INDUSTRY.co.id - Pada April 2022, Australia memungkinkan akan membuka pintu lagi bagi wisatawan asing. Rencananya, pembukaan tersbeut akan dilakukan sebelum Hari Raya Paskah.

"Yah, saya belum bisa memberi Anda tanggal tertentu dan itu karena kita hanya tengah memantau bagaimana (varian) Omicron melanda negara bagian timur," ungkap Scott Morrison, Perdana Menteri Australia dilansir dari laman Times of India. 

Sejak awal pandemi, Australia telah menjadi salah satu negara yang mempertahankan beberapa langkah perbatasan yang lebih ketat. Negara ini menghentikan segala macam transportasi sangat awal dan hanya mengizinkan kelompok orang tertentu untuk masuk. 

Menurut Departemen Dalam Negeri, hanya warga negara Australia, penduduk tetap, dan anggota keluarga dekat mereka yang diizinkan untuk mengunjungi negara tersebut.

Baru-baru ini Australia membuka kembali perbatasannya untuk sepenuhnya memvaksinasi wisatawan dari sejumlah negara termasuk Singapura, Jepang, dan Korea Selatan, itu juga tanpa tindakan karantina.

Di sisi lain, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah menempatkan Australia dalam daftar tujuan "Level 4" mereka, yang berarti tingkat penularan Covid-19 yang "sangat tinggi" di negara ini. 

CDC telah meminta orang Amerika untuk menghindari bepergian ke Australia saat ini. CDC mengklasifikasikan sebuah negara sebagai "Level 4" jika ada 500 lebih kasus Coronavirus per 100.000 orang selama 28 hari terakhir.