Suntik Vaksin Saja Tidak Cukup, Cegah Virus Corona Omicron Ikuti Petujuk Dokter

Oleh : Herry Barus | Rabu, 08 Desember 2021 - 08:00 WIB

Cegah Virus Corona Omicron Ikuti Petujuk Dokter
Cegah Virus Corona Omicron Ikuti Petujuk Dokter

INDUSTRY.co.id - Karawaci-  Penelitian untuk memahami lebih jauh mengenai varian baru virus corona, yakni varian B.1.1. 529 atau varian Omicron masih diupayakan para peneliti dunia. Sejumlah aspek penelitian dilakukan pada tingkat infeksi dan gejala; termasuk efektivitas vaksin dan efektivitas pengobatan. Tes diagnostik dilakukan agar upaya pencegahan penyebaran optimal. Selain itu, Badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO), memberikan sejumlah rekomendasi tindakan untuk negara dan individu agar melakukan langkah-langkah pencegahan varian Omicron.

Siloam Hospitals sebagai perusahaan pada industri layanan kesehatan turut berupaya melalui upaya pencegahan dan kerjasama penelitian akan varian baru virus Corona Omicron, upaya edukasi secara menyeluruh disiarkan sekaligus secara bersamaan melalui tiga akun live Instagram, yaitu Siloam Hospitals, Siloam Hospitals Lippo Village dan Siloam Hospitals Surabaya. Edukasi bincang kesehatan bertajuk : "Sudah Vaksin, Masih Bisa Kena Omicron? Melalui dua narasumber, Dr.dr Allen Widysanto Sp.P-FAPSR  dokter Spesialis Paru dari Siloam Hospital Lippo Village dan dr Diane Lukito Setiawan Sp.PK., dokter Spesialis Patologi Klinik dari Siloam Hospital Surabaya, Senin, 06/12/2021.

Covid-19 Varian Omicron

Dokter spesialis Patologi Klinik dari Siloam Hospital Surabaya, dr. Diane Lukito Setiawan Sp.PK., secara umum menyampaikan, virus memiliki kemampuan untuk mempertahankan hidupnya melalui sistem mutasi, yaitu dengan meloloskan diri dari sistem imun yang ada pada tubuh manusia ataupun antibodi yang di dapat melalui vaksinasi. Akan kemampuan virus SARS-CoV2 varian Omicron ini, dikatakan Diane Lukito, dunia kedokteran dan Patologi Klinik masih mempelajari  "Sifatnya yang cenderung me- Reinfeksi Cepat pada pasien pasien survivor atau yang pernah terkena paparan Covid-19," imbuh Diane Lukito.

"Hingga saat ini, upaya pencegahan yang paling optimal melalui target vaksinasi dengan dosis penuh tercapai di masyarakat  diiringi pelaksanaan Protokol Kesehatan secara berkelanjutan. Adapun tes PCR masih merupakan 'golden standard' dalam mendeteksi virus SarsCov-2 dan beberapa virus lainnya seperti HIV dan Hepatitis, namun untuk mendeteksi sejumlah varian- Covid-19 yang ada, perlu tindakan lanjutan Whole Genome Sequencing (WGS) yang dilakukan pada spesimen dengan hasil PCR positif," tutur dokter Diane Lukito.

Dari edukasinya, Diane Lukito mengingatkan akan variasi respon terhadap vaksin, antibodi bahkan paparan virus Omicron pada setiap manusia memang cenderung berbeda. "Namun, mekanisme immune escape pada virus (Omicron) ini yang terus diteliti ahli. Untuk sementara, vaksin booster bagi banyak 'kalangan' seperti kalangan medis dan kalangan yang rentan dirasa perlu bahkan penting" tegasnya.

Pada akhir edukasi, dokter spesialis Patologi Klinik dari Siloam Hospital Surabaya, dr. Diane Lukito Setiawan Sp.PK. mengingatkan pencegahan maupun pengobatan atas paparan Corona Omicron ini kembali ke setiap individu.

"Sangat tergantung dari setiap individu di periode Pandemi Covid-19 ini dalam menjalani periode pandemi. Kuncinya agar tetap bisa aktivitas adalah disiplin protokol kesehatan lalu perkuat sistem imun dengan vaksinasi, makan makanan bergizi, tidur yang cukup dan olahraga teratur, dan segera melakukan pemeriksaan bila didapatkan gejala" pungkas Diane Lukito kepada lebih dari 200 viewer yang antusias mengikuti edukasi hingga sesi tanya jawab berlangsung.

