Indigo Network dan HIPMI : Pemilu Harus Juga Melihat Kondisi Negara

Oleh : Hariyanto | Jumat, 04 Februari 2022 - 08:44 WIB

Webinar Indigo Network bersama HIPMI
Webinar Indigo Network bersama HIPMI

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Kementerian Dalam Negeri dan penyelenggara pemilu telah menetapkan tanggal pemungutan suara Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024.

Selanjutnya, ketiga pihak akan menetapkan tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan Pemilu 2024 setelah melaksanakan pendalaman. Menanggapi keputusan tersebut Forum Dialog HIPMI bersama Indigo Network mengadakan diskusi untuk memberikan sumbangsih pemikiran.

Pakar Hukum Tata Negara, Prof Yusril menyampaikan bahwa pelaksanaan Proses Pemilu Harus Disesuaikan Dengan Kondisi Krisis sebuah negara, serta terkait kondisi alam demokrasi menghapi tahun pemilu dalam situasi krisis, Mau tidak mau, ini sesuatu yang harus dibicarakan, semuanya yang merasa concern kepada negara ini tentu tidak ingin melihat negara kita menjadi berantakan karena kita tidak dapat melaksanakan pemilu dengan benar.

"Bangsa Indonesia harus mampu membaca kondisi dan resiko krisis yang hari ini sedang dihadapi. Kita semua harus mafhum, pada situasi krisis seperti ini, soal pilpres seharusnya dapat menyesuaikan dengan situasi yang ada. Hanya dua kunci yang menjadi pilihan untuk situasi sulit ini. Amandemen konstitusi atau kita ciptakan sebuah konvensi ketatanegaraan," terang pendiri Ihza & Ihza Law Firm tersebut pada acara Webinar Indigo Network bersama HIPMI pada Kamis (03/02/2022).

Direktur Eksekutif IndiGo Network, Radian Syam juga mengingatkan pentingnya regulasi yang jelas untuk mencapai pemilu yang jujur dan adil. Ada tiga hal yang menjadi dasar dari pemilu yakni rakyat atau pemilihnya itu sendiri, kemudian peserta pemilu atau parpol, dan selanjutnya adalah regulasi dari pemilu itu sendiri. 

Sehingga tidak dapat menafikan bahwa dalam pelaksanaan pemilu, regulasi itu harus jelas dan bunyi serta terang benderang, bukan justru menjadi wilayah yang abu-abu, yang nantinya menimbulkan akrobatik hukum oleh oknum yang ingin merusak pemilu itu sendiri.

“Jika kita berbicara soal demokrasi, maka kita harus bisa melihat akuntabilitasnya, semua prosesnya nya harus berlangsung secara jujur dan adil. Tidak ada sistem Pemilu yang Sempurna, tetapi bagaimana pemilu menjadi media membangun bangsa. serta Pemilu harus dilihat sebagai suatu nilai yang luhur bukan sebatas prosedural", tandas radian syam yang juga merupakan dosen Fakultas Hukum Trisakti tersebut.

Dalam diskusi ini Radian pun menyebutkan bahwa Indonesia pernah mengalami penundaan pemilu, dimana yang semula oktober 1945 menjadi 1955, lalu tahun 1965 menjadi 1971 bahkan 6 tahun kemudian 1977 baru melaksanakan pemilu, dan terakhir pilkada 2020 di tengah pandemi covid yang seharusnya september 2020 tertunda hingga desember 2020 dimana dengan terbitnya Perpu No 2 tahun 2020 yang kemudian menjadi UU No 6 tahun 2020.

Salah satu pembicara yakni Defrizal Djamaris, SH pengamat Hukum Investasi Indigo Network mengatakan bahwa Sejak reformasi Indonesia sudah sepakat bahwa demokrasi adalah sistem pemerintahan yang dianut yang terbukti telah menarik investor dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi indonesia dimana pemilu adalah bagian utama dari sistem demokrasi itu sendiri, dan seharusnya bisa pemerintah fokus bagaimana penyelenggaraan pemilu dapat dilangsungkan dengan baik dan efisien.

Diskusi webinar yang diselenggarakan oleh Indigo Network bersama HIPMI dengan tema "Melihat Sejarah Konstitusi Indonesia dalam Kepemiluan" menghadirkan Prof Yusril Ihza Mahendra; Dr Radian Syam, SH. MH Direktur Eksekutif IndiGo Network; Hasstriansyah, MPP Pengamat Kebijakan Publik Prospera; Defrizal Djamaris, SH Pengamat Hukum Investasi Indigo Network.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Satgas Yonif 126 KC Laksanakan Donor Darah di Perbatasan RI-PNG

Sabtu, 21 Mei 2022 - 04:00 WIB

Satgas Yonif 126 KC Laksanakan Donor Darah di Perbatasan RI-PNG

Satgas Yonif 126/KC bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jayapura menyelenggarakan donor darah dalam rangka memperingati HUT Yonif 126/KC yang ke-60 Tahun.

KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Sabtu, 21 Mei 2022 - 03:27 WIB

KASAD Resmikan Yon Arhanud 9AWJ dan Yon Armed 20/155 GS/BY

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman S.E., M.M., meresmikan dua satuan baru di wilayah Kodam IX/Udayana, yaitu Batalyon Artileri Pertahanan Udara 9/Angkasa Widya…

Presiden Jokowi

Sabtu, 21 Mei 2022 - 03:13 WIB

Presiden Jokowi Terima Majelis Rakyat Papua dan Papua Barat di Istana Bogor

Presiden Joko Widodo menerima Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Majelis Rakyat Papua Barat di Istana Kepresidenan Bogor, pada Jumat, 20 Mei 2022. Bupati Jayapura Mathius Awoitauw yang mewakili…

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

Jumat, 20 Mei 2022 - 19:00 WIB

Menteri Bahlil Tegaskan Indonesia Tak Akan Ekspor EBT ke Negara Manapun

Terkait dengan Energi Baru Terbarukan (EBT), Bahlil menjelaskan bahwa Indonesia belum akan melakukan ekspor EBT ke negara manapun. Menurutnya, pemerintah Indonesia akan fokus terlebih dahulu…

Pameran lukisan bertajuk Wanderlust Indonesia

Jumat, 20 Mei 2022 - 18:35 WIB

Sambut G20 & Dukung Ekonomi Kreatif, KEK Morotai Gelar Pameran Lukisan Bertajuk "Wanderlust Indonesia"

Menyambut G20 yang diadakan di Indonesia pada bulan November 2022 sekaligus memperingati Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 2022 dan mendukung ekonomi kreatif, salah satu anak usaha PT Jababeka…