Indonesia Jaga Perekonomian Tetap Kondusif Pasca G20

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 24 November 2022 - 22:56 WIB

Indonesia Jaga Perekonomian Tetap Kondusif Pasca G20
Indonesia Jaga Perekonomian Tetap Kondusif Pasca G20

INDUSTRY.co.id, Jakarta- Ekonom INDEF Andri Satrio Nugroho mengatakan bahwa citra positif ditambah pencapaian kerjasama perekonomian dengan negara negara G20, Indonesia beruntung memiliki ekonomi domestik yang kuat.

“Terkait dengan G20, memang saya rasa cukup baik ini menjadi momentum balik kepada indonesia di kancah internasional, sebetulnya kita masih berpegang pada inward looking, fokus ke dalam negeri ketimbang keluar,“ ungkap Andri, Kamis (24/11/2022).

Pernyataan Andri tersebut menanggapi klaim yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bahwa kesuksesan Presidensi G20 membawa dampak positif terhadap citra indonesia di mata internasional, baik dalam sektor hubungan internasional maupun ekonomi.

"Mereka, negara-negara besar, sudah melihat bahwa ekonomi terbesar di dunia ini yang masih positif atau istilahnya the bright spot in dark adalah Indonesia dan ASEAN. Dengan demikian, alternatif investasinya, melihat Indonesia stabil secara politik dan ini stabil untuk regulasi, rule of law dari investment. Jadi ini kesempatan bagi Indonesia berada di dalam panggung dunia," kata Menko Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini. 

Andri mengatakan, saat ini Indonesia sudah menjadi perhatian dunia, Asia, dikenal sebagai negara yang memiliki pasar yang besar. "Bahkan akan menghadapi bonus demografi ketika banyak dari anak muda mendominasi penduduk jumlah total di penduduk di Indonesia,” ungkap Andri.

“Jumlah penduduk tinggi, pangsa pasar besar, daya beli baik,maka investor tertarik masuk ke indonesia. Namun apakah hanya berpuas diri sebagai pasar saja, tentu tidak,” sebut Andri. 

Untuk itulah, imbuhnya, perlu ditarik investasi-investasi yang berorientasi ekspor, karena dengan begitu maka kualitas barang produksi indonesia berkualitas dan bersaing di kancah dunia sehingga kondisi perekonomian tetap impresif di tengah tekanan krisis ekonomi global.

Ketahanan Pangan

Sementara itu, Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet lebih menyoroti persoalan ketersediaan pangan untuk ketahanan ekonomi Indonesia menghadapi tekanan ekonomi global.

Menurut Yusuf, pemerintah perlu mewaspadai ancaman krisis pangan global yang bisa berdampak pada harga pangan dalam negeri. "Pemerintah perlu tetap waspada terkait dengan kondisi ketidakpastian global terutama dalam konteks gejolak pangan karena ini tentu akan mempengaruhi pergerakan harga pangan juga di domestik," tandasnya.

Yusuf menggarisbawahi bahwa pangan berkait erat dengan inflasi. Saat ini, harga pangan tercatat cukup tinggi dibanding tahun sebelumnya.

"Apabila kenaikan harga pangan terjadi maka bukan tidak mungkin inflasi juga akan ikut meningkat atau bertahan pada level yang tinggi baik di tahun ini maupun di tahun depan," pungkasnya.

              

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dato Sri Mohammed Shaheen raih APEA 2024.

Jumat, 21 Juni 2024 - 00:28 WIB

Sukses Kembangkan Riyaz Group, Dato Sri Mohammed Shaheen Raih APEA 2024

Dato Sri Mohammed Shaheen pun mengungkap rahasia suksesnya mengembangkan Riyaz Group hingga mendapatkan penghargaan APEA 2024.

Komitmen BPDPKS terhadap peremajaan sawit rakyat

Kamis, 20 Juni 2024 - 23:00 WIB

BPDPKS, Aspekpir dan PalmCo Dorong Percepatan PSR di Sumut dan Aceh

Ratusan petani kelapa sawit dari Provinsi Sumatra Utara dan Aceh mengikuti Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Pola Kemitraan yang diselenggarakan di Medan,…

Modena dukung Ubud Food Festival 2024

Kamis, 20 Juni 2024 - 22:57 WIB

Modena Dukung Ubud Food Festival 2024, Lelang Kompor Freestanding

Didukung Modena, Ubud Food Festival 2024 bertujuan untuk merayakan keanekaragaman kuliner dan budaya Indonesia, serta menggalang dana guna mendukung program-program komunitas lokal.

Direktur Investasi PT ASABRI (Persero) Jeffry Haryadi P. Manullang didampingi Sekretaris Perusahaan, Okki Jatnika dan Kepala Kantor Cabang Utama Jakarta, Aris Karyawan bersama dengan Mitra Bayar Bank Mandiri Taspen yang diwakili oleh Distribution Head, Pande Putu Rambiawan menyerahkan manfaat Program Tabungan Hari Tua (THT) dan Jaminan Pensiun kepada Komjen Pol (Purn) Prof. Dr. Gatot Eddy Pramono, Msi

Kamis, 20 Juni 2024 - 22:46 WIB

Komjen Pol (Purn) Gatot Eddy Pramono Terima Pensiunan dari ASABRI

ASABRI Serahkan Manfaat Tabungan Hari Tua (THT) dan Jaminan Pensiun Pertama Kepada Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol (Purn) Gatot Eddy Pramono 

Wuling Alvez

Kamis, 20 Juni 2024 - 20:33 WIB

Harga Mulai Rp214 Juta, Wuling Alvez Paling Unggul di Segmen SUV Kompak

Wuling Motors turut meramaikan segmen sport utility vehicle (SUV) kompak dengan memasarkan Alvez. Memiliki segudang fitur dan spesifikasi, Alvez dinilai sebagai SUV kompak paling sepadan.