Crowde.co, Startup Hubungkan Petani dengan Investor

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 29 April 2017 - 15:47 WIB

Petani Menjerit, Pemerintah Diminta Tidak Impor Cabai
Petani Menjerit, Pemerintah Diminta Tidak Impor Cabai

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Satu lagi bisnis rintisan yang turut meramaikan industri e-commerce tanah air, yaitu Crowde.co plaftform digital yang menjembatani project-project pertanian yang membutuhkan investor di perkotaan ataupun pedesaan.

“Crowde ingin membantu petani mendapatkan modal lebih mudah dengan menghubungkan proyek yang membutuhkan dana, dan investor yang tertarik di bidang agrikultur. Kami bekerjasama dengan koperasi, komunitas dan perusahaan untuk mendapatkan rekomendasi petani terbaik yang berpotensi tinggi, namun masih membutuhkan dana.” Ujar Yohanes, CEO dari Crowde.co dalam keterangan persnya kepada redaksi INDUSTRY.co.id, Sabtu, (29/4/2017).

Selain bidang pertanian, Crowde juga telah merambah peternakan dan perikanan, sehingga terdapat lebih dari 30  bidang investasi yang dapat kamu pilih seperti cabai, timun, sapi, hingga lele.

Crowde menerapkan sistem bagi hasil dalam setiap proyek. Yohanes menjelaskan, “Sistem bagi hasil adalah solusi bagi petani maupun investor, karena selain tidak merugikan petani, juga menumbuhkan rasa kepemilikan bagi investor”. Dengan skema investasi ini, investor dapat meraih keuntungan hingga 30% setiap 3 bulan.

Bingung bagaimana cara memantau proyek? Tenang saja, dengan Crowde seluruh pihak dapat melihat langsung status investasi dan perkembangannya. Fitur ini diharapkan dapat mengubah anggapan masyarakat terhadap bidang agrikultur yang sering dikaitkan dengan penipuan.

Saat ini model bisnis Crowde telah terbukti berhasil, dan sedang dalam tahap ekspansi. Crowde membutuhkan banyak tenaga untuk menjangkau lebih banyak petani dan investor. Mimpi Crowde adalah membuat investasi di bidang agrikultur menjadi seperti investasi di pasar saham. Jika mimpi ini terjadi, maka kesejahteraan petani Indonesia bisa bersaing dengan pelaku-pelaku agrikultur Internasional.

Buat kamu yang tertarik, bisa langsung klik www.crowde.co, buat akun untuk mengontrol investasi, pilih proyek yang kamu mau, dan ikut menjadi bagian dari revolusi investasi di Indonesia!

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Japan Airlines (JAL) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:00 WIB

Japan Airlines Beroperasi di Terminal 3 Bandara Soetta

Japan Airlines (JAL) beroperasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 26 Oktober 2018 mendatang.

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Indonesia Pavilion Pukau Ribuan Peserta Annual Meeting IMF-WB 2018

Kehadiran Indonesia Pavilion sebagai wajah pembangunan dan budaya Indonesia yang digagas oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak 8 Oktober - 14 Oktober 2018, mendapat banyak perhatian…

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:15 WIB

Pemerintah Usulkan Asumsi Rupiah 2019 Rp15.000

Pemerintah mengusulkan perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 menjadi Rp15.000 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.500 per dolar AS.

Board Member of Sinar Mas Franky O. Widjaja (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Eka Tjipta Foundation Galang Restorasi Bagi Korban Bencana Alam

Di usianya yang menginjak tahun ke-80, Sinar Mas berupaya untuk tak hanya tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan bersama masyarakat, tapi juga peduli serta berbagi dengan sekitar.

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 19:00 WIB

Kisah Sukses Pengrajin Songket Pandai Sikek

Annual Meeting IMF WB 2018 di Nusa Dua Bali, menjadi momen tepat untuk para pelaku UMKM memamerkan produk berkualitasnya yang banyak mengusung karya seni dan kerajinan tangan khas Indonesia.…