IIW Indonesia 2026 Dibuka, 1.800 Eksibitor Ramaikan Ajang Industri Internasional di Jakarta

Oleh : Desi Yulieta | Rabu, 10 Juni 2026 - 15:46 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - JAKARTA – International Industrial Week (IIW) Indonesia 2026 resmi dibuka di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Rabu (3/6). Pameran yang diselenggarakan PT Meorient Exhibition International tersebut kembali menjadi wadah pertemuan pelaku industri nasional dan global dalam satu platform bisnis terintegrasi.

Ajang yang berlangsung hingga 6 Juni 2026 itu menghadirkan lebih dari 1.800 eksibitor yang menampilkan berbagai teknologi, produk, dan solusi industri terkini. IIW Indonesia 2026 juga menarik buyer dan pengunjung profesional dari lebih dari 15 negara, menjadikannya salah satu pameran industri internasional terbesar di Indonesia.

President Director PT Meorient Exhibition International, Larissa Zhou, mengatakan IIW Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai pameran, tetapi juga sebagai sarana mempertemukan para pelaku industri untuk memperluas kerja sama dan menciptakan peluang bisnis baru.

“International Industrial Week bukan sekadar sebuah pameran, tetapi sebuah platform yang mempertemukan pelaku industri untuk berkolaborasi, bertukar ide, mengeksplorasi teknologi terbaru, dan menciptakan peluang bisnis baru. Kami berharap pameran ini dapat melahirkan berbagai kemitraan strategis yang mendukung perkembangan industri di masa depan,” ujar Larissa Zhou.

IIW Indonesia 2026 mencakup berbagai sektor, mulai dari manufaktur, mesin industri, logistik, material handling, otomasi, energi, konstruksi, hingga teknologi dan solusi industri lainnya. Selama empat hari pelaksanaan, penyelenggara juga menggelar berbagai agenda pendukung seperti business matching, business forum, seminar industri, networking session, dan product presentation.

Pembukaan pameran dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Padang Panjang, MATRADE Jakarta, JETRO Jakarta, serta sejumlah asosiasi industri dan mitra internasional.

Ketua Umum Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA), Ir. Dadang Asikin, menilai penyelenggaraan IIW Indonesia 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan daya saing industri nasional di tengah tantangan ekonomi global.

“Melalui forum internasional seperti IIW Indonesia 2026, kami berharap tercipta lebih banyak kolaborasi, transfer teknologi, peluang investasi, serta kerja sama bisnis yang mampu mendukung pertumbuhan industri Indonesia yang lebih modern, mandiri, dan berdaya saing global,” kata Dadang.

Selain menjadi ajang kolaborasi industri, pameran tersebut juga dimanfaatkan pemerintah daerah untuk mempromosikan potensi investasi dan pariwisata kepada investor mancanegara. Wali Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Hendri Arnis, mengatakan partisipasi daerahnya dalam IIW Indonesia 2026 merupakan upaya memperluas jejaring kerja sama dan mengenalkan potensi ekonomi daerah.

“Kami mengundang para pelaku usaha dan investor untuk melihat berbagai peluang investasi yang tersedia di Kota Padang Panjang. Selain memiliki potensi ekonomi yang terus berkembang, Padang Panjang juga memiliki kekayaan budaya, lingkungan yang nyaman, serta berbagai destinasi wisata yang menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujar Hendri Arnis.

Menurutnya, kehadiran Padang Panjang dalam pameran tersebut diharapkan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, baik di sektor investasi, perdagangan, pengembangan industri, maupun pariwisata yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Provinsi DKI Jakarta Juanda Permana Jaya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan mitra internasional dalam memperkuat daya saing industri nasional.

“Pameran seperti International Industrial Week memberikan ruang bagi pelaku industri untuk memperluas jaringan bisnis, mengenal teknologi terbaru, serta membangun kemitraan strategis yang dapat mendukung transformasi dan pertumbuhan industri yang berkelanjutan. Kami menyambut baik terselenggaranya forum ini sebagai salah satu upaya mendorong pengembangan industri yang lebih inovatif dan kompetitif,” ujar Juanda.

Penyelenggaraan IIW Indonesia 2026 mendapat dukungan sejumlah asosiasi industri, di antaranya GAMMA, Indonesia Packaging Federation (IPF), Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Packaging Development Federation (PDF), Asosiasi Industri Pengecoran Logam Indonesia (APLINDO), Asosiasi Mesin Perkakas Indonesia (ASIMPI), Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI), dan Asosiasi Industri Pompa Seluruh Indonesia (AIPSI).

Sebagai bagian dari kolaborasi internasional, pameran tersebut juga menghadirkan Malaysia Pavilion yang menampilkan berbagai perusahaan dan pendukung industri asal Malaysia. Kehadiran paviliun tersebut diharapkan memperluas peluang kerja sama antara pelaku industri Indonesia dan Malaysia.

Desi Yulieta Lihat semua artikel →