INDUSTRY.co.id - Denpasar - Vice President Corporate Communication PT Pegadaian Basuki Tri Andayani memperoleh penghargaan sebagai Tokoh Pemimpin PR Berpengaruh 2021 Kategori Korporasi versi majalah PR Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara puncak Jambore PR Indonesia di Denpasar, Jumat (10/12/2021).
Founder dan CEO PR Indonesia Asmono Wikan dalam sambutannya mengatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan berdasarkan dua aspek penilaian utama.
“Dewan juri mempertimbangkan dua hal utama yaitu kinerja pemimpin Public Relations dalam publikasi korporasi dan popularitas personal PR dalam mendukung peningkatan reputasi perusahaan. Hal ini penting mengingat posisi PR sebagai garda terdepan komunikasi perusahaan sangat merepresentasikan wajah korporasi” kata Asmono.
Jambore PR Indonesia merupakan ajang pertemuan terbesar Insan PR yang dihadiri oleh lebih dari 150 praktisi yang berasal dari kementerian/lembaga pemerintah, Humas Pemda I dan II, BUMN dan Anak Usaha BUMN, Perusahaan Swasta, maupun perusahaan konsultan PR. Tahun ini memasuki tahun ke-7 yang diisi dengan acara workshop bertema “Transformasi Komunikasi untuk Keberlanjutan Bangsa”.
Sementara itu VP Corporate Communication PT Pegadaian Basuki Tri Andayani menyatakan rasa syukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada semua pemangku kepentingan atas penghargaan tersebut.
“Penghargaan PR Indonesia ini merupakan karunia Allah SWT dan buah kerja keras seluruh tim komunikasi perusahaan yang didukung oleh semua pemangku kepentingan. Tanpa kerja keras dan kerja sama yang solid seluruh tim, saya kira hal ini mustahil terjadi” kata Basuki.
Basuki berharap, penghargaan ini semakin meningkatkan semangat berkarya mengingat tantangan komunikasi kedepan semakin kompleks. Insan PR harus terus meningkatkan kompetensi komunikasi digital agar semakin tangkas dan adaptif menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
PT Pegadaian saat ini tengah melaksanakan program transformasi baik digital, kultural maupun tranfromasi bisnis. Program ini tentu harus didukung oleh semua pihak termasuk tim komunikasi perusahaan. Maka manajemen pun terus meningkatkan kompetensi para praktisi humas Pegadaian baik pusat maupun wilayah.
Salah satu program yang dicanangkan adalah standardisasi kompetensi kehumasan. Secara bertahap para karyawan yang bertugas di bidang kehumasan diikutsertakan dalam program sertifikasi.
“Pendek kata, saya ingin seluruh tim humas Pegadaian memiliki label SNI,” selorohnya.