INDUSTRY.co.id - Jakarta — PT Unilever Indonesia Tbk melalui merek Dove Hairfall Control meluncurkan kampanye terbaru bertajuk “Flip the Focus” sebagai upaya memperkuat keterlibatan konsumen sekaligus memperluas pasar produk perawatan rambut rontok berbasis perawatan kulit kepala yang dipersonalisasi. Kampanye ini mengusung pesan bahwa setiap proses pertumbuhan, termasuk pemulihan rambut, layak dirayakan di tengah kesibukan dan tekanan yang dihadapi masyarakat modern.

Advertisement

Peluncuran kampanye tersebut berangkat dari pengalaman banyak masyarakat Indonesia yang menghadapi masalah kerontokan rambut. Salah satunya dialami Hanny Soegianto, seorang ibu sekaligus kreator konten asal Bandung yang mengalami kerontokan rambut parah setelah melahirkan. Kondisi tersebut bahkan menyebabkan munculnya area pitak dan sempat memengaruhi kepercayaan dirinya.

Namun, Hanny mengaku mulai mengubah cara pandangnya ketika melihat tumbuhnya baby hair di tengah kondisi tersebut. “Menjadi ibu benar-benar tugas mulia. Aku merasa bisa menyayangi orang lain lebih dari diri aku sendiri,” ujar Hanny.

Advertisement

Demand Generation Lead for Premium Hair & Innovation Unilever Indonesia, Shakina Dharma, mengatakan Dove ingin mengajak masyarakat untuk lebih menghargai setiap proses pertumbuhan yang terjadi, termasuk kemunculan rambut baru yang sering kali luput diperhatikan.

“Kami percaya bahwa setiap proses sekecil apa pun layak untuk dirayakan. Melalui gerakan Flip the Focus, Dove ingin mengubah rasa khawatir menjadi optimisme dengan membantu masyarakat melihat progres nyata yang sering kali terlewat. Kemunculan baby hair menjadi bukti nyata bahwa di balik setiap tantangan, selalu ada proses yang tetap bertumbuh. Sama seperti potensi diri kita, Dove hadir sebagai teman seperjalanan untuk mengajak setiap individu flip the focus dan bangkit menjadi lebih kuat,” kata Shakina.

Advertisement

Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Dove menghadirkan film dokumenter pendek yang menampilkan kisah nyata perjalanan pertumbuhan rambut dari sejumlah figur dengan latar belakang berbeda, mulai dari pekerja industri kreatif, pelari, entrepreneur, hingga kreator konten. Cerita mereka kemudian dihadirkan dalam bentuk pameran interaktif bertajuk “Real Growth Gallery” yang berlangsung di Fashion Atrium Mall Kota Kasablanka, Jakarta, pada 2-7 Juni 2026.

Melalui pameran tersebut, masyarakat diajak untuk membagikan pengalaman pertumbuhan diri mereka dan mengalihkan fokus dari kehilangan menuju pencapaian yang telah diraih. Materi visual kampanye itu juga diputar di sejumlah titik strategis di Jakarta guna memperluas jangkauan pesan kepada publik.

Advertisement

Di sisi produk, Dove Hairfall Control memperkenalkan pendekatan personalized scalp care yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai jenis kulit kepala masyarakat Indonesia. Perusahaan menilai kesehatan kulit kepala menjadi fondasi penting dalam mengatasi masalah rambut rontok dan mendukung pertumbuhan rambut yang lebih kuat.

Produk ini diformulasikan bersama para ahli rambut dan dilengkapi kandungan seperti Biotin, Micellar, Niacinamide, serta Hyaluron. Dove mengklaim formulasi tersebut mampu membantu mengurangi kerontokan dan menumbuhkan lebih dari 2.700 helai rambut dalam empat minggu.

Melalui kampanye “Flip the Focus”, Dove tidak hanya memperkuat posisi di segmen perawatan rambut, tetapi juga membangun pendekatan emosional dengan konsumen melalui narasi pertumbuhan dan optimisme yang relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.