Pentingkah Konsumsi ASI Booster untuk ASI Eksklusif?

Oleh : Herry Barus | Jumat, 12 Agustus 2022 - 09:43 WIB

dr. Johanes Ari selaku Dokter Spesialis Anak di Siloam Hospitals Mampang.
dr. Johanes Ari selaku Dokter Spesialis Anak di Siloam Hospitals Mampang.

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber gizi utama yang lengkap dan sempurna bagi bayi yang belum dapat mengonsumsi makanan padat. Sayangnya, salah satu permasalahan yang dikhawatirkan para ibu setelah melahirkan adalah kurangnya produksi ASI. Hal tersebut dapat mengakibatkan tidak terpenuhinya kebutuhan gizi bayi, zat antibodi, dan kecerdasan pada bayi, serta berimbas pada kesehatan fisik sang ibu.

Mengatasi permasalahan tersebut, umumnya para ibu akan mengonsumsi ASI booster yang merupakan makanan pendukung kelancaran produksi ASI. Namun, haruskah para ibu mengonsumsi ASI booster? Atau ASI booster hanya dapat diberikan pada kondisi tertentu? Bersama dr. Johanes Ari Cahyo Prabowo, Sp. A. dan Dear Moms, Siloam Hospitals Mampang selenggarakan bincang sehat daring untuk memberikan edukasi bagi para ibu khususnya Busui.

Melalui akun Instagram @siloam.mampang dan @dearmoms.id, dr. Johanes Ari mengungkapkan bahwa pemberian ASI merupakan hal yang penting dan terbaik bagi ibu dan bayi. Ada kalanya ketika para ibu sulit memproduksi ASI, yang terlintas dalam benak ibu umumnya hendak mengganti ASI dengan susu formula. Faktanya, pemberian ASI lebih penting dibandingkan susu formula, “Untuk nutrisi terutama pada lima hari pertama kita sebut kolostrum, itu mengandung protein yang cukup tinggi, yaitu protein B. Protein ini beda dengan protein B yang ada pada susu formula, sehingga beberapa anak mengalami alergi karena kandungan dari susu formula.”

ASI mulai terbentuk setelah proses persalinan, umunya tiga hingga empat hari pasca persalinan. Namun tak menutup kemungkinan produksi ASI juga berjalan pada masa kehamilan. Pada proses tersebut, pemenuhan nutrisi pada ibu harus ditinjau. Makan dan minum yang cukup akan membantu meningkatkan produksi dan kelancaran ASI. Tak hanya penting bagi pemenuhan gizi bayi, sang ibu pun akan mendapatkan manfaat ketika memberikan ASI. Jadi, keduanya turut mendapatkan manfaat dari ASI.

Lantas, hal apakah yang menyebabkan para ibu sulit memproduksi ASI?

“Faktor psikologis, kelola stres dengan baik. Cek lagi kondisi fisik ibu, dehidrasi atau tidak? Minum harus cukup (1500 -2000 cc dalam satu hari), makan makanan yang bergizi, kebutuhan nutrisi harus tercukupi, banyak mengandung protein,” tegas dr. Johanes Ari selaku Dokter Spesialis Anak di Siloam Hospitals Mampang.

Demi terpenuhinya kebutuhan gizi bayi melalui ASI, para ibu juga harus memerhatikan kesehatan fisik dan mentalnya. Seringkali para ibu stres, lelah, dan cemas. Kondisi tersebut tentunya sangat berpengaruh pada pembentukan ASI.

 

Menangani permasalahan tersebut, saat ini banyak beredar di pasaran mengenai ASI booster yang dapat membantu memperlancar produksi ASI. ASI booster tersebut juga dikemas dalam bentuk obat medis sehingga lebih praktis untuk dikonsumsi. Penting atau tidaknya konsumsi ASI booster tergantung pada kondisi para ibu.

Tidak ada larangan dalam mengonsumsi ASI booster, menurut dr. Johanes Ari, “Jika dirasa perlu, konsumsi ASI booster dalam bentuk obat medis yang beredar di pasaran dapat digunakan. Dengan catatan, perlu diperhatikan faktor risiko dan riwayat alergi. Tentunya, konsumsi ASI booster juga diiringi dengan pemenuhan gizi yang cukup. Cek lagi dampak dari konsumsi ASI booster dengan kualitas ASI yang terbentuk. ASI yang berkualitas akan berwarna putih kekuningan dan sedikit kental.”

Sebagai penutup, dr. Johanes Ari juga mengingatkan kepada para ibu untuk mengecek kondisi bayi setelah mengonsumsi ASI, “Jika bayi setelah mengonsumi ASI dapat tidur pulas, berat badan naik, BAB dan BAK teratur, berarti itu merupakan ASI yang sesuai. Konsumsi ASI booster dapat dilanjutkan selagi aman bagi kesehatan ibu dan bayi.”

 

--

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Beras Srinuk, Produk Pertanian Lokal yang Dipopulerkan Ganjar/ foto: jatengprov.go.id

Rabu, 05 Oktober 2022 - 16:01 WIB

Keren! Ini Beras Srinuk, Produk Pertanian Lokal yang Dipopulerkan Ganjar

Klaten – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo benar-benar peduli dengan produk lokal. Beras Srinuk yang merupakan produk pertanian unggulan Kabupaten Klaten pun, pernah dipedulikan Ganjar dengan…

Kepala BPSDMI Kementerian Perindustrian, Arus Gunawan membuka secara simbolis pada acara Pelatihan 3 in 1 SDM Industri Perkapalan

Rabu, 05 Oktober 2022 - 16:00 WIB

Gelar Pelatihan 3 in 1, Kemenperin Siap Ciptakan SDM Kompeten Industri Perkapalan

Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk terus meningkatkan penyediaan SDM terampil dan kompeten guna mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing industri perkapalan nasional.

Tahilalats, Karakter Web Komik Indonesia Umumkan Kolaborasi dengan Crayon Shinchan

Rabu, 05 Oktober 2022 - 15:49 WIB

Tahilalats, Karakter Web Komik Indonesia Umumkan Kolaborasi dengan Crayon Shinchan

Jakarta – Karakter web komik lokal Tahilalats secara resmi mengumumkan kolaborasinya dengan tokoh kartun ikonik asal Jepang, Crayon Shinchan. Kolaborasi ini sekaligus menandakan tiga dekade…

Presiden Jokowi pada peresmian revitalisasi fasilitas Pangkalan TNI AU/Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (05/10/2022). (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

Rabu, 05 Oktober 2022 - 15:25 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Revitalisasi Fasilitas Bandara Halim Perdanakusuma

Sebelum lepas landas menuju Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur untuk melakukan kunjungan kerja, Presiden Joko Widodo meresmikan revitalisasi fasilitas Pangkalan TNI AU/Bandara Halim Perdanakusuma,…

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 05 Oktober 2022 - 15:23 WIB

Ini Jurus Menperin Agus Pacu Daya Saing Industri Galangan Kapal

sebagai upaya pengembangan industri perkapalan dalam negeri yang berdaya saing global, Kemenperin menilai perlunya langkah untuk mengurangi bahan baku dan komponen impor, dukungan pembiayaan…