Di kesempatan selanjutnya, Dr.dr Allen Widysanto Sp.P-FAPSR.,  dokter Spesialis Paru dari Siloam Hospital Lippo Village menilai akan varian Omicron 'disinyalir' transmisinya beberapa kali lipat lebih cepat dari varian lainnya, dengan kecenderungan yang dirasakan adalah Gejala Sistemik seperti: pusing dan sakit kepala dibanding gejala Repirasi seperti : batuk, pilek hingga hilang penciuman.

"Pada prinsipnya tatalaksana pasien terpapar covid-19 varian Omicron sama dengan sejumlah varian  yang telah muncul sebelumnya. Akan hal tersebut, penelitian dan observasi masih terus berlanjut pada dunia kedokteran khusus nya tentang varian Omicron ini. Salah satu contoh di benua Afrika, paparan virus yang terus meningkat dengan presentasi paparan pada anak usia 9-12 tahun yang cukup tinggi, " ungkap Allen Widyasanto.

Terkait upaya dan hasil penelitian serta efektivitas vaksin, disampaikan Doktor Allen Siloam Hospitals Group terus melakukan studi dengan para ahli spesialis yang melibatkan para perawat dan pihak terkait tentang titer antibodi yang didapat setelah mendapatkan vaksin.

Efektivitas vaksin masih dinilai efektif walaupun kesembuhan seorang pasien Covid-19 adalah 'multi factoral'. "Di kesempatan ini saya ikut mengingatkan bahwa vaksin adalah salah satu integral pentingnya," pungkas doktor Allen.

Cara Mencegah Covid-19 Varian Omicron Menurut WHO :

Dilansir dari laman resmi WHO, langkah yang paling efektif yang dapat dilakukan individu untuk mengurangi infeksi dan mencegah Covid-19, termasuk varian Omicron adalah:

Menjaga jarak fisik minimal satu meter dari orang lain.

Memakai masker dengan benar.

Membuka jendela untuk meningkatkan sirkulasi udara di dalam ruangan.

Menghindari ruangan yang ramai dan bervintilasi buruk.

Mencuci tangan dengan sabun dan air.

Menerapkan etika bersin dan batuk.

Mendapatkan vaksin Covid-19 hingga dosis penuh.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Krakatau Sarana Properti Jajaki Ekspansi Kerjasama Dengan PT Asahimas Chemical

Rabu, 19 Januari 2022 - 21:43 WIB

Krakatau Sarana Properti Jajaki Peluang Kerjasama Dengan Perusahaan Asal Jepang, PT Asahimas Chemical

Krakatau Sarana Properti (KSP) terus melakukan ekspansi bisnis dengan para mitranya. Terbaru, KSP tengah menjajaki peluang kerjasama dengan PT Asahimas Chemical (ASC), perusahaan asal Jepang…

PT Pertamina Trans Kontinental Raih Sertifikat ISO 37001:2016

Rabu, 19 Januari 2022 - 20:09 WIB

PT Pertamina Trans Kontinental Raih Sertifikat ISO 37001:2016

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), anak usaha dari PT Pertamina International Shipping (PIS) Subholding Integrated Marine and Logistics (IML), memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 dengan…

SUN Energy Teken Nota Kesepahaman Dengan Sojitz Indonesia

Rabu, 19 Januari 2022 - 19:59 WIB

Wujudkan Energi Hijau, SUN Energy dan Sojitz Indonesia Kembangkan Proyek PLTS di Kawasan Industri GIIC

Dalam mewujudkan target bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebesar 23% di tahun 2025, kawasan industri mempunyai peran yang sangat penting. Mengingat kegiatan operasional di kawasan industri…

Menteri Pendidikan Nadiem Makarim

Rabu, 19 Januari 2022 - 19:38 WIB

Lapor Pak Nadiem, Ternyata Guru Honorer PPPK Tidak Semuanya Senang Lho!

Jakarta-Para guru honorer yang sudah resmi diterima sebagai Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK), terutama yang berasal dari sekolah swasta masih menghadapi masalah.

PT Pegadaian menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban bencana gempa Banten di Kecamatan Sumur, Pandeglang.

Rabu, 19 Januari 2022 - 19:23 WIB

Peduli Gempa Banten, Pegadaian Serahkan Bantuan untuk Warga Pandeglang

Pandeglang- PT Pegadaian menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban bencana gempa Banten di Kecamatan Sumur, Pandeglang.