Sri Mulyani Bayar Utang, Erick Thohir Ucap Syukur Alhamdulillah

Oleh : Ridwan | Jumat, 29 Mei 2020 - 08:05 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bercerita bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati telah membayar utang kepada BUMN. Utang ini merupakan utang yang sudah jatuh tempo.

"Alhamdulillah Menkeu kemarin, kami dibantu, bayar utang. Utang pemerintah kepada kami yang sudah 3-5 tahun jatuh tempo kan kemarin akhirnya dibayar. Apakah yang namanya listrik, apakah yang namanya pupuk, karena memang listrik, pupuk, bensin ini tidak mungkin berhenti karena ini menjadi bagian," kata Erick di kantornya (28/5/2020).

Dengan dibayarnya utang tersebut membantu BUMN untuk bisa memperbaiki cashflow yang terdampak virus Corona.

"Nah ini kesempatan kita untuk membangun dan tentu kami dari BUMN terus melakukan tugas-tugas lain yang diminta pemerintah," imbuhnya.

Dengan pemerintah membayarkan utangnya tentu BUMN harus menunjukkan kinerja yang lebih baik. Pihaknya akan terus melakukan perampingan untuk efisiensi. Soal ini disebut sudah mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kita coba lakukan efisiensi karena kita tidak mau nanti cashflow kita terganggu dan sekarang alhamdulillah kita sudah dapat Perpres dari pak presiden kita boleh mulai melakukan merger dan penutupan beberapa perusahaan," ucapnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →