INDUSTRY.co.id - Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghimbau dan mengingatkan masyarakat untuk tetap memakai masker di dalam dan luar ruangan selama pandemi Covid-19 masih ada di Indonesia.

Seperti diketahui, kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat dalam beberapa waktu belakangan.

"Saya juga ingin mengingatkan kepada kita semua, Covid-19 masih ada, oleh sebab itu baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan memakai masker adalah masih sebuah keharusan," kata Presiden Jokowi di Jakarta (11/7).

Instruksi itu utamanya ditujukan untuk kota dengan interaksi dan mobilitas masyarakat yang tinggi.

"Saya masih mengingatkan lagi pemerintah daerah, pemerintah kota, kabupaten dan provinsi serta TNI/Polri untuk terus melakukan vaksinasi 'booster' karena memang ini diperlukan," tambah Presiden.

Presiden Jokowi meminta agar masyarakat tetap hati-hati karena faktanya Covid-19 masih ada.

"Utamanya varian BA.4 dan BA5 di semua negara. Alhamdulillah kita masih berada di angka-angka yang masih terkendali, negara-negara lain ada yang masih 100 ribu kasus hariannya, itu yang harus kita waspadai," tegas Presiden.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 per 9 Juli 2022, total kasus terkonfirmasi positif di Indonesia bertambah 728 kasus sehingga total kasus mencapai 6.108.729 kasus. Sedangkan kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 19.855 kasus.

Kasus sembuh bertambah 1.973 orang sehingga totalnya mencapai 5.932.089 kasus sementara pasien meninggal bertambah 4 orang menjadi total 156.785 sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada Maret 2020.

Sedangkan untuk vaksinasi yang dilakukan, pemerintah telah menyuntikkan vaksin dosis pertama Covid-19 di Indonesia sejumlah 201.740.862 dosis, dosis kedua yang sudah disuntikkan adalah sebanyak 169.278.449 dosis dan vaksinasi ke-3 mencapai 51.648.769 dosis.

Artinya vaksinasi "booster" baru sekitar 24,5 persen dari total target vaksinasi.

Namun Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin telah memperkirakan laju kasus Covid-19 di Indonesia mencapai puncak pada Juli 2022 yaitu saat dominasi varian virus sudah di atas 80 persen dari total populasi.

Apalagi 81 persen dari total seluruh kasus Covid-19 di Indonesia adalah subcarian BA.4 dan BA.5, sedangkan 100 persen kasus Covid-19 di Jakarta sudah BA.4 dan BA.5.