INDUSTRY.co.id - Efisiensi energi menjadi salah satu fokus dalam pengembangan bangunan berkelanjutan di Indonesia. Sektor bangunan menyumbang sekitar 33% emisi gas rumah kaca nasional pada periode 2011–2021, sehingga penghematan energi menjadi bagian penting dalam upaya menekan emisi karbon.

Dalam upaya mendukung target tersebut, pemilihan sistem tata udara atau heating, ventilation, and air conditioning (HVAC) menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Sistem pendingin ruangan berperan dalam penggunaan energi bangunan, terutama pada gedung perkantoran, hotel, dan pusat perbelanjaan.

Dua sistem tata udara, VRV 6X dan VRV 6A, memperoleh sertifikasi Green Label Indonesia dengan predikat Platinum dari Green Product Council Indonesia (GPCI). Keduanya menjadi sistem pendingin udara kategori Variable Refrigerant Volume (VRV) pertama yang meraih sertifikasi tersebut.

Assistant General Manager Consulting Sales PT Daikin Airconditioning Indonesia, Meli Nuraeni, mengatakan penerapan bangunan hijau membutuhkan pertimbangan menyeluruh, termasuk pemilihan sistem tata udara yang sesuai dengan kebutuhan bangunan.

“Penerapan prinsip bangunan hijau membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, termasuk dalam pemilihan sistem tata udara yang dapat mendukung efisiensi energi dan kinerja bangunan,” ujar Meli, Sabtu (24/10/2026).