Pupuk Indonesia: Stok Pupuk Urea Dan NPK Bersubsidi 857.504 Ton

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 03 Agustus 2022 - 14:35 WIB

Pupuk Indonesia: Stok Pupuk Urea Dan NPK Bersubsidi 857.504 Ton
Pupuk Indonesia: Stok Pupuk Urea Dan NPK Bersubsidi 857.504 Ton

INDUSTRY.co.id, Jakarta– PT Pupuk Indonesia (Persero) menyebutkan bahwa jumlah stok pupuk bersubsidi Urea dan NPK secara nasional tersedia sesuai ketentuan pemerintah. Stok tersebut siap memenuhi alokasi pupuk bersubsidi untuk menyambut musim tanam pada musim kemarau.

SVP Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana, mengatakan bahwa stok pupuk bersubsidi Urea dan NPK berjumlah 857.504 ton. Rinciannya, stok pupuk Urea 457.785 ton dan NPK 399.719 ton.

“Pupuk bersubsidi tersebut telah tersedia di gudang-gudang kami, dan siap untuk distribusikan ke seluruh jaringan kios-kios resmi sesuai dengan alokasi pemerintah daerah,” jelas Wijaya.

Selain pupuk bersubsidi Urea dan NPK, Pupuk Indonesia juga masih memiliki stok untuk tiga jenis pupuk bersubsidi lainnya, yaitu pupuk SP-36 sejumlah 13.572 ton, pupuk ZA 58.565, dan pupuk Organik 33.286 ton. Sesuai dengan regulasi terbaru dalam Permentan No. 10/2022, ketiga jenis pupuk bersubsidi tersebut masih diperbolehkan beredar hingga September 2022. 

Sementara dari sisi penyaluran, Wijaya mengungkapkan hingga semester I 2022, Pupuk Indonesia telah menyalurkan 4,1 juta ton. Adapun rincian penyalurannya yaitu pupuk urea 2,02 juta ton, pupuk NPK 1,41 juta ton, pupuk SP-36 175 ribu ton, pupuk ZA 232 ribu ton, dan pupuk organik 250 ribu ton.

Lebih lanjut Wijaya menyebutkan bahwa ketentuan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi adalah, petani wajib tergabung dalam kelompok tani, menggarap lahan maksimal dua hektar untuk setiap musim tanam, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (Simluhtan), dan untuk wilayah tertentu menggunakan Kartu Tani.

Adapun jenis tanaman yang mendapat pupuk bersubsidi terdiri dari sembilan jenis komoditas pertanian strategis. Mulai dari padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu, kakao, dan kopi. Kesembilan komoditas ini adalah tanaman pertanian strategis yang berdampak terhadap inflasi.

Sebagai produsen yang menerima amanah dari pemerintah untuk melaksanakan pendistribusian dan penyaluran pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia telah menginstruksikan kepada distributor dan kios resmi jaringannya untuk senantiasa mengikuti regulasi pemerintah dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

“Kios-kios resmi Pupuk Indonesia tentunya akan menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai dengan ketentuan tersebut,” ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dunia Properti Kembali Bergairah, Saatnya Beli Rumah

Kamis, 18 Agustus 2022 - 08:06 WIB

Dunia Properti Kembali Bergairah, Saatnya Beli Rumah

Jakarta-Sepanjang semester I tahun 2022 investasi di bidang properti mengalami pertumbuhan yang positif dengan nilai Rp 584,6 triliun atau tumbuh 8,8 persen. Hal ini terjadi sering mulai pulihnya…

Mentan SYL di HUT RI

Kamis, 18 Agustus 2022 - 07:59 WIB

Mentan SYL Sampaikan Terimakasih Kepada Para Petani

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyampaikan terimakasih atas perjuangan para petani yang selama ini terus berproduksi.

Kementan MoU dengan Nestle

Kamis, 18 Agustus 2022 - 07:09 WIB

Kementan Gandeng PT. Nestle Tingkatkan Produksi Susu di Indonesia

Dalam rangka meningkatkan produksi susu di Indonesia, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menggandeng PT. Nestle Indonesia.

Penyanyi Cilik Farel Prayoga Sanggup Goyangkan Sejumlah Menteri Kabinet

Kamis, 18 Agustus 2022 - 06:08 WIB

Penyanyi Cilik Farel Prayoga Sanggup Goyangkan Sejumlah Menteri Kabinet

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 17 Agustus 2022, tidak hanya berlangsung khidmat, tapi juga meriah. Selain…

 Purnawirawan Angkatan Laut Gelar Upacara HUT RI 77 di KRI Semarang

Kamis, 18 Agustus 2022 - 06:00 WIB

Purnawirawan Angkatan Laut Gelar Upacara HUT RI 77 di KRI Semarang

Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) akan terus berkontribusi untuk bangsa," demikian disampaikan Ketua Umum PPAL Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. kepada awak media sesaat…