INDUSTRY.co.id - Pemerintah Amerika Tengah dan Selatan berencana untuk membangun jalan raya baru tetapi ini tidak akan menjadi jalan raya baru di Kepulauan Galapagos. Tetapi, uniknya ini bukan untuk dilewati manusia, melainkan untuk ikan-ikan.
Dilansir dari laman Times of India, Senin (31/1/2022), Guillermo Lasso, Presiden Ekuador telah menandatangani dekrit untuk membuat Cagar Laut Galapagos yang baru dan diberi nama Hermandad atau persaudaraan dalam bahasa Spanyol.
Menurut pejabat, cagar alam baru tersebut memperluas total wilayah laut yang dilindungi di nusantara sebesar 45 persen dan akan mengambilnya dari 51.351 meter persegi menjadi 74.517 meter persegi.
Upacara penandatanganan bersejarah dihadiri oleh Ivan Duque, Presiden Kolombia, Menteri Luar Negeri Panama dan Kosta Rika, dan mantan Presiden AS Bill Clinton.
"Ada tempat-tempat yang telah membuat tanda pada sejarah umat manusia, dan hari ini, kami mendapat kehormatan berada di salah satu tempat itu. Pulau-pulau yang menyambut kita telah mengajarkan kita banyak hal tentang diri kita sendiri. Jadi, alih-alih bertindak sebagai tuan mutlak dari tanah dan laut ini, bukankah seharusnya kita bertindak sebagai pelindung mereka?," ungkap Presiden Ekuador Lasso.
Menariknya, jalan raya laut akan menghubungkan dua Situs Warisan Dunia UNESCO laut serta melewati rute migrasi. Jalan raya ini juga akan membantu melindungi beberapa spesies laut langka dan terancam punah, seperti hiu martil dan hiu paus.
Tujuan utamanya adalah untuk melihat jalan raya berjalan melalui Ekuador, Kolombia, Panama, dan Kosta Rika di tahun-tahun mendatang.
Zona perlindungan baru akan memungkinkan wisatawan menikmati kemegahan bawah laut. Galapagos dan perairan sekitarnya sangat cocok untuk petualangan laut. Di sini wisatawan dapat menikmati scuba diving dan mengalami dunia makhluk laut yang luar biasa.