INDUSTRY.co.id - Jakarta - Di masa sekarang dimana kita sudah terbiasa dengan hal-hal online, masih ada saja kendala yang masih diperdebatkan sampai sekarang: belajar online. Di satu sisi, belajar online bisa membantu siswa untuk mendapatkan materi pembelajaran di mana saja, kapan saja. Tetapi, ada beberapa yang merasa bahwa pembelajaran online membuat anak tidak fokus. Bagaimana jika hal itu terjadi? Berikut adalah tips belajar online agar anda bisa fokus belajar.
1. Ruangan khusus untuk belajar
Tip pertama untuk belajar online adalah membuat ruangan khusus untuk belajar. Kendala utama yang membuat siswa tidak fokus ketika mereka belajar online adalah suasana sekitar yang tidak mendukung. Meskipun terlihat sangat sepele, hal-hal simpel seperti suara TV, suara orang ngobrol, dan hal kecil lainnya bisa mempengaruhi fokus si buah hati ketika mereka mendengarkan materi online.
Jika hal ini terjadi, anda butuh ruangan khusus untuk belajar. Ruangannya tidak usah terlalu penuh. Anda cukup mengisi ruangan dengan komputer, meja belajar, dan hal-hal lainnya yang wajib digunakan oleh buah hati ketika mereka belajar online. Dengan membuat ruangan khusus untuk belajar, si buah hati tidak akan merasa terganggu karena tidak ada gangguan sama sekali di sekitarnya.
2. Buat jadwal
Hal kedua yang wajib anda lakukan adalah membuat jadwal. Tidak semua orang bisa mengatur jadwal mereka sendiri, terutama anak kecil. Kadang, mereka terlalu asyik dalam suatu hal sehingga mereka lupa untuk berhenti dan belajar.
Solusi yang terbaik untuk hal ini adalah membuat jadwal belajar mereka. Tentu saja, jadwalnya harus disetujui oleh sang anak agar ia merasa terlibat dalam pembuatan jadwalnya. Setelah jadwalnya dibuat, menyalakan alarm yang akan berbunyi ketika jam belajar sudah tiba. Jadi, semuanya yang ada di rumah, terutama sang buah hati, akan diingatkan mengenai jadwalnya dan langsung belajar.
3. Koneksi yang stabil
Koneksi stabil adalah hal yang paling sepele namun paling penting dalam proses belajar online. Tanpa koneksi internet, pembelajaran online tidak bisa dilakukan sama sekali. Oleh sebab itu, anda wajib untuk memastikan bahwa koneksinya tidak ada masalah sebelum pembelajaran dimulai. Jika koneksinya tersendat, anda bisa melakukan hal-hal yang bisa membantu koneksi untuk fokus ke perangkat si kecil saja (contoh: tidak menggunakan perangkat yang menggunakan internet ketika pembelajaran online sedang berlangsung).
4. Melakukan “pemanasan”
Kalau si buah hati masih tidak bisa belajar online, anda bisa menyiasatinya dengan melakukan “pemanasan” berupa permainan. Salah satu utama si kecil tidak mau belajar adalah rasa tertekan dimana mereka merasa bahwa mereka terlalu sering belajar. Nah, anda bisa mematahkan mitos ini dengan bermain sebelum belajar online.
Anda bisa menggunakan permainan apa saja, tetapi akan lebih baik jika anda menggunakan permainan yang bermanfaat seperti Scrabble Word Finder atau Words with Friends. Permainan yang disebutkan adalah contoh permainan yang bisa mengasah otak si buah hati sambil mengajak mereka bermain.
5. Buat evaluasi
Setelah pembelajaran selesai, si kecil bisa membuat evaluasi mengenai sesi belajar online yang baru saja dilakukan. Apakah belajar onlinenya efektif? Apakah materi sesuai dengan yang di buku dan dimengerti? Apa saja materinya? Evaluasi setelah belajar online bisa membuat si buah hati bisa merangkum materi yang dipelajari, sehingga ia akan mempunyai catatan yang bisa digunakan di masa depan.
Tentu saja, tips yang diberikan tidak gampang untuk dilakukan. Tetapi jika anda rajin mempraktekannya setiap hari, niscaya si buah hati akan mempunyai sesi belajar online yang efektif setiap hari, dan ia bisa fokus setiap ia belajar.