Neraca Perdagangan Surplus, Anggota Banggar DPR RI: Ini Sinyal Ekonomi RI Kuat

Oleh : Hariyanto | Rabu, 18 Mei 2022 - 11:58 WIB

Mukhtarudin - Anggota DPR RI Komisi VII
Mukhtarudin - Anggota DPR RI Komisi VII

INDUSTRY.co.id - Jakarta -- Anggota Banggar DPR RI Mukhtarudin mengatakan surplus neraca perdagangan pada April 2022 yang tercatat 7,56 miliar dolar AS mengindikasikan bahwa penguatan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 ini akan lebih baik dibandingkan tahun lalu.

Hal tersebut disampaikan Mukhtarudin menanggapi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyebut surplus neraca dagang pada April 2022 cetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Menurut Mukhtarudin, kalau bandingkan dengan tahun 2021 lalu, maka arah penguatan tahun 2022 ini diperkirakan jauh lebih baik.

"Saya kira surplus neraca perdagangan yang tinggi ini akan berdampak semakin positif bagi Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal II-2022," tutur Mukhtarudin, Rabu, (18/5/2022).

Tren positif ini, beber Mukhtarudin, juga turut menopang stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan risiko global sehingga menjadi bantalan stabilitas ekonomi Indonesia.

Anggota Komisi VII DPR ini berharap pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 harus terus menjadi fokus pemerintah dalam pengambilan kebijakan.

"Karena ini penting menjadi fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan global kedepannya," pungkas Mukhtarudin.

Seperti diketahui, Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan neraca perdagangan Indonesia kembali melanjutkan tren surplus pada April 2022 senilai US$7,56 miliar. Angka itu melampaui capaian Oktober 2021 sebesar US$5,74 miliar, menjadikannya rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Airlangga Hartarto pun bersyukur pencapaian tersebut membawa perekonomian Indonesia menjadi lebih tangguh lantaran neraca perdagangan merupakan salah satu indikator utama dalam meningkatkan cadangan devisa dan menjaga ketahanan sektor eksternal Indonesia.

"Kita bersyukur bahwa salah satu engine utama pertumbuhan ekonomi ini terus mengalami performa gemilang dan bahkan kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa,” ujar irlangga melalui siaran pers, Rabu (18/5/2022).

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) kinerja surplus pada nilai ekspor April 2022 salah satunya didorong oleh tingginya harga komoditas unggulan saat ini, seperti harga CPO sebesar US$1.682,7/MT atau tumbuh 56,09 persen (year-on-year/yoy), Batu bara sebesar US$302,0/MT atau tumbuh 238,83 persen (yoy), dan nikel sebesar US$33.132,7/MT atau tumbuh 100,55 persen (yoy).

Tingginya dominasi sektor industri pada kegiatan ekspor yang mencapai 69,86 persen juga menjadi stimulus dalam peningkatan nilai surplus ekspor.

Hal ini lantaran kinerja ekspor akan mengarah pada basis komoditas-komoditas dengan nilai tambah yang terus bertumbuh.

Selain itu, Airlangga menjelaskan program hilirisasi yang dilakukan pemerintah guna mendorong nilai tambah komoditas di tengah harga yang kian meningkat juga memiliki andil dalam tumbuhnya kinerja ekspor saat ini.

Ini dapat terlihat dari aktivitas manufaktur yang terus berada di level ekspansif dengan angka Purchasing Managers’ Index (PMI) April 2022 di level 51,9 naik dari posisi bulan sebelumnya di level 51,3.

Adanya kenaikan tersebut membawa nilai PMI Indonesia berada di atas level PMI negara Asean lainnya seperti Vietnam (51,7), Malaysia (51,6), dan Myanmar (50,4).

Melihat keberhasilan program hilirisasi tersebut, Airlangga menyampaikan pemerintah kedepannya akan semakin gencar memaksimalkan berbagai potensi kebijakan lainnya seperti kerja sama bilateral dan multilateral dalam meningkatkan perdagangan, utamanya dalam peningkatan nilai ekspor Indonesia.

Peningkatan nilai ekspor, kata Airlangga, akan dilakukan melalui berbagai upaya, salah satunya dengan melakukan program promosi ekspor dengan peningkatan kerja sama bilateral dan multilateral.

"Forum G20 juga akan dioptimalkan untuk menggali berbagai potensi kerja sama perdagangan dengan berbagai negara,” ujarnya.

Di lain sisi, nilai impor dilaporkan mengalami penurunan dari periode sebelumnya, sebesar -10,01 persen (month-to-month/mtm) pada April 2022 menjadi sebesar US$19,76 miliar.

Kendati demikian, Airlangga menyampaikan, penurunan tersebut tak lantas menghambat kegiatan produksi.

"Ini lantaran komposisi utama impor didominasi oleh golongan bahan baku/penolong dengan porsi sebesar 78,62 persen sehingga produksi barang baru yang bernilai tambah tinggi dapat terus dilakukan produsen yang akan mendorong peningkatan output nasional," pungkas Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mendag Zulkifli Hasan

Selasa, 05 Juli 2022 - 17:12 WIB

Janji Mendag Zulhas Terbukti, Harga Minyak Goreng Curah Kini Rp14 Ribu per Liter

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengaku kerja nyatanya selama dua minggu telah membuahkan hasil. Ia mengklaim, ketersediaan minyak goreng di pasaran aman dengan harga sesuai harga…

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (Dok: Kemenparekraf)

Selasa, 05 Juli 2022 - 17:00 WIB

Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo Meningkat Hingga 65.362 Pengunjung

Kunjungan wisata ke Labuan Bajo hingga Juni 2022 mencapai 65.362 kunjungan, hal tersebut disampaikan oleh Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat, NTT. Lebih lanjut,…

Daging sapi di sebuah pasar becek

Selasa, 05 Juli 2022 - 16:56 WIB

Kementan Pastikan Ketersediaan Hewan Ternak Aman

Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar talk show Tani on Stage di halaman Masjid Baiturrahman Kaum, Kampung Seuseupan, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kiri-kanan: Sofianto Widjaja- General Manager PT. Wahana Kemalaniaga Makmur, Cloudinia J Dieter- Senior Project Manager PT. Wahana Kemalaniaga Makmur, Abdul Sobur- Ketua presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), H.M Wiradadi Soeprayogo- Bidang Organisasi, kelembagaan, Hukum dan Aspirasi Daerah, Asosiasi Pengusaha Kayu Gergajian dan Kayu Olahan Indonesia

Selasa, 05 Juli 2022 - 16:50 WIB

Pamer Ketangguhan Industri Furnitur! IFMAC & WOODMAC 2022 Hadirkan Teknologi-Teknologi Terbaru Pasca Pandemi

Jakarta– Industri furnitur Indonesia menunjukkan ketangguhannya dalam mengatasi dampak pandemi. Pelaku industri furnitur mampu beradaptasi dan mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Daging Ayam yang dijual di Pasar

Selasa, 05 Juli 2022 - 16:14 WIB

Singapura Setuju Impor Daging Ayam dari Indonesia

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan, Singapura melalui Badan Pangan Singapura atau Singapura Food Agency (SFA) telah menyetujui Indonesia sebagai sumber baru impor ayam…