Ngeri! Mantan Menkeu Ini Ramal Tiga Sektor Industri Tak Bisa Bertahan di Masa Pandemi

Oleh : Ridwan | Kamis, 30 Juli 2020 - 13:35 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Jakarta - Ekonom Chatib Basri menilai beberapa industri seperti perhotelan, restoran dan penerbangan teracam gulung tikar jika tingkat pengunjung dan penumpang belum mencapai batas maksimal tertentu pada enam bulan ke depan.

Ia menghitung, industri penerbangan mampu bertahan apabila pergerakan penumpang mencapai 60 persen dari angka normal. Sedangkan, sektor perhotelan dapat bertahan jika tamu tidak kurang dari 50 persen. Sementara untuk restoran dapat hidup dan beroperasi jika pengunjung mencapai 40 persen.

"Ketika enam bulan rugi, dari sekarang hotel, maskapai, dan restoran bisa tutup. Sebab lebih murah untuk tutup ketimbang mereka buka," kata Chatib Basri dalam diskusi virtual di Jakarta, kemarin.

Ia menilai akan sulit mendorong ketiga industri tersebut untuk bertahan jika pemerintah tidak segera menyelesaikan pandemi Covid-19. 

Disisi lain, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang terlalu lama dapat menguras keuangan negara lantaran anggaran jaminan sosial tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.

"Jadi kalau kita mau minta PSBB berjalan baik, bukan hanya protokol kesehatan. Kita harus kasih perlindungan. mereka (masyarkat) bisa memutuskan tinggal di rumah untuk menghindari wabah atau bekerja atau beraktivitas," tutur Mantan Menteri Keuangan Ini.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →