INDUSTRY.co.id - Jakarta - Fashion enthusiast Judithya Pitana, mengatakan bahwa fashion sendiri dapat diartikan sebagai cara untuk mengekspresikan siapa diri kita tanpa harus berbicara dan hal ini pun terus berkembang.  

"Sejak terjadinya pandemi COVID-19, ada perubahan signifikan yang terjadi menyangkut cara berpakaian. Penjualan loungewear pun juga meningkat lebih dari 1000% selama pandemi, yang artinya utilitas dan kenyamanan menjadi hal penting bagi pembeli," ujar Judithya pada Fashion Bootcamp SoKlin Pewangi #SahabatOutfitNo1 beberapa waktu lalu.
 
Pada acara yang bertajuk “Streetwear Andalan Segala Aktivitasmu” tersebut, wanita yang akrab disapa Judith ini menyebutkan ada 6 tren yang diprediksi menjadi besar di tahun 2022, dengan tema besar streetwear style. Celana pendek a la boxer pun menjadi tren pertama yang mencolok.

"Jika dipadukan dengan structured blazer dan sneakers, celana pendek a la boxer bisa terlihat menarik untuk gaya santai," tambah Judith yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis (2/12/2021).

Tren lain yang diprediksi akan besar adalah Psychedelic Print, yaitu busana bermotif abstrak dengan clashing prints. "Kalau kamu termasuk orang yang jarang mengenakan baju bermotif, padukan psychedelic prints dengan warna-warna basic yang polos," jelasnya.
 
Motif hitam-putih juga jadi salah satu tren yang dapat dicoba, lalu ada oversized blazer yang masih jadi juara tampil boyish dengan sentuhan klasik. "Banyak cara membuat oversized blazer terlihat feminin, misalnya dengan memasangkannya dengan sepatu heels atau tas kecil dan statement accessories," tegas Judith.

Ia juga melihat tren waistcoat jadi idaman di tahun depan. "Padukan dengan palazzo pants, high heels dan aksesori klasik untuk tampilan yang terlihat timeless," tutupnya.

Tissa Biani, seorang aktris dan penyanyi muda berbakat sekaligus Brand Ambassador SoKlin Pewangi mengakui bahwa kesehariannya selalu mengedepankan pemilihan outfit yang tepat serta kenyamanan dalam berpakaian karena hal ini membantunya untuk tetap produktif dan tampil penuh percaya diri.

“Apa pun jenis fashion yang dipilih, kita harus selalu percaya diri dengan pilihan tersebut supaya bisa maksimal dalam mengekpresikan diri, itu kuncinya,” tutur Tissa.
 
Tissa Biani juga mengatakan bahwa Streetwear Style adalah pilihan yang cocok dengan untuk segala jenis kegiatannya.

“Streetwear style ini mudah untuk mix & matchnya. Contohnya, aku sering pakai celana jeans atau kaos, warna dan padu padannya juga sangat bebas yah, kadang aku juga suka pakai outer antara denim atau bomber jacket dan pakai sneakers. Yang terpenting, hal yang harus dipastikan adalah kenyamanan,” tutup Tissa.
 
Fashion bootcamp SoKlin Pewangi episode perdana menghadirkan Elsya Sandria, seorang influencer hijab fashion, yang mengupas tuntas tips dan trick berhijab agar nyaman sepanjang hari. Sebagai hijabers, ia sangat memperhatikan pakaian dan bahan yang digunakan.

“Untuk outfit sehari-hari, aku sesuaikan dengan kebutuhanku. Lalu, untuk pemakaian hijab pilih yang nyaman dipakai, apapun warnanya nggak masalah,” jelas Elsya yang menyukai warna soft dan pastel serta menyukai style feminin yang sesuai dengan kepribadiannya yang ceria.

Selain warna-warna tersebut, Elsya juga sering memakai outfit dengan warna dasar hitam atau putih, bahkan full color sesuai dengan mood saat itu, dengan bahan voal sebagai pilihan utama. “Pada dasarnya apapun bahan hijab tersebut, harus didukung dengan wangi yang bikin segar, nyaman dan tidak gerah seharian,” jelasnya.
 
Dyta Nuruliza, influencer yang kerap membagikan potret OOTD ala Korea di akun sosial medianya, juga berkesempatan untuk membagikan tips berbusana ala Korea dalam rangkaian acara kedua pada fashion bootcamp tersebut.

Menurut Dyta, Korean style mengajarkannya rasa percaya diri walaupun hanya menggunakan pakaian yang simpel. Ia sendiri kerap memadukan kaos model oversized, celana kulot, jogger pants serta beberapa outer yang sesuai untuk Korean Style hariannya.

“Kalau kalian perhatikan, sebenarnya Korean style itu nggak melulu soal baju yang ribet, mahal, atau branded. Kalian bahkan bisa menemukan model-model Korean style di lemari. Jangan lupa juga untuk selalu menyesuaikan baju dengan kondisi dan tempat yang akan kita datangi,” ucapnya.