Didominasi Segmen Carton Box, Penjualan SMKL Tumbuh 22 Persen YoY di Periode Sembilan Bulan-2021

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 27 November 2021 - 10:55 WIB

PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL)
PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL), Perseroan yang bergerak di bidang kemasan berbahan dasar karton atau kertas cokelat, berhasil menumbuhkan penjualan sebesar 22% YoY di periode sembilan bulan tahun 2021(9M20).

Laba Bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp72,1 miliar, meningkat signifikan sebesar 268,3% YoY, dari Rp19,6 miliar di tahun sebelumnya.

Seiring dengan peningkatan Laba Usaha yang signifikan, peningkatan Laba Bersih yang signifikan juga disebabkan oleh penurunan Beban Keuangan menjadi Rp43,9 miliar dari Rp51,5 miliar di 9M20.

Saat ini, SMKL memiliki beberapa divisi yang memanfaatkan teknologi pengemasan terkini untuk menghasilkan produk-produk kemasan unggulan.

Hasil produksi divisi-divisi tersebut, yaitu Corrugated Carton Box, Pre-print Corrugated Box, Offset Printing Box, dan Rigid Box. Total penjualan dari produk-produk tersebut pada periode Sembilan bulan tahun 2021 mencapai Rp1,53 triliun atau tumbuh 22% YoY dari periode yang sama tahun sebelumnya.

"Kami selalu berkomitmen untuk memberikan hasil yang terbaik secara konsisten untuk menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan," kata Ang Kinardo, Direktur Utama SMKL yang dikutip INDUSTRY.co.id, Sabtu (27/11/2021).

"Kami akan menjaga kualitas kemasan terbaik yang kami produksi hari ini, sehingga hasil produksi kami esok hari atau beberapa tahun kedepan masih tetap sama dengan standar kualitas terbaik. Hal ini dapat dibuktikan dengan capaian penjualan di periode Sembilan bulan 2021 yang menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan hasil penjualan periode yang sama tahun lalu," imbuhnya.

Kontribusi penjualan SMKL berasal dari segmen Carton Box yang mencapai Rp872,6 miliar, Offset Printing Rp355 miliar, Pre-print Rp232,8 miliar, dan Rigid Box senilai Rp73,9 miliar.

Kontribusi penjualan terbesar SMKL berasal dari segmen Carton Box yang naik 23,1% YoY dan Offset Printing yang meningkat 22,3% YoY jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Meskipun penjualan telah berhasil meningkat pada periode ini, SMKL masih terus berupaya untuk mengembangkan usahanya. Perseroan berencana untuk membangun pabrik baru di Jawa Tengah agar lebih dekat dengan pelanggan dan dapat mendistribusikan dengan lebih cepat ke pelanggan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Panglima Langit

Rabu, 18 Mei 2022 - 13:00 WIB

Demi Wujudkan Tujuan Mulia, Panglima Langit akan Menjual 3 Mobil Koleksinya untuk Membangun Masjid

Panglima Langit, ahli penyembuhan alternatif menyatakan tekadnya untuk membangun masjid impiannya empat tahun mendatang. Hal tersebut ditegaskan pria ganteng asal Aceh ini saat bincang dengan…

BPOM (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 18 Mei 2022 - 12:35 WIB

Masyarakat Diminta Bijak terhadap Isu Bahaya Mikroplastik

Maraknya pemberitaan isu bahaya mikroplastik pada air kemasan perlu disikapi bijak oleh masyarakat.

Outlet Paris Baguette

Rabu, 18 Mei 2022 - 12:30 WIB

Lanjutkan Ekspansi, Paris Baguette Buka 4 Outlet

Melanjutkan kesuksesan pembukaan outlet-outlet sebelumnya di pusat kota Jakarta, Erajaya Food & Nourishment meneruskan kembali perluasan footprint-nya dengan membuka empat outlet baru sekaligus…

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo

Rabu, 18 Mei 2022 - 12:00 WIB

IMI Bersama Pengelola Sirkuit Sentul Terus Matangkan Pengembangan West Java Sentul International Circuit

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama pengelola Sirkuit Internasional Sentul yang dipimpin Tinton Soeprapto mematangkan rencana pengembangan…

Mukhtarudin - Anggota DPR RI Komisi VII

Rabu, 18 Mei 2022 - 11:58 WIB

Neraca Perdagangan Surplus, Anggota Banggar DPR RI: Ini Sinyal Ekonomi RI Kuat

Anggota Banggar DPR RI Mukhtarudin mengatakan surplus neraca perdagangan pada April 2022 yang tercatat 7,56 miliar dolar AS mengindikasikan bahwa penguatan ekonomi Indonesia pada tahun 2022…