PLN dan PT PAL Bakal Tambah 2 Pembangkit Listrik Kapal Dengan Nilai Investasi Mencapai Rp 1,6 Triliun

Oleh : Hariyanto | Selasa, 01 Februari 2022 - 18:42 WIB

PLN dan PT PAL Berencana Tambah 2 Pembangkit Listrik Kapal
PLN dan PT PAL Berencana Tambah 2 Pembangkit Listrik Kapal

INDUSTRY.co.id - Surabaya - PT PLN (Persero) melalui anak usahanya, PT Indonesia Power dan PT PAL lanjutkan kolaborasi untuk merakit pembangkit listrik di atas kapal atau Barge Mounted Power Plant (BMPP)  Nusantara 2 dan BMPP Nusantara 3 dengan nilai investasi Rp 1,6 triliun. 

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pengembangan dua Mobile Power Plant (MPP) dengan kapasitas total 90 Mega Watt (MW) ini untuk wilayah Kolaka dan Sambelia. 

"BMPP Nusantara 2 dengan kapasitas 60 MW rencananya akan memasok sistem kelistrikan Kolaka, Sulawesi Tenggara melalui jaringan 150 kilo Volt (kV). Sementara BMPP Nusantara 3 akan memasok daya sebesar 30 MW ke sistem Sambelia, Lombok Timur," kata Darmawan yang dikutip INDUSTRY.co.id, Selasa (1/2/2022).

Kedua MPP dengan investasi mencapai Rp 1,6 triliun ini juga akan difungsikan sebagai pemasok daya listrik untuk daerah timur Indonesia. Maka dari itu, kedua unit ini diharapkan dapat lebih lincah lagi dari sisi kecepatan bergerak, sehingga bisa menjadi andalan ketika arus utama kelistrikan ketika terjadi bencana padam. 

"Harapan kami di BMPP 2 dan 3 nantinya jauh lebih lincah. Secara pergerakan bisa lebih cepat sehingga bisa menjadi reserve margin yang mobile untuk bisa digunakan khususnya jika ada bencana," ujar Darmawan. 

Di sisi lain, Direktur Utama PT PAL, Kaharuddin Djenod PAL akan membuat BMPP Nusantara unit dua dan tiga jauh lebih baik dari sisi teknologi. 

"BMPP ini juga, kami sudah ngobrol dengan pak Darmawan, gimana kalau desainnya bisa lebih langsing. Lambung lebih langsing, sehingga terjangan gelombang di Indonesia yang cukup tinggi bisa dihadapi oleh BMPP Nusantara ini," ujar Kaharuddin. 

Secara pemenuhan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), pembangunan BMPP unit 2 dan 3 juga akan semakin tinggi. Sehingga, dua produk ini bisa sepenuhnya menjadi karya anak bangsa. 

Direktur Utama Indonesia Power Ahsin Sidqi juga menjelaskan, kerja sama yang sudah berjalan ini merupakan tonggak awal untuk kerja sama lainnya. 

"Banyak yang kagum sama ini. Ini akan kita pasarkan di Asia. Beberapa negara lain sudah kontak untuk membutuhkan ini," ujar Ahsin. 

Selain pengembangan BMPP, PLN dan PAL juga berkolaborasi untuk bisa memanfaatkan potensi arus laut dan ombak yang ada di Indonesia untuk bisa menjadi pembangkit listrik energi baru terbarukan. Langkah ini sejalan dengan RUPTL "Green". 

Darmawan menjelaskan Indonesia merupakan negara kepulauan dengan luasan lautan yang memiliki potensi besar. Seperti misalnya arus laut maupun ombak yang ada bisa dimanfaatkan untuk menjadi sumber listrik. 

"Di setiap selat di Indonesia itu ada arus laut dan ombak. Ini bisa menjadi kekuatan baru untuk Indonesia," ujar Darmawan. 

PLN pun sudah berdiskusi dengan PT PAL mengenai hal ini. Pemetaan potensi arus laut dan ombak yang bisa dijadikan arus listrik dilakukan bersama sama. 

"Juga kita kaitkan dengan di mana _demand_ berada. Kita juga membahas bersama PT PAL soal pencanangan teknologinya seperti apa," ujar Darmawan. 

Hal ini juga sebagai langkah penerjemahan dari RUPTL Hijau yang ada saat ini. Tahun depan ada program de-dieselisasi yang berada di 2.100 titik di Indonesia yang bisa digantikan energi berbasis arus laut dan ombak. 

"Kita akan petakan dari RUPTL, kita ubah menjadi program yang kita laksanakan. Saya arahkan ke dalam apa saja programnya. Kita bangun sinergi antar BUMN," ujar Darmawan. 

Kaharuddin menjelaskan saat ini kapasitas dan kemampuan PT PAL untuk bisa mengembangkan maritim Indonesia sangat mumpuni. Oleh karena itu, pengembangan potensi arus laut dan ombak untuk menjadi energi listrik bisa dikembangkan bersama. 

"Itu sangat memungkinkan. Kemampuan design dan manufacturing cukup untuk melaksanakan itu semua," ujar Kaharuddin. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Taman Nasional Komodo (Foto:Kaskus)

Selasa, 05 Juli 2022 - 16:00 WIB

Wacana Tarif ke TN Komodo Rp3,75 Juta, Menparekraf: Masih Akan dibahas

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan bahwa wacana tiket terusan seharga Rp3.750.000 bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Taman Nasional (TN) Komodo dan…

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana di AKPOL Semarang

Selasa, 05 Juli 2022 - 16:00 WIB

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Saksikan Berbagai Atraksi hingga Potong Tumpeng di Hari Bhayangkara

Usai melaksanakan upacara Peringatan ke-76 Hari Bhayangkara, Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo menyaksikan beberapa pertunjukan. Berbagai atraksi mulai dari terjun payung hingga…

Clinton Augusto Kartawijaya, CEO Rimbalife.id

Selasa, 05 Juli 2022 - 15:28 WIB

Begini Cara Ampuh Menurunkan Berat Badan Secara Alami Ala August Clint

Bagi Anda yang mengalami kelebihan berat badan (overweight) pasti sering tidak pede atau percaya diri dengan tampilan saat ini. Tentu anda juga ingin merubah badan menjadi lebih ideal, cara…

Steven Scheurmann

Selasa, 05 Juli 2022 - 15:23 WIB

Palo Alto Networks Tunjuk Steven Scheurmann Sebagai Regional Vice President untuk ASEAN

Palo Alto Networks (PANW), perusahaan keamanan siber global, mengumumkan penunjukkan Steven Scheurmann sebagai regional vice president (RVP) untuk wilayah ASEAN. Scheurmann akan menggawangi…

Rusun Santri Ponpes Minhaajurrosyidiin

Selasa, 05 Juli 2022 - 15:11 WIB

Pembangunan Rampung, Rusun Santri Ponpes Minhaajurrosyidiin di Jaktim Sudah Siap Dihuni

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan senantiasa bekerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga pendidikan setempat di berbagai daerah guna menyediakan hunian yang nyaman…