IKI Juni 2025 Sentuh 51,84, Kemenperin: Industri Manufaktur Nasional Masih di Level Ekspansi

Oleh : Ridwan | Senin, 30 Juni 2025 - 16:50 WIB

Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief
Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) merilis Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada bulan Juni 2025 sebesar 51,84 atau menurun 0,27 poin dibandingkan IKI bulan Mei 2025. Meski mengalami penurunan, industri manufaktur nasional masih berada dalam level ekspansi.

“Kondisi IKI bulan Juni 2025 sangat dipengaruhi oleh situasi geopolitik global, terutama perang Israel – Iran, serta tarif Amerika Serikat (AS),” kata Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief di Jakarta, Senin (30/6).

Dari 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis, terdapat 18 subsektor mengalami ekspansi, dan 5 subsektor mengalami kontraksi. “Subsektor yang ekspansi memiliki kontribusi sebesar 92,2% terhadap PDB industri pengolahan nonmigas triwulan I-2025,” jelasnya.

Adapun, dua subsektor dengan nilai IKI tertinggi adalah Industri Alat Angkutan Lainnya (KBLI 30) dan Industri Pengolahan Tembakau (KBLI 12). Sedangkan, lima subsektor yang mengalami kontraksi adalah Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan (KBLI 33), Industri Kompeter Barang Elektronik dan Optik (KBLI 26), Industri Peralatan Listrik (KBLI 27), Industri Kulit, Barang dari Kulit, dan Alas Kaki (KBLI 15), dan Industri Mesin dan Perlengkapan ydtl (KBLI 28).

Pada bulan Juni 2025, nilai IKI variabel pesanan baru mengalami peningkatan sebesar 2,44 poin atau mencapai 54,21. Selanjutnya, nilai IKI variabel persediaan produk juga mengalami peningkatan sebesar 1,22 poin atau mencapai 53,70. 

“Sebaliknya, nilai IKI variabel produksi mengalami perlambatan sebesar 5,79 poin sehingga mengalami fase kontraksi ke titik 46,64,” terang Febri.

Sementara itu, IKI ekspor pada bulan Juni 2025 juga mengalami penurunan. Dari 52,33 pada bulan Mei 2025 menjadi 52,19 di bulan Juni 2025.

“Hal ini masih disebabkan karena masih ada pengaruh dari perang dagang dan juga kenaikan eskalasi polemic di Timur Tengah (Timteng),” ucapnya.

Pada bulan Juni 2025, optimisme pelaku usaha terhadap kondisi usahanya 6 bulan ke depan masih menunjukkan adanya tren penurunan sebesar 65,8%. 

“Disisi lain, sebanyak 25,2% pelaku usaha menyatakan kondisi usahanya stabil selama 6 bulan ke depan,” tutup Febri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Toshiba Nature Pure Series

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:22 WIB

Ini Kulkas Jumbo Kapasitas Terbesar di ASEAN, Solusi Anti Drama Stok Makanan di Rumah

Hampir semua keluarga di Indonesia pasti pernah mengalami momen ini: kulkas sudah terasa penuh sesak saat tiba hari belanja bulanan. Kotak makan ditumpuk seadanya, botol minuman dipindah ke…

Demo ojol

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:31 WIB

Haidar Alwi: Jangan Biarkan Duka Ojol Dipolitisasi, Waspadai Narasi Provokatif

Jakarta-R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, menyampaikan duka mendalam atas insiden yang merenggut nyawa pengemudi ojek online (ojol) dalam aksi demonstrasi di…

 (dari kiri ke kanan): Jeffery Soong Director of Asia, Melbourne Business School, Naila Mazzucco - Commissioner, Victorian Government Trade and Investment Southeast Asia, Dani Sumarsono - President Director, PT Cyberindo Aditama, Prof. Jenny George – Dean dan Board Member, Melbourne Business School, Magnus Gittins – Chief Executive Education Officer, Melbourne Business School, Belinda Rimbo – Director of Education Services, Victorian Government Trade and Investment Southeast Asia

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:31 WIB

Perkuat Kemitraan di Indonesia, MBS Asia Fokus pada Pengembangan Pemimpin, Transformasi Digital, dan Visi 2045

Melbourne Business School Asia (MBS Asia), bagian regional dari Melbourne Business School, merayakan ulang tahun yang ke-10 sebagai wujud komitmen dalam mengembangkan pemimpin di kawasan Asia-Pasifik.…

BRI Life

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:10 WIB

BRI Life Dianugerahi Penghargaan Indonesia Best Life Insurance 2025

PT Asuransi BRI Life kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan di Indonesia melalui transformasi digital. Atas konsistensi dan inovasi yang dijalankan, BRI Life berhasil…

Qiscus Perkenalkan AgentLabs

Jumat, 29 Agustus 2025 - 15:43 WIB

Qiscus Perkenalkan AgentLabs dan Inovasi Lainnya Dalam Ajang Tahunan Conversa 5.0

Qiscus, penyedia platform agentic customer engagement terdepan di Asia Tenggara, resmi memperkenalkan AgentLabs dan inovasi lainnya dalam ajang tahunan Conversa 5.0.