Kementerian PUPR Percepat Pengembangan Kawasan Perbatasan Di Kalimantan

Oleh : Hariyanto | Minggu, 28 November 2021 - 12:53 WIB

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur pada kawasan perbatasan untuk memperkokoh negara kesatuan Republik Indonesia serta membuka keterisolasian daerah terpencil, mengurangi biaya kemahalan, dan pemerataan pembangunan di wilayah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal). 

Di Kalimantan, secara bertahap dilaksanakan pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia sepanjang 1.832 kilometer yang berada di 3 provinsi yakni Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Timur (Kaltim), dan Kalimantan Utara (Kaltara). 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan jalan akses dan paralel perbatasan merupakan infrastruktur yang bernilai strategis bagi NKRI dengan fungsi memperkuat pertahanan dan keamanan negara serta  mendorong tumbuhnya embrio pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan. 

"Saya melihat ruas jalan Nanga Era-Batas Kaltim sudah memenuhi standar jalan nasional, lebar tujuh meter. Belum seluruhnya beraspal, sebagian masih  agregat dan tanah yang dipadatkan, dan masih ada yang belum tembus. Kami targetkan hingga tahun 2024 jalan sudah tembus dan sebagian besar beraspal," kata Menteri Basuki saat kunjungan kerja di Provinsi Kalbar  (27/11/2021) bersama Ketua Komisi V DPR RI Lasarus dan Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan.

Di Provinsi Kalbar, pembangunan jalan perbatasan sepanjang 811 km dengan status hingga akhir 2021 sudah tembus seluruhnya. Kondisi jalan berupa tanah sepanjang 277 km, agregat 172 km, dan aspal/rigid 363 km. Pekerjaan pengaspalan diprioritaskan pada area yang dekat permukiman serta terdapat fasilitas umum seperti Puskesmas, pasar, sekolah, dan kantor pemerintahan. Sementara penggunaan lapisan agregat digunakan pada area yang meningkat lalu lintas harian-nya (LHR).

Selanjutnya di Provinsi Kaltim secara keseluruhan jalan perbatasan sepanjang 406 km telah tembus dengan kondisi  tanah 155 km, agregat 165 km, dan aspal 86 km. Ditargetkan pada tahun 2024, jalan perbatasan di Kaltim dapat diselesaikan dalam kondisi aspal 295 km, agregat 63 km, dan sisanya berupa tanah sepanjang 48,5 km. 

Di Provinsi Kaltara secara keseluruhan jalan perbatasan sepanjang 614 km, saat ini masih tersisa sepanjang 36 km yang belum tembus, yakni berada di sekitar Metulang, Kabupaten Malinau hingga Batas Provinsi Kaltim. Sementara untuk jalan yang sudah tembus sepanjang 578 km kondisinya tanah 452 km, agregat 118 km, dan aspal 9 km. 

Selain membuka keterisolasian wilayah, pembangunan jalan perbatasan di Kalimantan juga berfungsi untuk meningkatkan akses menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang juga dibangun Kementerian PUPR. Terdapat 9 PLBN yang sudah selesai maupun on-going di Kalimantan yang meliputi : 5 PLBN (Nanga Badau, Entikong, Aruk, Sei Kelik, Jagoi Babang) di Kalbar dan 4 PLBN (Sei Pancang, Labang, Long Midang, dan Long Nawang) di Kaltara. 

Dengan meningkatnya konektivitas masyarakat menuju kawasan perekonomian PLBN  diharapkan dapat membangkitkan jalur-jalur logistik baru yang mendukung tumbuhnya embrio pusat-pusat pertumbuhan ekonomi kawasan. Di mana barang kebutuhan pokok akan dapat diperoleh dengan lebih mudah dan murah, sehingga dapat mengurangi kesenjangan antarwilayah. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri BUMN Erick Thohir

Senin, 17 Januari 2022 - 07:00 WIB

Transformasi Industri Gula, Ini Hasil Rumusan National Sugar Summit

Kesenjangan antara kebutuhan dan produksi gula masih cukup lebar, walaupun Pemerintah telah berupaya mendorong pelaku usaha gula untuk meningkatkan produksi. Upaya untuk meningkatkan produksi…

DankormarMayjen (Mar) Suhartono

Senin, 17 Januari 2022 - 06:00 WIB

Dankormar Mayjen (Mar) Suhartono Hadiri Peresmian Monumen TNI AL di Madiun

Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono beserta Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Etta Suhartono, menghadiri peresmian tiga Monumen Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista)…

Satgas Yonif 126 KC Laksanakan Fogging ke Rumah-Rumah Warga Perbatasan

Senin, 17 Januari 2022 - 05:00 WIB

Satgas Yonif 126 KC Laksanakan Fogging ke Rumah-Rumah Warga Perbatasan

Satgas Pamtas Yonif 126/KC membantu masyarakat perbatasan di Kampung Kalilapar 1 Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, dalam rangka mengurangi angka penyebaran penyakit malaria. Upaya tersebut,…

Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751 VJS Latihkan Dasar-Dasar Beladiri Pencak Silat

Senin, 17 Januari 2022 - 04:30 WIB

Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751 VJS Latihkan Dasar-Dasar Beladiri Pencak Silat kepada Generasi Muda

Banyaknya warisan budaya Indonesia yang sudah diakui oleh organisasi UNESCO membuat rakyat Indonesia patut merasa bangga, salah satunya warisan budaya bela diri Pencak Silat.

Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751 VJS dan Santri Membuat Kebun Sayuran

Senin, 17 Januari 2022 - 04:05 WIB

Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751 VJS dan Santri Membuat Kebun Sayuran

Pesantren Al-Istiqomah merupakan lembaga pendidikan Islam yang berada di Papua tepatnya di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya. Besarnya lingkungan pesantren membuat banyak lahan kosong yang…