Mentan SYL Lepas Ekspor Telur Tetas Ke Myanmar

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 20 November 2021 - 13:50 WIB

Seremoni pelepasan telur tetas
Seremoni pelepasan telur tetas

INDUSTRY.co.id-Bogor, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) melepas ekspor telur tetas atau hatching egg (HE) Parent Stock Ayam Broiler PT. CJ PIA sebanyak 58.500 Butir senilai 3 Miliar Rupiah.

"Kami mengapresiasi kepada pelaku usaha yang terus semangat untuk memproduksi produk unggas, bahkan bisa untuk memenuhi pasar ekspor," tutur SYL di acara pelepasan Ekspor Hatching Egg (Telur Tetas) Parents Stock Ayam Broiler dari PT. CJ PIA ke Myanmar pada Jumat (19/11/2021).

Ia menjelaskan, upaya ekspor yang dilakukan oleh PT CJ PIA, menunjukkan kemampuan peternak dalam negeri untuk bersaing di pasar global."Ekspor ini bukti nyata semangat peternak untuk berbuat sesuatu pada bangsa ini tanpa melihat besar kecilnya nilai transaksi" ungkapnya.

SYL menjelaskan ekspor dan Investasi sesuai arahan Presiden RI merupakan kunci penting untuk kemajuan ekonomi Indonesia sehingga dapat menekan ketimpangan, kesenjangan dan kemiskinan.

Berdasarkan data BPS, kinerja ekspor komoditas peternakan pada tahun 2021 periode bulan Januari – Oktober (angka sementara) dibukukan mencapai 278.563 Ton dengan nilai USD 986.378 atau setara Rp. 14.302 T. Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020, pada tahun 2021 Volume ekspor meningkat sebesar 4,53% dan Nilai ekspor meningkat sebesar 33,74%.

Selain itu, ekspor telur tetas juga menunjukan keberhasilan Indonesia dalam penerapan kompartemen bebas flu burung yang telah dipublikasi pada website Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE).

SYL menerangkan saat ini ekspor bukan hanya dapat dilakukan oleh perusahaan skala besar, peluang ekspor juga masih terbuka luas bagi pelaku usaha Menengah bahkan usaha Kecil dan Mikro di bidang peternakan dan kesehatan hewan sampai pada para peternak juga bisa melakukan ekspor asal dipersiapkan secara serius, dan pemerintah wajib hadir mendampingi agar ekspor berjalan lancar.

Berbagai komoditas peternakan Indonesia saat ini telah mampu menembus pasar internasional, seperti daging ayam olahan, sarang burung walet, pakan ternak, obat hewan, produk susu olahan, ternak babi, kambing, domba, kelinci hidup hingga produk larva. Total negara tujuan ekspor produk peternakan dan kesehatan hewan sampai saat ini telah ke 97 negara.

"Melalui program GRATIEKS (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor),, kami targetkan pertumbuhan volume ekspor peternakan pada tahun 2024 naik 300% menjadi 884.212 ton ke 100 negara tujuan" ujar SYL.

Untuk memanfaatkan peluang ekspor, menyebutkan perlu adanya dukungan dari seluruh stakeholder terkait, terutama dalam penerapan standar-standar internasional mulai dari hulu ke hilir.Penerapan standar internasional diperlukan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk Indonesia.

Selain itu, mampu mencari negara tujuan baru, dan mengidentifikasi permintaan produk yang dibutuhkan oleh negara lain," tuturnya.

Hal terpenting, prinsip yang harus dipenuhi dalam mengisi peluang ekspor adalah adanya jaminan kualitas, kuantitas dan keberlanjutan.

Sementara itu, Manager Operasional PT. CJ PIA, Nana Hadiatna mengatakan pihaknya berupaya keras dalam menjawab tantangan pemerintah yang mendorong pelaku usaha untuk dapat mengekspor produknya ke luar negeri, terlebih pada masa pandemi covid-19 disaat kondisi daya beli masyarakat yang dinilai masih lemah.

“Hal ini menjadi pembuktian keseriusan kami dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produk sehingga dapat di ekspor ke negara lain, tentunya ini dapat tercapai atas kerja sama yang dilakukan oleh seluruh mitra kerja terutama dengan Kementerian Pertanian, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.”jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah berharap, ekspor yang dilakukan oleh PT CJ PIA ini bisa terus meningkat, dan memotivasi bagi pelaku usaha lain untuk tetap berupaya melakukan percepatan ekspor komoditas peternakan lainnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Foto pembangunan proyek Apartemen Antasari 45 yang berlokasi di Jalan Pangeran Antasari No. 45, Cilandak, Jakarta Selatan, yang diambil dari atas. (Foto: Apartemen Antasari 45)

Minggu, 23 Januari 2022 - 23:57 WIB

Pengembangan Apartemen 45 Antasari Berlanjut Jadi Antasari Place

AH Bimo Suryono, Direktur Utama PT Prospek Duta Sukses (PDS), menanggapi keluhan yang disampaikan Paguyuban Konsumen Apartemen 45 Antasari yang terdiri dari sekitar 210 pembeli 45 Antasari.

PT Food Station Tjipinang Jaya Raih Penghargaan Top Quality Product & Company 2022

Minggu, 23 Januari 2022 - 18:08 WIB

BUMD Food Station Tjipinang Jaya Raih Penghargaan Top Quality Product & Company 2022

Jakarta - Mengawali tahun 2022, PT Food Station Tjipinang Jaya sebagai BUMD Pangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menerima penganugerahan penghargaan dari Bintang Record Indonesia dengan kategori…

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap salah satu aktor utama tersangka kasus dugaan investasi penjualan aplikasi robot trading dengan skema ponzi atau piramida ilegal.

Minggu, 23 Januari 2022 - 18:03 WIB

Bareskrim Polri Berhasil Tangkap Pemilik Aplikasi Robot Trading Ilegal Sistem Ponzi

Jakarta-Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap salah satu aktor utama tersangka kasus dugaan investasi penjualan aplikasi robot trading dengan skema…

Ketum IMI Bambang Soesatyo

Minggu, 23 Januari 2022 - 18:00 WIB

Ketum IMI Ingatkan Semangat Brotherhood Harus Rekatkan Ikatan Kebangsaan, HUT Ke-3 MBI DKI Jakarta

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengingatkan bagi sebuah organisasi, peringatan hari ulang tahun adalah momen penting, baik sebagai sarana refleksi…

Perluas Ekosistem Perumahan, Bank BTN Diminta Perkuat Sinergi dengan BUMN dan Swasta

Minggu, 23 Januari 2022 - 17:14 WIB

Perluas Ekosistem Perumahan, Erick Thohir Minta Bank BTN Perkuat Sinergi dengan BUMN dan Swasta

Jakarta-Menyambut tahun 2022, PT Bank Tabungan Negara (Persero ) Tbk (BTN) menggelar Rapat Kerja 2022 untuk menetapkan inisiatif, strategi dan target-target perseroan menghadapi tahun 2022.