INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perusahaan insurtech regional, Igloo sukses menggalang dana USD 19 juta dari pendanaan Seri B yang dipimpin oleh Cathay Innovation, perusahaan modal ventura global, dengan partisipasi dari investor sebelumnya, termasuk Openspace. Pendanaan tersebut membuat total pendanaan Igloo mencapai lebih dari USD 36 juta.
Executive Director Openspace dan Board Member Igloo, Ian Sikora, mengungkapkan bahwa pandemi COVID-19 merupakan momen penting bagi seluruh industri insurtech karena pandemi ini semakin menekankan perlunya membawa asuransi ke publik yang lebih luas.
"Di bawah kepemimpinan Raunak, Igloo merespon dengan kreatifitas dan kecepatan, dan sekarang telah menguasai pangsa pasar regional. Kami telah menjadi mitra aktif sejak tahun 2018 dan sangat senang melihat tim bekerja sama dan menemukan peluang di tengah kesulitan," kata Ian yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis (10/3/2022).
Director Cathay Innovation di Asia Tenggara dan Board Member Igloo, Rajive Keshup, mengungkapkan bahwa Cathay sangat percaya pada akses dan inklusi keuangan untuk Asia Tenggara dan misi Igloo adalah misi yang sangat selaras dengan perusahaan dari sisi manapun.
"Kami merasa terhormat menjadi bagian dari perjalanan ini, menyaksikan Raunak dan timnya membangun kekuatan, berkembang secara regional dengan kecepatan yang sangat tinggi di tengah pandemi COVID-19. Kami sangat bersemangat menantikan apa yang akan dilakukan selanjutnya oleh tim di Igloo," kata Rajive.
Dengan pendanaan Seri B, Igloo berencana untuk mendorong inovasi produk yang menempatkan dirinya sebagai salah satu perusahaan asuransi terkemuka. Igloo akan terus memperkuat kemampuan full-stack yang dimiliki, bersama dengan inovasi analisa risiko yang dinamis dan alat penilaian klaim bertenaga AI.
Sejalan dengan visi Igloo ‘Asuransi untuk Semua’, pengembangan produk dan fokus distribusi Igloo akan lebih menargetkan segmen pelanggan berpenghasilan menengah hingga bawah yang kurang diasuransikan di Asia Tenggara.
Igloo membangun kemampuan teknologi yang terukur dan dapat dioperasikan untuk ditawarkan kepada mitra asuransi Igloo melalui platform terbuka. Selain inovasi teknologi, penggunaan dana juga akan fokus pada akuisisi aset perantara yang membawa sinergi kepada model bisnis Igloo.