INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0), Kamis (2/12/2021).
Turut hadir dalam acara peresmian tersebut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia (BPSDMI) Kemenperin Arus Gunawan serta perwakilan negara-negara sahabat.
Dalam sambutannya, Menko Airlangga mengatakan, PIDI 4.0 merupakan bagian penting yang akan menjadi showcase bagi percepatan digitalisasi di Indonesia.
"Nantinya, PIDI 4.0 yang dimiliki oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan menjadi salah satu agenda tinjauan pada SHERPA Meeting tanggal 6-8 Desember 2021 dalam kegiatan site event," kata Airlangga.
Dikatakan Airlangga, transformasi digital menjadi salah satu fokus yang diminta Presiden Joko Widodo di dalam salah satu agenda G20 Indonesia.
Menurut Airlangga, PIDI 4.0 akan menjadi showcase kemajuan teknologi digital di Indonesia khususnya di sektor manufaktur dan yang terkait dengan green industry, dimana green industry adalah bagian dari sustainable membangun yang berkelanjutan.
"Oleh karena itu, kami mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan oleh Kemenperin dan kita bisa melihat beberapa industri yang menjadi mitra dan sudah dilihat kemampuan Indonesia di sektor digitalisasi, karena digitalisasi kedepan sampai tahun 2025 ini di Indonesia sekitar USD 125 miliar dan itu 50% dari ASEAN yang mencapai USD 300 miliar," terangnya.
Sementara itu, Menperin Agus mengatakan, PIDI 4.0 merupakan solusi satu atap dalam percepatan transformasi industri 4.0 di Indonesia, sekaligus menjadi jendela Indonesia 4.0 untuk dunia.
"PIDI 4.0 ini merupakan ide Bapak Menko Airlangga. Tentunya ini menjadikan satu legacy yang telah ditorehkan oleh beliau," kata Menperin Agus.
Nantinya, tambah Agus, PIDI 4.0 akan menjalankan lima pilar utama yaitu pertama, desain yang konseptual untuk showcase. Kedua, kapability building.
"Tentunya ini diharapkan bisa menjadi sarana peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) khususnya sektor industri di Indonesia," terangnya.
Ketiga, peruntukan ekosistem menyediakan akses ekosistem industri 4.0. Keempat, delivery center. Dan kelima, enginering dan artificial intelligence (AI) center.
Saat ini, ungkap Menperin Agus, sudah ada 20 perusahaan yang telah bergabung sebagai mitra dalam ekositem PIDI 4.0. "Tentunya kami berharap PIDI 4.0 turut membantu percepatan industri 4.0 di Indonesia," tutur Agus.