuk mengurangi dampak lingkungan yang berbahaya yang disebabkan oleh praktik pertanian kapas yang tidak berkelanjutan sebelumnya," kata Julio Cezar Busato, Presiden ABRAPA yang dikutip INDUSTRY.co.id, Rabu (30/11/2022).

"Dengan berfokus pada empat pilar utama, kami dapat menciptakan industri kapas yang berkelanjutan tanpa mengorbankan kualitas dan permintaan. Karena alasan ini, kapas Brasil merupakan impor utama bagi mitra kami di Indonesia. Kami berharap dapat terus membina hubungan kami dengan mitra kami di Indonesia - saling belajar untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi industri kapas," imbuhnya.

Ke depannya, program ini bertujuan untuk lebih mendorong pangsa pasar di negara-negara utama, dengan rencana untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi permintaan pasar Asia yang terus berkembang. Melalui kemitraan strategis dan aktivasi event saat ini dan di masa mendatang, program ini akan terus mendorong kesadaran pasar akan kualitas, ketertelusuran, dan keberlanjutan kapas Brasil.

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ibu Negara Iriana Jokowi dan Ibu Wury Dukung Produk UMKM Lokal

Selasa, 31 Januari 2023 - 17:48 WIB

Tinjau Pasar Beringharjo, Ibu Negara Iriana Jokowi dan Ibu Wury Dukung Produk UMKM Lokal

Mengawali kunjungan kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Ibu Iriana Joko Widodo, Ibu Wury Ma'ruf Amin, serta para anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM)…

Pupuk Bersubsidi Ilustrasi (ist)

Selasa, 31 Januari 2023 - 17:15 WIB

Pupuk Indonesia Siapkan Pupuk Subsidi Capai 16.770 Ton untuk Banten

PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan stok pupuk bersubsisidi sebesar 16.770 ton untuk Provinsi Banten per tanggal 25 Januari 2022. Angka tersebut cukup memenuhi kebutuhan petani dalam beberapa…

SKIN+

Selasa, 31 Januari 2023 - 16:36 WIB

Perawatan Kulit Tetap Sehat dan Glowing

Tahun baru selalu diiringi dengan resolusi baru, mencapai kulit yang sehat dan glowing adalah salah satunya. Tentunya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kulit sehat dan bercahaya.…

Menko Airlangga Hartarto bersama Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita saat peresmian Pabrik Lead Rubber Bearing (LRB), Bearing, Expansion Joint dan Fasilitas Uji Seismik Isolator PT Magdatama Multi Industri (MMI) di Karawang, Jawa Barat

Selasa, 31 Januari 2023 - 16:30 WIB

Kemenperin Pacu Substitusi Impor Industri Pengolahan Karet

Pemerintah bertekad untuk terus mewujudkan kemandirian industri dalam negeri dengan upaya aktif meningkatkan investasi dan mendorong program Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN).…

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Menko Polhukam Mahfud MD

Selasa, 31 Januari 2023 - 15:43 WIB

Ketua MPR RI dan Menko Polhukam Sepakat Realisasi Pendidikan dan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Papua

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo bersama Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad dan Ketua MPR RI For Papua (Forum Komunikasi Anggota MPR RI/DPR RI dan DPD RI…