INDUSTRY.co.id - Akhirnya pemerintah mengizinkan masyarakat untuk mudik atau pulang kampung pada Lebaran 2022. Tentu hal ini menjadi angin segar bagi industri pariwisata, mengingat di 2022 ini diprediksikan akan menjadi tahun kebangkitan perekonomian Indonesia. Relaksasi kebijakan ini tentu saja menjadi momentum sebagai percepatan pemulihan industri pariwisata Indonesia.
Ryan Kartawidjaja, VP of Commercial & Marketing Pegipegi mengatakan, momen Lebaran 2022 ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat dalam dua tahun terakhir. Kami optimis bahwa momen Ramadan tahun ini akan disikapi dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat. Artinya tren pariwisata juga akan mengalami peningkatan.
"Tentunya kami menyambut kesempatan ini dengan mempersiapkan kemudahan akses traveling untuk mudik seluruh pelanggan kami dengan inventory produk yang lengkap, informasi seputar traveling, hingga beragam promo menarik," ungkapnya dalam acara Kampanye Pegipegi Lagi, secara virtual, Jakarta, Kamis (14/4/2022).
Lebih lanjut, Ryan juga menjelaskan selama Ramadan dan mudik Lebaran akan didukung lebih dari 230 maskapai baik domestik dan internasional. Kemudian 110.00 pilihan akomodasi, baik domestik dan internasional pun juga tersedia.
Selain itu, ada lebih dari 1.600 rute perjalanan kereta api di Indonesia, dan lebihdari 290 pilihan bus dan travel juga disediakan. "Maka dari itu, dengan adanya layanan ini di periode Lebaran nanti, kami menargetkan akan adanya peningkatan hingga 10 kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu," jelasnya.
Pegipegi juga mengadakan survei preferensi mudik Lebaran 2022 yang Pegipegi lakukan pada tanggal 18 - 30 Maret 2022 kepada lebih dari 600 responden yang tersebar di seluruh Indonesia, diketahui sebanyak 80 persen responden akan melakukan mudik pada tahun ini.
Menurut hasil survei tersebut, hanya ada sebanyak 25 persen orang yang mudik pada tahun lalu. Namun pada tahun ini, ada sebanyak 80 persen dari mereka yang memilih akan mudik.
Kemudian, untuk kota tujuan terdapat 10 kota tujuan mudik favorit tahun ini diantaranya adalah, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Bandung, Semarang, Padang, Purwokerto, Palembang, Medan, dan Malang.
"Hasilnya sama seperti tahun kemarin, Jogja tetap ada di nomor satu. Yang masuk 10 Besar juga hampir semua sama dengan hasil survei di tahun 2021. Bedanya tahun ini ada Palembang yang menggantikan Jabodetabek di 10 Besar," tuturnya.
Selanjutnya, survei juga menunjukkan bahwa sebanyak 35 persen responden memilih pesawat sebagai transportasi mudik, disusul oleh 35 persen lainnya yang memilih mobil pribadi. Selain itu, kereta api, bus dan travel juga menjadi alternatif transportasi mudik favorit yang dipilih oleh masyarakat.
Lebih lanjut, survei menunjukkan hari keberangkatan sebanyak 41 persen orang memilih untuk berangkat mudik pada H-3 Lebaran, yang mana 35 persen dari mereka akan mudik menggunakan pesawat. Sedangkan 19 persen responden memilih mudik pada H-7 lebaran. Disusul sebanyak 14 persen akan mudik pada H-1 Lebaran.
Sedangkan untuk arus balik, 37 persen orang memilih untuk kembali pada H+7 lebaran, dan sebanyak 27 persen memilih H+3 Lebaran.