Setelah Lama ditutup, Fiji Berencana Buka Kunjungan Wisatawan Pada November
INDUSTRY.co.id - Fiji di Oseania adalah salah satu tujuan liburan yang paling populer di dunia. Namun, mengingat situasi saat ini tujuan wisata tersebut telah ditutup untuk pariwisata sejak awal pandemi pada Maret 2020.
Untuk saat ini, setelah vaksinasi digencarkan oleh berbagai negara, pariwisata telah menuju titik terang. Pasalnya saat ini beberapa negara juga sudah mulai membuka destinasi wisatanya, termasuk di Fiji.
Dilansir dari laman Times of India, menurut Perdana Menteri Fiji Voreqe Bainimarama mengumumkan bahwa mereka berencana untuk membuka kembali Fiji untuk pariwisata pada 1 November.
"Itulah target yang telah kami tetapkan sekarang, dan itu mendasarkan dirinya pada keberhasilan yang kami miliki dengan kampanye vaksinasi," ungkapnya.
Sementara, Menteri Pariwisata Fiji Faiyaz Koya percaya tujuan utama Fiji adalah untuk memulihkan perjalanan bebas karantina dengan aman.
"Jadi, untuk sampai ke sana kita perlu mengembalikan kepercayaan sebagai tujuan pariwisata dan Pariwisata Fiji akan memainkan peran penting dalam membangun kepercayaan khusus ini," jelasnya.
Fiji merupakan negara kepualauan indah di Melanesia yang terdiri lebih dari 330 pulau. Di antaranya, 110 pulau dihuni secara permanen. Tempat ini terkenal karena pantainya yang murni dan bersih, dan beberapa daerah yang populer adalah Nadi, Coral Coast, Pulau Denarau, dan Kepulauan Mamanuca.
Selain itu, destinasi ini juga merupakan rumah bagi sejumlah terumbu karang lunak, sehingga menjadikannya tempat yang sempurna untuk menikmati scuba diving. Pulau Yasawa, Pulau Denarau dan Laguna Beqa dianggap sebagai surga bagi para penyelam. Bagi pecinta alam, Bouma National Heritage Park, yang terletak di Pulau Taveuni juga harus dikunjungi.
Negara ini telah mencatat 46.716 kasus positif Covid-19, sementara 496 telah kehilangan nyawa mereka karena virus sampai
saat ini.