INDUSTRY.co.id - Jakarta — BSI Maslahat kembali menghadirkan Program Kurban Maslahat 1447 H dengan mengusung tema “Langkah Emas Peduli Negeri”. Melalui program ini, BSI Maslahat mengajak masyarakat untuk memaknai ibadah kurban tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai sarana menghadirkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan.
Program Kurban Maslahat dirancang untuk menjangkau masyarakat yang memiliki
keterbatasan akses terhadap daging kurban, termasuk wilayah 3T (Tertinggal,
Terdepan, dan Terluar), masyarakat dhuafa, pondok pesantren, masjid binaan BSI,
lembaga pendidikan, hingga wilayah terdampak bencana.
Pada tahun 1447 H, program kurban BSI Maslahat dan BSI berhasil menghimpun
27.902 setara domba/kambing dengan manfaat yang menjangkau lebih dari 279
ribu penerima manfaat. Penyaluran dilakukan di 39 titik yang tersebar di 12 provinsi
dan 31 kabupaten/kota di Indonesia, serta menjangkau pengungsi Palestina di
Lebanon, Yordania, dan Suriah.
Livestreaming Kurban sebagai Wujud Transparansi
Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan amanah para pekurban (mudhohi), BSI Maslahat kembali menghadirkan layanan
Livestreaming Kurban 1447 H melalui kanal YouTube resmi BSI Maslahat.
Melalui layanan ini, para mudhohi dapat menyaksikan secara langsung proses
penyembelihan hewan kurban yang telah diamanahkan kepada BSI Maslahat. Siaran
langsung dilaksanakan selama tiga hari pelaksanaan kurban dari berbagai titik
penyembelihan di Indonesia hingga Palestina.
Direktur Sales & Distribution BSI Maslahat, Nasrudin, mengatakan bahwa layanan
livestreaming merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat
terhadap pengelolaan kurban.
"Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas, BSI Maslahat
memberikan kesempatan kepada para mudhohi untuk menyaksikan secara langsung proses penyembelihan hewan kurban melalui siaran livestreaming. Kami
mengucapkan terima kasih kepada seluruh mudhohi yang telah mempercayakan
ibadah kurbannya kepada BSI Maslahat," ujarnya.
Salah satu mudhohi, Euis Atilah, mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut.
"Saya sudah menonton livestreaming penyembelihan hewan kurban saya. Terima
kasih atas bantuannya, semoga Allah membalas kebaikan semuanya," tuturnya.
Hal serupa disampaikan Eka Meifrina yang mengapresiasi pelaksanaan kurban BSI
Maslahat.
"Alhamdulillah, terima kasih BSI Maslahat untuk program kurban dan pelaksanaannya
yang amanah," ujarnya.
Kurban yang Berdampak dan Berkelanjutan
Selain mengedepankan transparansi, BSI Maslahat juga menerapkan prinsip
keberlanjutan dalam pelaksanaan kurban. Seluruh proses penyembelihan dilakukan
sesuai syariat Islam dengan melibatkan juru sembelih halal yang kompeten dan
profesional.
Untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, distribusi daging kurban
menggunakan kemasan besek bambu yang lebih ramah lingkungan. Langkah ini
menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance
(ESG) yang terus dikembangkan BSI Maslahat.
Program Kurban Maslahat juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat
melalui keterlibatan 37 peternak lokal, termasuk 19 UMKM dan desa binaan BSI,
dalam penyediaan hewan kurban. Kolaborasi ini tidak hanya memastikan kualitas
hewan kurban, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan peternak dan
memperkuat ekosistem peternakan rakyat.
Melalui Program Kurban Maslahat 1447 H, BSI Maslahat terus menghadirkan kurban
yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial,
menggerakkan ekonomi umat, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi
masyarakat Indonesia hingga Palestina.