INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pancasila sebagai dasar negara tidak hanya menjadi doktrin yang harus dihapal, tetapi juga harus dipahami dan dilestarikan khususnya oleh generasi muda.

Advertisement

"Hal tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya ideologi-ideologi baru yang belum tentu sesuai dengan bangsa Indonesia," ujar Profesor Ilmu Politik Universitas Northwestern Jeffrey A Winters saat ditemui usai diskusi di Jakarta, Selasa (14/6/2017)

Ia mengatakan nilai-nilai Pancasila harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat mengingat tantangan yang dihadapi oleh Indonesia saat ini.

Advertisement

Kasus Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi ujian terhadap ideologi Pancasila dan semboyan Bhineka Tunggal Ika.

"Pemerintah perlu mendefiniskan ulang ideologi Pancasila serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika terhadap kondisi masyarakat saat ini," ujar dia.

Advertisement

Sebelumnya pemerintah membentuk unit kerja pembinaan ideologi pancasila untuk mendorong masyarakat agar lebih mencintai, memahami Pancasila sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengungkapkan Presiden Joko Widodo telah menerbitkan dan menadatangani Perpres Nomor 54 tahun 2017 tentang Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila.

Advertisement

Program pembinaan tidak dilaksanakan secara dogmatis seperti masa lalu, tapi lebih disinergikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Pembinaan ideologi Pancasila ini juga akan diprogramkan masuk dalam kurikulum pendidikan.(Ant)