INDUSTRY.co.id, Jakarta - Transformasi digital pelaku UMKM kembali didorong melalui program “Waktunya STARt! Jadi Juragan UMKM” yang menghadirkan pendampingan langsung mulai dari pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, hingga pelatihan konten video. Kegiatan ini menyoroti pentingnya kesiapan UMKM tidak hanya masuk ke pasar digital, tetapi juga mampu bersaing secara berkelanjutan.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa ekosistem e-commerce kini menjadi arena utama pertumbuhan usaha mikro. Menurutnya, kolaborasi dengan platform seperti Tokopedia dan TikTok Shop menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan di platform digital tidak cukup hanya mengandalkan strategi pemasaran. “Kualitas produk tetap menjadi kunci utama. Jika hanya fokus pada promosi tanpa menjaga mutu, konsumen akan meninggalkan,” ujarnya, Minggu (20/6/2026).

Program ini juga menekankan pentingnya keseimbangan dalam ekosistem digital antara pelaku UMKM dan marketplace. Pemerintah, kata Maman, berperan menjaga agar hubungan tersebut tetap sehat dan berkeadilan, sehingga pertumbuhan bisnis dapat dirasakan semua pihak.