Lindungi Ekosistem Pesisir, APP Sinar Mas Bergabung dalam MERA

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 11 Agustus 2018 - 11:58 WIB

APP Sinar Mas Bergabung dalam MERA
APP Sinar Mas Bergabung dalam MERA

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas menandatangani perjanjian untuk bergabung dalam Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA) demi mendukung konservasi dan pemulihan ekosistem bakau Indonesia.

Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, APP Sinar Mas akan mengalokasikan Rp4,2 miliar (US$300 ribu) untuk program MERA dalam kurun waktu lima tahun.

Direktur Sustainability & Stakeholder Engagement APP Sinar Mas Elim Sritaba mengungkapkan, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan, APP Sinar Mas memahami manfaat jangka panjang dari perlindungan dan pelestarian lanskap alam yang memainkan peran ekologis penting.

"Keputusan kami untuk terlibat dalam MERA ini tidak hanya untuk berkontribusi melindungi pelestarian ekosistem penting. Inisiatif ini juga kami anggap sangat penting karena selaras dengan visi keberlanjutan kami.” kata Elim melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Sabtu (11/8/2018).

Roadmap Keberlanjutan 2020 APP Sinar Mas menjabarkan komitmen khusus untuk mendukung reboisasi, konservasi, dan keanekaragaman hayati, serta mengatasi perubahan iklim. Sejak 2013, APP Sinar Mas telah banyak berinvestasi di bidang ini dan telah berupaya untuk mengidentifikasi dan melindungi lebih dari 600.000 hektar hutan alam di seluruh konsesi pemasoknya.

Dengan mendukung proyek-proyek seperti MERA, APP Sinar Mas telah mampu memperluas upaya keberlanjutannya di luar batas konsesi.

MERA adalah sebuah wadah nasional bagi para pemangku kepentingan terkait untuk memastikan keberlangsungan perlindungan dan pemulihan ekosistem bakau di seluruh nusantara.

Diluncurkan pada 26 Juli 2018 oleh Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, MERA bertujuan mengurangi kerentanan masyarakat pesisir, sumber daya alam dan aset penting pada tahun 2022.

Antara lain, dengan mempromosikan pengelolaan yang efektif dan menerapkan strategi untuk melestarikan dan memulihkan lanskap bakau. Pada tahap pertama, MERA berencana untuk memulihkan 500 hektar bakau di tiga wilayah di sekitar Teluk Jakarta, yaitu Muara Angke di Jakarta Utara, Muara Gembong di Bekasi, dan Muasa Cisadane di Tangerang.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

IHSG - Bursa Efek Indonesia (Dok INDUSTRY.co.id)

Rabu, 26 September 2018 - 09:53 WIB

Fundamental Stabil Hari Ini Cermati Sepuluh Saham

INDUSTRY.co.id

Jakarta - IHSG saat ini jelang pergantian bulan sekaligus pergantian kuartal dimana rilis data perekonomian awal bulan suku bunga dan inflasi yang…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 26 September 2018 - 09:20 WIB

IHSG Dalam Zona Negatif

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Diperkirakan IHSG masih akan bergerak pada zona negatif meskipun terbatas dengan rentan pergerakan 5781-5903. Saham-saham yang masih dapat…

Gondola Climbing

Rabu, 26 September 2018 - 08:50 WIB

Jebsen &Jessen; dan Solusinya Industri Indonesia untuk Tingkatkan National Competitiveness

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Chairman Jebsen & Jessen (SEA), Heinrich Jessen mengemukakan bahwa group perusahaan memberikan dukungan terhadap agenda pertumbuhan ekonomi…

Samsung Salurkan Donasi Senilai Rp 1,5 Miliar Untuk Korban Gempa Lombok

Rabu, 26 September 2018 - 08:20 WIB

Gandeng PMI, Samsung Salurkan Donasi Senilai Rp 1,5 Miliar Untuk Korban Gempa Lombok

Samsung Peduli Lombok Bersama PMI Bangun 500 Hunian Sementara, Pengadaan 200.000 liter Air Bersih, dan Layanan Kesehatan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Rabu, 26 September 2018 - 08:02 WIB

Menteri PUPR Dukung BUMN Karya Kembangkan Sayap Go International

Kemampuan memenuhi standar mutu internasional diperlukan untuk meningkatkan ekspor jasa konstruksi nasional. Salah satu negara yang telah menjadi tujuan ekspor jasa konstruksi Indonesia adalah…