Tren Pemasaran Digital Lebih Efektik dan hemat

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 04 Desember 2021 - 16:05 WIB

Ilustrasi UMKM
Ilustrasi UMKM

INDUSTRY.co.id - Konon, kini melakukan pemasaran lebih mudah, efisien dan efektif saat di ruang digital. Media digital yang digunakan hampir semua kalangan dalam waktu yang sering dalam setiap harinya membuat pemasaran online dinilai efektif.

Pemasaran digital paling sederhana dapat dilakukan lewat email dengan cara blast email atau newsletter. Dimulai dari jika konsumen mengikuti akun media sosial sebuah brand. Kuncinya, jika mereka sudah tahu email konsumennya dapat langsung memberikan email penawaran dan promosi.

Namun menurut Ignasius Wisnu, Channel Manager ABB Indonesia Robotic cara pemasaran via email ini kurang efektif karena orang kurang suka membuka email seperti ini. Ada juga Pay per click yakni layanan iklan dari mesin pencarian. Saat membuka website kita sering melihat ada iklan berbentuk kotak di bawah. Itu adalah iklan yang pengiklan baru akan bayar jika calon konsumen mengklik kotak tersebut ini cukup menarik untuk membuat pelanggan mengklik.

"Pemasaran digital itu terdiri dari konten pemasaran berupa video dan foto produk, video company profile dan grafis. Harus diperhatikan ialah target market atau konsumen spesifik sehingga nanti dibuatkan konten yang relevan dengan mereka. Membuat konten juga harus konsisten, ada jadwal sendiri kapan konten diunggah di media sosial brand kita. Jangan lupa untuk tahu tren sehingga brand dapat ikut masuk dalam hype tren tersebut," pesannya saat mengisi webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kota Bandung, Jawa Barat, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Cara pemasaran digital lain yang efektif instant messaging yang dilakukan di platform pesan. Teknik ini efektif karena lebih dekat dengan calon konsumen yang masih kerabat, teman dan keluarga yang kontaknya ada di dalam aplikasi pesan kita. Media sosial pun dapat dipakai untuk pemasaran, karena pemanfaatan media sosial ini sangat bagus untuk membranding produk. 

Kemudian ada affiliate marketing yakni bagian dari digital marketing untuk berkolaborasi pola pemasaran yang terjadi antara pemilik bisnis dengan influencer. Misalnya, BTS meal itu bentuk kerjasama McD dengan idol KPop. Mereka saling diuntungkan dan tentu ada kerjasama untuk proyek ini.

"Perlu diketahui, dalam digital marketing ada SEO (Search Engine Optimization) atau menempatkan konten atau website agar berada selalu di atas daftar pencarian keyword. Ada algoritma yang bisa dilakukan secara gratis, tentu ini ada cara-cara khusus. Bisa juga menggunakan jasa konsultan, mereka profesional yang sudah mempunya kata kunci tertentu yang dapat memebuat website kita ada di atas," jelasnya.

Pemasaran digital ini berguna untuk mendekatkan brand dengan konsumen bahkan untuk berinteraksi. Meningkatkan penjualan karena spektrum akan luas. Pemasaran digital ini tentu akan hemat biaya produksi karena menggunakan internet. Brand atau perusahaan dapat melayani konsumen secara cepat dan meningkatkan kompetitif usaha mereka.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi.

Webinar wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (03/12/2021) juga menghadirkan pembicara, Shanti Kusmiati (Pengurus Pusat Relawan TIK Indonesia), Nindy Tri Jayanti (Entrepreneur dan Penggiat UMKM), Dicky Renaldi (Konten Kreator Siberkreasi), dan Yumna Aisyah sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Para anggota Direksi PT Summarecon Agung Tbk yang mengikuti acara paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (07/07/2022) di Jakarta. (Foto: Humas Summarecon Agung)

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:26 WIB

Kontribusi Usaha Summarecon Dukung Perekonomian Indonesia di Masa Pandemi

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menghadapi kondisi yang penuh tantangan untuk melalui masa pandemi Covid-19 dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun. Pasalnya, beragam pembatasan mobilitas yang…

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:22 WIB

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membenahi sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Delapan…

Direktur Retail Banking BSI Ngatari (kiri) dan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kanan) saat meresmikan Program Hujan Emas BSI 2022 di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta.

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:18 WIB

Dorong Investasi Emas di Masyarakat, BSI Lakukan Program Hujan Emas

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mendorong minat masyarakat dalam berinvestasi khususnya melalui instrumen logam mulia atau emas lewat Program Hujan Emas.

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:17 WIB

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Menurut laporan We Are Social, penggunaan internet di Indonesia untuk bersosial media menghabiskan 197 menit atau sekitar 3,2 jam per harinya. Seperti yang sudah kita tahu, media sosial digunakan…

Bank OCBC NISP dan Chandra Asri Teken Fasilitas Pinjaman 10 Tahun Sebesar US$100 Juta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:11 WIB

Fasilitasi Bisnis Industri Petrokimia, Bank OCBC NISP dan Chandra Asri Teken Fasilitas Pinjaman 10 Tahun Sebesar US$100 Juta

Pembiayaan yang diberikan oleh Bank OCBC NISP adalah bagian dari komitmen Bank untuk mendukung Chandra Asri agar dapat secara berkesinambungan mengembangkan bisnisnya.