Rights Issue Oversubscribed, ALDO Pede Laba Bersih Bakal Tumbuh Hingga 40 Persen di 2022

Oleh : Hariyanto | Kamis, 30 Desember 2021 - 11:57 WIB

PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO)
PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), emiten yang bergerak pada bisnis kertas dan bahan kimia yang terintegrasi, memproyeksikan dapat meraih pertumbuhan penjualan dan laba secara konsolidasi untuk tahun 2022.

Perseroan optimis dapat meraih pertumbuhan laba bersih hingga 40% tahun depan. Target tersebut seiring dengan tingginya permintaan dari bisnis pengiriman (packaging) dan kemasan untuk industri e-commerce.

Selain itu kesuksesan Aksi Korporasi berupa rights issue yang bertujuan untuk peningkatan investasi dan kepemilikan di sub-grup Kimia Perseroan juga akan menjadi kontributor positif terhadap pertumbuhan kinerja Perseroan kedepan.

”Kami melihat tingginya permintaan dan potensi pasar pada sektor e-commerce di tanah air saat ini," kata H. Sutanto, Presiden Direktur ALDO yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis (30/12/2021).

"Kami datang menawarkan produk-produk sebagai solusi untuk menggantikan produk-produk yang dianggap kurang ramah lingkungan dengan produk-produk packaging kami yang ramah lingkungan. Melihat potensi tersebut kami menargetkan dapat mencetak kenaikan penjualan menjadi Rp1,7 triliun atau tumbuh 25% dan Laba Bersih naik sebesar 40% atau menjadi Rp105 miliar untuk tahun 2022," imbuhnya.

Sebagai informasi, tahun ini Perseroan telah menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 30% dan laba 40%. Perseroan sendiri optimis dapat melapaui proyeksi pertumbuhan top line dan bottom line di tahun 2021 dilihat dari capaian kinerja keuangan konsolidasi kuartal III-2021 yang mencatatkan kenaikan penjualan bersih sebesar 33,2% year-on-year (YoY) menjadi Rp1.042,6 miliar dan perolehan laba bersih Perusahaan turut mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 56,2% YoY menjadi Rp53,8 miliar.

Sebelumnya, Perseroan juga baru saja selesai menyelesaikan rights issue yang digunakan untuk menambah kepemilikan 48% di PT Swisstex Naratama Indonesia serta pembelian 48% saham PT Alfa Polimer Indonesia. Right issue yang telah selesai pada tanggal 20 Desember 2021, berhasil melampaui target permintaan (oversubscribed) sebanyak 3.2 kali dan menghasilkan dana sekitar Rp157 miliar.

“Kami bersyukur operasional bisnis yang kami lakukan berhasil membuahkah hasil positif terhadap kinerja Perseroan dan oversubscribed rights issue ini juga menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan publik dan investor terhadap ALDO selama setahun terakhir. Tingginya minat masyarakat untuk memiliki saham ALDO merupakan tanda bertumbuhnya kepercayaan atas berbagai inovasi dan prospek Perseroan kedepan.” tutup H. Sutanto.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gedung PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom)

Kamis, 19 Mei 2022 - 15:49 WIB

Ceruk Pasar Besar, Ini Sederet Keunggulan Telkom Menggeluti Bisnis Data Center via NeutraDC

Keputusan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menggeluti bisnis data center melalui bendera NeutraDC dinilai menemukan momentum yang tepat.

Christian Atmadjaja Direktur Virtus.

Kamis, 19 Mei 2022 - 14:38 WIB

Virtus Technology Indonesia Lanjutkan Program Virtus Bakti Negeri untuk Dukung Pengembangan SDM Digital di Indonesia

Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap pendidikan, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia, PT. Virtus Technology Indonesia (Virtus), penyedia solusi infrastruktur…

Ilustrasi Galon

Kamis, 19 Mei 2022 - 13:50 WIB

Ekonom Indef: KPPU Berkewajiban Desak BPOM Batalkan Wacana Pelabelan BPA Karena Berbau Persaingan Tidak Sehat

Ekonom senior Indef yang juga pengamat persaingan usaha, Nawir Messi, mengatakan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) berkewajiban mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk membatalkan…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Kamis, 19 Mei 2022 - 13:40 WIB

Menteri Basuki : ASN Harus Memiliki Karakter yang Baik, Kuat, dan Akhlakul Karimah

Dalam rangka pengembangan kompetensi kepemimpinan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) ke depan dituntut tidak hanya pintar atau ahli di bidangnya saja, tetapi juga harus memiliki karakter yang…

Indonesia-Singapura Perkuat Kolaborasi Sektor Parekraf Pascapandemi Covid-19 (Dok: Kemenparekraf)

Kamis, 19 Mei 2022 - 13:30 WIB

Kebijakan Masker dicabut, RI-Singapura Perkuat Kolaborasi Sektor Parekraf

Dalam pertemuan dengan Menteri Keuangan Singapura, Lawrence Wong dan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Kim Yong di Jakarta Pusat, Rabu (18/5/2022), Menteri Pariwisata dan Ekonomi…