Warganegara Inggris Ditunjuk Jadi Direktur Sawit Sumbermas Sarana
Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 14 Desember 2016 - 14:50 WIB

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemegang saham PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hari ini menyetujui pengangkatan Nicholas Justin, seorang warganegara Inggris, menjadi salah satu anggota direksi perseroan.
“Pengangkatan Nicholas Justin menjadi salah satu direktur melalui RUPS hari ini bertujuan untuk memperkuat kinerja perseroan kedepan,” ujar Vallauthan Subraminam, Direktur Utama SSMS, kepada wartawan usai RUPS di Jakarta, Rabu (14/12).
Nicholas Justin adalah warganegara Inggris yang lahir di Preston pada 1966. Beliau pernah menjabat sebagai Chief Financial Officer di Hot Head International pada 2006-2011 serta konsultan independen pada 2011-2016.
“Dengan pengalamannya tersebut, bergabungnya Nicholas di jajaran direksi Sawit Sumbermas Sarana merupakan sebuah berkat. Karena itu, kami berharap pak Nick akan berkomitmen untuk perusahaan ini,” papar Vallauthan.
Sementara itu, Nicholas Justin mengungkapkan bahwa dirinya akan berkomitmen untuk mengembangkan perseroan. “Ini menjadi kesempatan kerja yang penting bagi saya sehingga saya berkesempatan untuk memajukan perseroan dalam tahun-tahun mendatang,” kata Nick.
Dalam kesempatan tersebut, Vallauthan juga mengemukakan, perseroan saat ini sedang melakukan ekspansi usaha untuk mengembangkan luas areal tanam melalui skema akuisisi. “Kami akan terus menambah luas lahan perkebunan sawit dari saat ini seluas 100.000 hektar. Cara yang akan kami tempuh adalah melalui akuisisi,” tukasnya.
Lebih lanjut Vallauthan memaparkan, manajemen perseroan akan melaksanakan akuisisi sepanjang hal itu memenuhi sejumlah aspek, yakni aspek lingkungan, kualitas, perizinan, dan lokasi. Perseroan berencana mengakuisisi lahan kelapa sawit di Kalimantan Tengah.
Pada akhir 2015, demikian Vallauthan, manajemen perseroan telah mengakuisisi dua perusahaan sawit di Kalimantan Tengah, yakni PT Mirza Pratama Putra (MPP) dan PT Menteng Kencana Mas (MKM), dengan nilai transaksi sekitar US$50 juta.
Pasca tindakan korporasi tersebut, maka total lahan (landbank) milik perseroan hingga kini mencapai 100.000 hektar dimana sekitar 70.940 hektar merupakan areal tertanam. Hingga akhir 2015, total tandan buah segar (TBS) yang diolah di pabrik kelapa sawit perseroan tercatat sebanyak 1,35 juta ton yang menghasilkan 321.238 ton minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO). (abr)
Baca Juga
BPDP Tampilkan Inovasi Produk Sawit dan Dukung UMKM di FHI 2025 Jakarta
BPDP dan Ditjenbun Libatkan AKPY Latih Petani Sawit Sulteng, Ini…
PT Tribuana Solusi Inovasi Teknologi Luncurkan Drone DJI Agras T100…
AKPY Didukung BPDP dan Ditjenbun Tingkatkan Kompetensi Petani Sawit…
Jalin Kemitraan Strategis dengan Sektor Perdagangan dan Investasi,…
Industri Hari Ini

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:31 WIB
Haidar Alwi: Jangan Biarkan Duka Ojol Dipolitisasi, Waspadai Narasi Provokatif
Jakarta-R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, menyampaikan duka mendalam atas insiden yang merenggut nyawa pengemudi ojek online (ojol) dalam aksi demonstrasi di…

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:31 WIB
Perkuat Kemitraan di Indonesia, MBS Asia Fokus pada Pengembangan Pemimpin, Transformasi Digital, dan Visi 2045
Melbourne Business School Asia (MBS Asia), bagian regional dari Melbourne Business School, merayakan ulang tahun yang ke-10 sebagai wujud komitmen dalam mengembangkan pemimpin di kawasan Asia-Pasifik.…

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:10 WIB
BRI Life Dianugerahi Penghargaan Indonesia Best Life Insurance 2025
PT Asuransi BRI Life kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan di Indonesia melalui transformasi digital. Atas konsistensi dan inovasi yang dijalankan, BRI Life berhasil…

Jumat, 29 Agustus 2025 - 15:43 WIB
Qiscus Perkenalkan AgentLabs dan Inovasi Lainnya Dalam Ajang Tahunan Conversa 5.0
Qiscus, penyedia platform agentic customer engagement terdepan di Asia Tenggara, resmi memperkenalkan AgentLabs dan inovasi lainnya dalam ajang tahunan Conversa 5.0.

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:42 WIB
Solusi Perlindungan dan Keuangan untuk Nasabah Affluent, FWD Insurance Luncurkan FWD Essential Future
Ditengah ketidakpastian ekonomi dunia, perekonomian Indonesia masih berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,87% year-o-year (yoy) pada kuartal I-2025.
Komentar Berita