IFG Life Berhasil Bukukan Laba di Semester I 2022

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 06 Agustus 2022 - 07:17 WIB

Farid Azhar Nasution, Direktur Keuangan dan Investasi IFG Life.
Farid Azhar Nasution, Direktur Keuangan dan Investasi IFG Life.

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Sebagai perusahaan penerima mandat dari program penyelamatan nasabah Jiwasraya, PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) terus berkomitmen akan menyelesaikan pengalihan polis serta bertanggung jawab atas pembayaran manfaat polis nasabah eks-Jiwasraya yang telah setuju mengikuti program restrukturisasi dan mengalihkan polisnya ke IFG Life.

Program restrukturisasi yang telah ditawarkan kepada seluruh pemegang polis Jiwasraya ini merupakan bentuk penyehatan polis untuk meminimalisir kerugian yang akan dialami oleh pemegang polis. Hal ini sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 71 Tahun 2016 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi, yang kemudian ditegaskan melalui surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor S-387/NB.2/2021, di mana IFG Life telah disetujui untuk menerima pengalihan polis dari Jiwasraya sebagai bagian dari program restrukturisasi yang diinisiasi pemerintah dalam rangka penyelamatan polis nasabahnasabah Jiwasraya.

“Sampai dengan Juni 2022, IFG Life telah membayarkan Rp3,69 Triliun klaim dan telah menerima sebanyak 157.247 polis dengan nilai liabilitas sebesar 28,8 Triliun atau sekitar 87,2%. Selain Polis, IFG Life juga telah menerima pengalihan asset lain seperti surat berharga, tanah, dan bangunan dari Jiwasraya. Total pengalihan asset sampai dengan Juni 2022 adalah sebesar 6,56 Triliun,” ujar Farid Azhar Nasution, Direktur Keuangan dan Investasi IFG Life.

Dana fundraising sebesar Rp6,7 Triliun telah diterima oleh IFG Life pada 10 Juni 2022, menyusul penambahan modal sebesar 20 Triliun pada 24 November 2021. Penggunaan dana penambahan penyertaan modal tersebut akan dikelola dan dipergunakan mengikuti tata kelola perusahan yang baik, akuntabel, auditable, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Penambahan modal tersebut tentunya akan menambah kemampuan IFG Life dalam menerima pengalihan portofoliom polis.

Di tahun ini IFG Life kembali mendapat opini audit tanpa modifikasian (Unmodified Opinion) untuk laporan keuangan tahun 2021 berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh PwC (PricewaterhouseCoopers).

Opini audit tersebut menyatakan bahwa laporan keuangan IFG Life, termasuk proses transfer polis, kebijakan investasi, dan pencatatan atas penambahan modal menyajikan data laporan yang wajar, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (PSAK).

IFG Life tercatat telah membukukan laba sebesar Rp3,7 Milyar di semester pertama tahun 2022, dengan risk-based capital (RBC) sebesar 215,58%, jauh melebihi angka minimal yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120% sesuai POJK No. 71/POJK.05/2016.

Menanggapi capaian tersebut, Direktur Keuangan dan Investasi IFG Life, Farid Azhar Nasution menyampaikan bahwa menjaga akuntabilitas IFG Life semakin baik merupakan tugas bersama. “Sejak beroperasi pada 2020 IFG Life selalu mendapatkan hasil audit dengan hasil Unmodified Opinion.

Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan juga kerja sama semua pihak yang terlibat untuk bersama-sama mewujudkan kinerja keuangan. Semoga IFG Life dapat terus mempertahankan akuntabilitasnya dimasa mendatang,” tutupnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Foto kiri-kanan (Markus Rozano Antar Prasetyo - Bung Kepra selaku Ketua Koordinator Pergelaran; Dirjen Bimas Budha Supriyadi; Ketua Umum Panitia Acara Siddhartha The Musical, Sutina Irsan)

Sabtu, 25 Mei 2024 - 02:40 WIB

Keren! Hadir Kembali Setelah 17 Tahun, Siddhartha The Musical Sukses Hipnotis Warga Jakarta

Jakarta- Kerinduan warga Jakarta, khususnya umat Budha akan Siddhartha The Musical akhirnya terobati. Penampilan para seniman panggung Siddharta The Musical sukses menghipnotis warga yang memadati…

[Ki-Ka] M. Ade Kurniawan - CEO of ACSI, Jaja Ahmad Subarja - President Director of ACSI Corp, Yusup

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:22 WIB

Kukuhkan Kepemimpinan Teknologi Lingkungan, Cetta Akuisisi EAS.ai

Akuisisi EAS.ai akan memperkuat posisi Cetta sebagai pemimpin dalam industri teknologi lingkungan di Indonesia dengan mengembangkan kemampuan teknologi AI-nya serta membuka peluang pasar baru.

Kegiatan CSR PT Krakatau Sarana Properti

Jumat, 24 Mei 2024 - 16:48 WIB

PT. Krakatau Sarana Properti Gelar Kegiatan CSR Bidang Pendidikan dan Lingkungan di Provinsi Banten

PT. Krakatau Sarana Properti (KSP) baru saja menggelar aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) yang rutin dilaksanakan di wilayah Cilegon maupun juga disekitar daerah Provinsi Banten.…

Apartemen

Jumat, 24 Mei 2024 - 15:42 WIB

Sentimen Positif Dorong Permintaan Apartemen di Jakarta Selama Paruh Kedua Tahun 2024

Colliers memperkirakan permintaan apartemen di Jakarta akan mengalami peningkatan sepanjang sisa semester tahun ini, terutama pada paruh kedua dengan penetapan pemerintahan baru dan kondisi…

PT Charoen Pokphand Indonesia

Jumat, 24 Mei 2024 - 15:18 WIB

Citi Indonesia Rampungkan Kesepakatan Fasilitas Kredit Sindikasi Bergulir untuk Charoen Pokphand

Citibank Indonesia (Citi Indonesia), bertindak sebagai Bank Koordinator Tunggal, telah sukses menyelesaikan kesepakatan fasilitas kredit sindikasi bergulir (syndicated revolving credit facilities)…