INDUSTRY.co.id - Jakarta, Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Amerika Serikat (AS) Rosan Perkasa Roeslani mengemukakan bahwa keberadaan diaspora Indonesia di AS telah turut membawa dampak yang signifikan bagi peningkatan sektor perdagangan, utamanya dari sisi ekspor.
Dimana hal ini tercermin dari tren pedagangan Indonesia dan AS yang mengalami peningkatan sebesar 36 persen pada 2021 jika bandingkan dengan tahun 2020 lalu.
"Perdagangan AS untuk Indonesia pun menjadi terbesar kedua setelah China, dan terbesar keempat untuk investasi AS di Indonesia," kata Dubes Rosan pada program BNI Global Diaspora Week yang dihelat oleh CNBC Indonesia pada Selasa malam (19/4/2022).
Tak hanya itu, bahkan menurut Rosan, dari segi investasi AS untuk Indonesia juga mengalami peningkatan hampir 76 persen.
Menurutnya, hal ini merupakan dampak positif dari penguatan diaspora di AS.
Hal ini, sambungnya, juga akan menjadi sebuah potensi pengembangan ekonomi yang sangat besar bagi Indonesia ke depannya.
"Saat ini, diaspora Indonesia di AS mencapai lebih dari 200.000. Saya pun melihat tren yang terus positif dan menguntungkan bagi banyak pelaku usaha dari sisi perdagangan maupun investasi di Indonesia," imbuhnya.
Dikatakan Rosan lebih lanjut, diaspora ini juga merupakan peluang besar bagi perbankan nasional, salah satunya BNI.
Untuk itu, Ia berharap agar bank plat merah yang memiliki kantor perwakilan di AS ini dapat terus memberikan solusi yang holistik kepada para diaspora Indonesia dalam hal pengembangan bisnis diaspora yang berkelanjutan.
"Saya sangat mengapresiasi BNI yang terus proaktif dalam memperkuat ekosistem diaspora Indonesia di Amerika Serikat," tandas Rosan.