INDUSTRY.co.id - Australia akhirnya menghapus semua aturan masuk Covid-19 yang tersisa mulai minggu ini sehingga memudahkan wisatawan untuk berkunjung. Negara itu telah menerapkan pembatasan perbatasan pandemi paling ketat di dunia selama dua tahun terakhir. 

Tetapi mulai Rabu (6/7/2022), negara itu telah menghapus semua aturan yang tersisa seperti bukti vaksinasi atau laporan tes negatif untuk masuk. Orang-orang yang ingin mengunjungi Australia juga tidak akan diminta untuk menyelesaikan Deklarasi Penumpang Digital atau Deklarasi Perjalanan Maritim, demikian informasi Departemen Dalam Negeri.

Melansir dari laman Times of India, tidak hanya itu, pemegang visa yang tidak divaksinasi juga dapat memasuki negara tersebut tanpa batasan apa pun. 

Pasukan Perbatasan Australia menurut unggahan di Twitter mengatakan, pembatasan perbatasan Covid-19 telah berubah. "Wisatawan tidak perlu menyelesaikan Deklarasi Penumpang Digital atau Deklarasi Perjalanan Maritim dan semua pemegang visa dapat melakukan perjalanan ke Australia tanpa pengecualian perjalanan," jelasnya.

Meskipun negara tersebut telah menghapus semua pembatasan, beberapa negara bagian mungkin memberlakukan aturan mereka sendiri. Masker wajah juga akan diwajibkan dalam penerbangan ke Australia. Faktanya, maskapai penerbangan telah menetapkan aturan vaksinasi mereka sendiri, dan maskapai penerbangan seperti Virgin Australia dan Qantas, akan meminta penumpang untuk menunjukkan bukti vaksinasi mereka untuk terbang internasional.

Australia mulai menyambut wisatawan asing mulai Februari 2022. Tetapi persyaratan masuk dan pembatasan sudah ada. Pengunjung diharuskan untuk divaksinasi lengkap dan membawa bukti menunjukkan tes PCR RT negatif. Kemudian pada bulan April, negara itu menghapus persyaratan pengujian pra-kedatangannya tetapi wisatawan masih harus divaksinasi untuk masuk.

Dengan perkembangan ini, Australia menjadi negara terbaru yang menghapus semua pembatasan masuk terkait Covid-19. Selain itu, Amerika Serikat, Italia, Inggris, Swedia, Islandia, Irlandia, Kroasia, dan Aruba telah menghapus semua pembatasan masuk terkait era pandemi.