INDUSTRY.co.id, Jakarta - Generasi muda kini mulai sadar menabung demi masa depannya. Berdasarkan laporan terbaru HSBC bertajuk ‘The Future of Retirement, Shifting Sands’, sebanyak 58% generasi millennial mulai menabung untuk persiapan pensiun di usia 26 tahun.
Untuk persiapan menabung, kaum millennial Indonesia terlambat satu tahun. Rata-rata millennial Indonesia mulai menabung di usia 27.
Sepertinya, kaum millennial juga terlihat lebih berani mengambil risiko dalam berinvestasi. Sebanyak 39% millennial sangat tertarik untuk mengambil investasi berisiko untuk menjamin kondisi finansial mereka stabil. Bandingkan dengan keberanian Generasi X (33%) dan Baby Boomers (22%).
Sebanyak 65% millennial siap untuk memangkas biaya pengeluaran demi menambah tabungan (Generasi X 59%, Baby Boomers 54%), sementara 61% menyatakan sangat aktif mencari informasi yang bermanfaat untuk memantapkan keputusan finansialnya (Generasi X 56%, Baby Boomers 50%).
Satu di antara dua (51%) millennial aktif ‘memutar uangnya’ guna mendapatkan keuntungan optimal (Generasi X 45%, Baby Boomers 39%). Bahkan survei ini menunjukkan bahwa Indonesia menduduki posisi tertinggi ketiga setelah China dan India dalam aktivitas pemutaran uang untuk tingkat pengembalian investasi maksimal.