Pangkas Biaya Angkut, INKA Segera Bangun Pabrik Baru Dekat Pelabuhan

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 05 Juni 2017 - 10:39 WIB

PT Industri Kereta Api (INKA) Madiun
PT Industri Kereta Api (INKA) Madiun

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  PT Industri Kereta Api (Persero) mengalokasikan dana Rp 600 miliar guna membangun pabrik baru pada tahun 2017 ini. Adapun lokasi pabrik baru tersebut nantinya akan dekat dengan pelabuhan.

"Kami akan bangun pabrik baru lagi di tempat lain dekat pelabuhan agar ongkosnya tidak terlalu besar. Karena dari Madiun ke Surabaya kan ongkos angkutnya cukup besar, bisa di atas Rp 100 juta," kata Direktur Utama PT INKA R Agus Haryata Purnomo dalam keterangan persnya kepada awak media, akhir pekan.

Pembangunan pabrik di dekat pelabuhan diharapkan dapat memangkas biaya angkut. Selain itu juga memudahkan aktivitas ekspor.

Hingga kini, PT INKA belum menentukan lokasi yang pasti untuk pembangunan pabrik baru tersebut.

"Yang penting lokasi (pembangunan pabrik) dekat pelabuhan, ada jalan kereta, dan kalau kami kirim (kereta) ke luar negeri akan mudah," kata Agus yang berharap pabrik tersebut dapat mulai beroperasi tahun 2018.

Direktur Keuangan dan SDM PT INKA Mohamad Nur Sodiq mengatakan, pabrik akan dibangun di Jawa Timur. Lokasi yang akan dipilih seperti di Banyuwangi, Probolinggo, dan lain-lain.

Adapun pembangunan pabrik tersebut diperkirakan akan menghabiskan biaya sekitar Rp 600 miliar.

"Pembiayaan kami dapatkan dari penyertaan modal negara (PMN) APBN. Jadi PT INKA dapat PMN Rp 1 triliun dari APBN 2016 dan Rp 600 miliar untuk pembangunan pabrik baru," kata Sodiq.

Sodiq menjelaskan, PT INKA harus membangun pabrik baru ini. Hal itu disebabkan karena pabrik kereta yang terletak di Madiun sudah tak mampu lagi menampung produksi kereta. Tiap tahunnya, PT INKA memproduksi 400 unit kereta.

"Kami mau naikkan kapasitas sampai 700 unit. Jadi harus bangun pabrik baru, karena pabrik lama sudah tidak memungkinkan dan bisa lebih leluasa untuk ekspor," kata Sodiq

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jababeka

Kamis, 18 Juli 2019 - 12:10 WIB

Jababeka Real Estate dan Tata Rapika Globalindo Optimis Dapat Peluang Bisnis di Manufacturing Surabaya

Jababeka Real Estate dan Tata Rapika Globalindo berharap dapat peluang bisnis saat hadir di Pameran Manufacturing Surabaya 2019.

Menteri Pariwisata Arief Yahya

Kamis, 18 Juli 2019 - 12:00 WIB

Menpar AY Pastikan Atraksi Wisata Indonesia Miliki Kualitas Terbaik

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memastikan atraksi wisata Indonesia dalam 100 Calender of Event (CoE) yang telah ditetapkan setiap tahunnya sudahmemiliki kualitas terbaik untuk ditawarkan…

Kawasan Industri Jababeka

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:20 WIB

Acting in Concert Picu Perubahan Pengendalian KIJA

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai USD300 juta. Karena terjadi perubahan pengendali sebagaimana dimaksud dalam perjanjian terkait dengan notes yang…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:05 WIB

Lampaui Rata-rata Nasional, Realisasi Anggaran Kemenperin 2018 Capai 92,28%

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengoptimalkan alokasi anggaran bagi organisasinya dalam rangka mendorong pengembangan industri nasional.

Danau Matano, Sulawesi Selatan. (Foto: IST)

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:00 WIB

Pemerintah Siapkan 10 Danau Dipersiapkan Sebagi Destinasi Pariwisata

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merevitalisasi 10 di antara 15 danau prioritas yang dikembangkan sebagai destinasi pariwisata alam di Indonesia.