INDUSTRY.co.id - Medan- PT Hutama Karya Persero Pamerkan Proses Pembangunan JTTS PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) turut berpartisipasi dalam kegiatan Kawasan Industri Medan (KIM) Investment Expo 2021 yang diselenggarakan oleh PT Kawasan Industri Medan (Persero) pada tanggal 25 – 27 November 2021, setelah hampir 2 (dua) tahun absen dari kegiatan pameran yang dilakukan secara offline dikarenakan kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia.
Pameran tersebut dibuka langsung oleh Menteri Badan UsahaMilik Negara (BUMN) Republik Indonesia, Erick Thohir pada hari Kamis (25/11/2021).
Dalam sambutannya, Erick Thohir menyampaikan bahwa KIM Investment EXPO ini merupakan wadah berkumpulnya perusahaan produk dan jasa yang merupakan bentuk kerjasama dengan BUMN dan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatra Utara.
"Saya berharap dalam pembangunan kawasan industri di daerah Sumatra Utara nantinya akan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat. Selain itu, kita harus bisa berkolaborasi dengan baik dan gotong royong dalam menghadapi kompetisi yang terjadi saat ini. Baik itu BUMNdengan swasta, BUMN dengan UMKM atau pengusaha daerah maupun investasi luar negeri,’’ ujar Erick Thohir.
Dalam KIM Investment EXPO 2021, Hutama Karya memamerkan dan mengedukas pengunjung mengenai progres pembangunan serta pengoperasian mega proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) hingga lini bisnis yang dimiliki oleh Hutama Karya.
Selain itu, pada hari Jum’at (26/11) dalam acara tersebut juga digelar seminar yang bertemakan “Masa Depan Jalan Tol Trans Sumatera: Mutual Simbiolis dengan Perkembangan Kawasan Industri” dengan narasumber Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPT) Hutama Karya Dwi Aryono Bayuaji, Direktur Jalan Bebas Hambatan (JBH) Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Budi Harimawan, Ketua Umum Himpunan Industri Indonesia Sanny Iskandar, Direktur Bisnis PT Jasa Marga (Persero) Tbk. M. Agus Setiawan, serta Portfolio Director PT Waskita Tollroad Edie Rizliyanto.
Seminar diawali oleh Keynote Speaker dari Agus Gumiwang Kartasasmita selaku Menteri Perindustrian Republik Indonesia. Agus menyampaikan mengenai manfaat pembangunan JTTS yang prioritas pembangunanya dibangun guna konektivitas logistik yang mencakup kawasan industri prioritas yang ada di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJNM) 2020-2024.
“Pembangunan JTTS dibuktikan telah membawakan manfaat karena mempersingkat waktu dan memangkas jarak tempuh hingga 75% dan efisiensi tersebut memberikan kontribusi kepada penurunan biaya logistik oleh karenanya prioritas ekonomi khususnya sektor industri dan sektor hulu di sepanjang koridor tersebut yang telah terbangun akses penghubungnya memberikan dampak positif dari pembangunan JTTS. Kehadiran JTTS akan mempercepat akses masuk dan keluarnya bahan baku barang di wilayah Sumatra yang berdampak pada minat investasi di sepanjang koridor yang telah terhubung, termasuk Kawasan Industri Medan. Kami mendukung kolaborasi lintas sektor dan akan terus berkoordinasi mengatasi tantangan guna mendukung pertumbuhan dan kinerja sektor industri yang cemerlang kedepannya,” tutur Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Republik Indonesia.
Sementara itu, EVP Divisi OPT Hutama Karya Dwi Aryono menyampaikan mengenai progrespembangunan dan pengoperasian JTTS hingga saat ini serta kendala yang dihadapi dalammenjalani penugasan JTTS tersebut. Selain itu, Dwi juga membahas mengenai potensi pengembangan kawasan disekitar tol Binjai – Medan – Tebing Tinggi.
“Selain pembangunan dan pengoperasian tol-nya, Hutama Karya juga turut mengembangkan potensi kawasan disekitar tol, khususnya Binjai – Medan – Tebing Tinggi diantaranya yakni Wilayah Metropolitan Mebidangro, Ki Kuala Tanjung, KEK/KI Sei Mangkel, dan DPP Danau Toba,” terang Dwi.
KIM Investment Expo 2021 merupakan event pameran yang digelar oleh PT Kawasan Industri Medan (KIM) dalam rangka mendukung kemajuan dan perkembangan dunia pendustrian di Indonesia. Selain pameran, dalam event tersebut juga diadakan sejumlah seminar dan penyediaan tenant UMKM.
EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo menngatakan bahwa selama 3 hari, tercatat lebih dari 100 orang mengunjungi booth Hutama Karya dengan rata-rata pengunjung berasal dari kalangan mahasiswa, akademisi, serta berbagai instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Pengunjung yang mampir ke booth Hutama Karya sebagian besar mencari informasi mengenai progres pembangunan JTTS, serta informasi mengenai lini bisnis HK lainnya seperti bendungan dan jembatan, hingga teknologi yang saat ini diterapkan oleh perusahaan seperti HK Toll Apps, Lidar dan BIM. Dalam pameran ini Hutama Karya juga menyiapkan souvenir gratis bagi pengunjung yang mengunggah kegiatannya di booth HKmelalui media sosial. Selain itu, dilakukan pula aktivasi dengan menyelenggarakan Kahoot Games berhadiah khusus,” tutur Tjahjo Purnomo, EVP Sekretaris Perusahaan.
Salah satu pemenang Kahoot Games, Nugraha Subekti dari KIM menyampaikan bahwa aktivasi interaktif di booth Hutama Karya menambah wawasannya terkait Hutama Karya dan Progres JTTS. “Aktivasinya cukup menarik sehingga saya jadi lebih kenal lagi dengan HK dan JTTS, ternyata bisnisnya cukup beragam. Di booth-nya ini saya juga bisa melihat secara langsung contoh dari proyek-proyek yang digarap oleh HK.” Tuturnya.
Hutama Karya berharap dengan berpartisipasi dengan KIM Expo Investment 2021 ini dapat mengedukasi masyarakat dan mendukung pengembangan kawasan yang berada di Wilayah Medan dan juga sebagai ajang silaturahmi yang bermanfaat bagi semua pihak yang hadir.