INDUSTRY.co.id-Indragiri Hulu-Sebagai langkah nyata menggerakkan ekonomi lokal, Wahyudin, Direktur CV. Apdil Apdilah Fertilizer menyatakan bahwa komitmen perusahaannya untuk memasarkan produknya ke berbagai wilayah di Sumatera dan Indonesia umumnya kini mulai tampak terang. Upaya tersebut adalah langkah pasti membangun ekonomi negeri.
“Gerakan membangun ekonomi lokal kian mudah setelah beberapa produk kami diterima pasar dan kini kami berkolaborasi dengan Amanah Tani Bersaudara Mardan (ATB MARDAN), semoga langah kolaborasi dan kerjasama ini memberikan manfaat ganda bagi petani, masyarakat luas dan Pemerintah Daerah,” katanya saat penandatanganan kerjasama distributor beberapa waktu lalu.
Amanah Tani bersaudara Mardan(ATB) yang beralamat lengkap di Jl. Kulim Tiga, Desa Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri hulu Provinsi RIAU, merupakan distributor Pupuk Cap AAF Magnesium dengan komitmen distribusi sebanyak 200 ton per bulan.
“Selain pupuknya yang berkualitas, Produk AAF juga banyak diminati karena efisiensi dalam penggunaan dan dapat meningkatkan produktivitas buah sawit berkali-kali lipat. Jadi, bagi petani ini adalah produk yang mampu meningkatkan kualitas bertani Sawit dan tanaman lainnya yang produktif dan layak dijadikan partner dalam usaha pertanian, semoga langkah kami mendekatkan diri kepada petani semakin mudah dan diterima pasar,” kata Wahyudin dengan nada optimis yang tinggi.
Sementara itu, Manager Marketing Pupuk Cap AFF, Trysno Wijaya menyatakan bahwa dengan memaksimalkan jaringan petani dan kelompok-kelompok tani di berbagai desa, kelurahan dan kecamatan di kabupaten Indragiri Hulu, maka Distributor ATB MARDAN sudah cukup menggarap pasar yang cuku baik. “Saya kira jika dimaksimalkan pendekatan dan edukasi ke kelompok tani secara intensif, maka produk Pupuk Cap AAF Magnesium ini menjadi salah satu rahasia sukses kelompok tani untuk lebih sejahtera dan berdaya,” katanya menegaskan.
Dalam kesempatan yang sama, Pemilik ATB MARDAN, Mardan MS menyatakan bahwa kepercayaan ini merupakan amanah yang harus ditunaikan secara baik dan optimal. “Agar hasil yang kita dapat menjadi lebih berkah dan menyenangkan masyarakat, khususnya kelompok tani yang terangkat kesejahteraan dan produktivitas pertaniannya,” katanya.